Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau
Rp 51.000 Rp 60.000| ISBN | 978-602-258-531-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau
Penulis : Musyair Zainuddin
Tebal : 182 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Minangkabau terkenal melalui adatnya dengan sistem kekerabatan matrilineal yang hampir hanya satu-satunya ada di Nusantara, maupun dunia luar. Minangkabau dan adatnya ibarat dua sisi mata uang yang merupakan satu kesatuan. Adat yang diwarisi hingga saat ini dirancang oleh dua orang bersaudara satu ibu lain bapak, yakni Datuk Katumanggungan dan Datuk Perpatih nan Sabatang pada abad ke-12 M. Sepanjang perjalanannya, adat yang baru ini sudah dapat ditentukan struktur dan sistemnya serta mampu membaur dengan berkembangnya agama Islam. Dalam pembaurannya selama 7 abad, terjadi pertentangan antara golongan agama dan golongan adat yang mengakibatkan terjadinya Perang Paderi.
Pasca Perang Paderi, golongan agama dan golongan adat membuat kesepakatan bahwa ketentuan adat yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, harus dihilangkan dan golongan agama dapat menerima perkawinan keluar suku (eksogami). Kesepakatan ini terjadi di Bukit Marapalam, terkenal dengan Sumpah Sakti Bukit Marapalam, yang melahirkan Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah (ABS, SBK). Oleh karena ada ketentuan adat yang dihilangkan, maka struktur adatnya berubah dari tiga macam adat menjadi empat macam adat, sedangkan sistemnya tetap matrilineal. Etnis Minangkabau sebagai pemeluk agama Islam, memiliki kewajiban yang harus dipenuhi sebagaimana yang ditampilkan dalam buku ini.
Dalam perjalanan sejarahnya, adat Minangkabau yang berstruktur dan bersistem, dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman sepanjang struktur dan sistemnya tidak berubah.
Tags: budaya, ombak, penerbit ombak
ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.511 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Soe Tjen Marching Tebal : 277 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Truman Simanjuntak Tebal : 412 hlm Ukuran : 20 x 26 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Siapa yang dimaksud “Manusia Indonesia”, dari mana asal usulnya, dan bagaimana perkembangannya hingga bersatu menjadi Bangsa Indonesia di masa kini? Apa saja capaian-capaiannya dalam ruang dan waktu serta konsepsi pemikiran apa yang melatarbelakanginya hingga menciptakan… selengkapnya
Rp 467.500 Rp 550.000Pada suatu hari, Darmagandhul, seorang murid yang tajam hatinya, bertanya kepada gurunya, Kiai Kalamwadi, tentang awal mula kenapa penduduk Jawa meninggalkan agama Shiwa Buddha dan beralih memeluk agama Islam. Pada saat itulah Kiai Kalamwadi mulai menyadari bahwa rahasia kehancuran Majapahit dan Jawa yang tersembunyi selama berabad-abad patut dibabarkan kepada Darmagandhul, agar menjadi pelajaran bagi generasi mendatang…. selengkapnya
Rp 108.000 Rp 135.000Berbicara tentang industri tenun, hal ini tidak hanya mengenai produsen tekstil besar, tetapi juga menyangkut nasib banyak kelompok masyarakat perajin tenun yang tersebar di seluruh Nusantara, dimana tenun sarung adalah salah satu warisan budaya yang wajib dilestarikan dan dikembangkan. Saya bersyukur Pak Adi Kusrianto yang menjadi Humas DPD Asosiasi Profesi Batik dan Tenun Nusantara “Bhuana”… selengkapnya
Rp 182.750 Rp 215.000Penulis : Nurlin Tebal : 282 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Ruang historis kembali dibuka dan diperbincangkan dalam pertemuan 17 tokoh adat tersebut untuk menemukan penegasan bahwa tanah tempat mereka berpijak ini adalah “rumah” bersama yang dimiliki secara komunal. Bahwa dalam konteks sejarah, Kulisusu dan Muna (kabupaten induk)… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Aries Zulkarnain Tebal : 120 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi:
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Sitti Zulaihah Tebal : 220 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Sering kali kita menjalani kehidupan sehari-hari tanpa banyak bertanya: mengapa orang punya kebiasaan berbeda, mengapa cara berpikir tidak selalu sama, atau mengapa suatu tradisi dianggap penting oleh sebagian orang. Buku ini mengajak pembaca untuk berhenti sejenak… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penelitian Lapangan (fieldwork research) merupakan bagian dari etnografi yang berusaha meneliti kehidupan suatu masyarakat atau kelompok dengan tujuan untuk mendeskripsikan, mempelajari, menganalisis dan menafsirkan pola-pola budaya dari suatu masyarakat atau kelompok mencakup perilaku, kepercayaan, pandangan, pengetahuan yang dianut. Pada buku ini, terdapat dua macam kerja lapangan yang dilakukan dengan dua objek dan subjek penelitian yang… selengkapnya
Rp 140.080 Rp 164.800Penulis : Aries Zulkarnain Tebal : 250 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : “ADAT BERSENDIKAN SYARA, SYARA BERSENDIKAN KITABULLAH” merupakan pedoman dan pegangan bagi warga kolektivitas. Namun sangatlah dipahami oleh semua orang, apabila dilihat berbagai macam bentuk aktivitas tradisi masyarakat. Pada perkembangan kekinian, modernisasi telah merebak dan merasuk pada… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.