● online
- Kamus Istilah Geologi
- Antibiotik Untuk Mahasiswa Kedokteran
- Dear Future Husband
- Citra Pemerintah Di Era Digital
- Islam Sebagai Ilmu: Epistimologi, Metodologi, dan
- Menulis Berita di Media Massa dan Produksi Feature
- Otonomi Khusus Papua: Konsepsi, Legalisasi, dan Im
- Diskursus; Salah Satu Filsuf dan Buku Terbaik tent
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau
Rp 51.000 Rp 60.000| ISBN | 978-602-258-531-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau
Penulis : Musyair Zainuddin
Tebal : 182 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Minangkabau terkenal melalui adatnya dengan sistem kekerabatan matrilineal yang hampir hanya satu-satunya ada di Nusantara, maupun dunia luar. Minangkabau dan adatnya ibarat dua sisi mata uang yang merupakan satu kesatuan. Adat yang diwarisi hingga saat ini dirancang oleh dua orang bersaudara satu ibu lain bapak, yakni Datuk Katumanggungan dan Datuk Perpatih nan Sabatang pada abad ke-12 M. Sepanjang perjalanannya, adat yang baru ini sudah dapat ditentukan struktur dan sistemnya serta mampu membaur dengan berkembangnya agama Islam. Dalam pembaurannya selama 7 abad, terjadi pertentangan antara golongan agama dan golongan adat yang mengakibatkan terjadinya Perang Paderi.
Pasca Perang Paderi, golongan agama dan golongan adat membuat kesepakatan bahwa ketentuan adat yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, harus dihilangkan dan golongan agama dapat menerima perkawinan keluar suku (eksogami). Kesepakatan ini terjadi di Bukit Marapalam, terkenal dengan Sumpah Sakti Bukit Marapalam, yang melahirkan Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah (ABS, SBK). Oleh karena ada ketentuan adat yang dihilangkan, maka struktur adatnya berubah dari tiga macam adat menjadi empat macam adat, sedangkan sistemnya tetap matrilineal. Etnis Minangkabau sebagai pemeluk agama Islam, memiliki kewajiban yang harus dipenuhi sebagaimana yang ditampilkan dalam buku ini.
Dalam perjalanan sejarahnya, adat Minangkabau yang berstruktur dan bersistem, dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman sepanjang struktur dan sistemnya tidak berubah.
Tags: budaya, ombak, penerbit ombak
ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.422 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Akhmad Siddiq Tebal : 136 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Orang Madura senantiasa menjaga nilai-nilai sakral keagamaan mereka, karena tiga unsur utama budaya santri, yaitu pesantren, NU, dan kiai, memiliki pengaruh besar pada masyarakat, baik dalam wilayah keagamaan maupun keduniawian. Selain itu, tiga unsur utama… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Hartatik Tebal : 188 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pada masa kolonial, kata dayak dan melayu digunakan oleh para peneliti pada masa itu untuk membedakan antara penduduk Kalimantan yang masih menganut kepercayaan leluhur dan yang telah menjadi muslim. Penduduk yang muslim dan tinggal di sekitar muara… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Tidak pernah hilang dari memori kolektif orang-orang Gayo tentang sebuah pengakuan, baik dalam mitos maupun dalam realitas sejarah, bahwa negerinya, Tanah Gayo adalah bagian dari kekuasaan Sultan Aceh, karena tidaklah sah kekuasaan seorang kejurun penguasa Gayo tanpa Sarakata (Naskah Pengangkatan) dan Bawar (Golok Pusaka). Keduanya merupakan regalia legalitas Sultan Aceh. Akan tetapi seperti kata C…. selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Buku ini berawal dari cita-cita Fatayat untuk mendokumentasikan, pandangan dan pengalaman perempuan terhadap sosok dan perjuangan Gus Dur. Beliau sendiri adalah pribadi yang tak terpisahkan dalam perjalanan dan perjuangan fatayat sejak menjadi Ketua Umum sampai akhir hayatnya. Kami ingat, November 2008 adalah saat bersama dengan fatayat dalam acara publik, seminar tentang gender dan kebudayaan,… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Nasaruddin Umar Tebal : 272 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Menjadi Muslim di negara-negara yang mayoritas penduduknya non-Muslim tidaklah mudah; penuh dilema dan duka. Di satu sisi, mereka harus memegang teguh keyakinan agama terutama dalam praktik ibadah sehari-hari, di sisi lain mereka perlu menyesuaikan diri dengan… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Kisah-kisah mistik memang telah sangat lekat dengan ritme kehidupan masyarakat Tanah Air, tak terkecuali masyarakat Kalimantan. Di pulau yang dikenal dengan eksotisme hutannya itu, cerita horor bukan lagi sekadar mitos, melainkan telah menjadi legenda. Buku ini merangkum 13 kisah horor yang melegenda di tanah Kalimantan, salah satunya adalah kuyang. Makhluk halus yang paling membuat geger… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Penulis : H. Ach. Fatchan Tebal : 194 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku Metode Penelitian Kualitatif Pendekatan Etnografi dan Etnometodologi ini berisi pemaparan konsep penelitian kualitatif dan aplikasinya dengan menggunakan pisau analisis etnografi dan etnometodologi. Seperti diketahui, dijumpai banyak pendekatan atau pisau analisis dalam suatu penelitian kualitatif,… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Dunia drama atau lebih akrab disebut teater dapat dianggap sebagai bagian dari teori permainan (games theory) dan teori Homoluden (manusia yang bermain-main) oleh para pelakunya. Oleh karena itu, para aktor dan para aktivis teater selama ini di dalam perjalanannya bermain di atas pentas, sekaligus juga bermain di dalam kehidupan. Skenario dalam dunia teater disebut lakon,… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Tebal : 481 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: “[Buku ini] memuat inventarisasi semua aspek kebudayaan Banjar ini. [Dari buku ini] kita mendapat kesan betapa budaya Banjar amat kaya dengan segala warna-warni pernak-perniknya. Meskipun mungkin ada yang sudah tidak digunakan lagi, tapi dengan inventarisasi dan dokumentasi ini nilai sejarahnya… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Penulis : Dita Hendriani Tebal : 144 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Berdasarkan konteks budaya, ragam kesenian terjadi disebabkan adanya sejarah dari zaman ke zaman. Jenis-jenis kesenian tertentu mempunyai kelompok pendukung yang memiliki fungsi berbeda. Adanya perubahan fungsi dapat menimbulkan perubahan yang hasil-hasil seninya disebabkan oleh dinamika masyarakat,… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.