Beranda » Budaya » ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau

ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau

DISKON 15% Stok: Tersedia
Berat 200 gram
Kondisi Baru
Kategori Budaya
Dilihat 194 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan

ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjangku
Rp 51.000 Rp 60.000
Hemat Rp 9.000
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau
Rp 51.000 Rp 60.000
Tersedia
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Buku ABS, SBK Filosofi Warga Minangkabau

Penulis     : Musyair Zainuddin

Tebal         : 182 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : Ombak

Deskripsi :

Minangkabau terkenal melalui adatnya dengan sistem kekerabatan matrilineal yang hampir hanya satu-satunya ada di Nusantara, maupun dunia luar. Minangkabau dan adatnya ibarat dua sisi mata uang yang merupakan satu kesatuan. Adat yang diwarisi hingga saat ini dirancang oleh dua orang bersaudara satu ibu lain bapak, yakni Datuk Katumanggungan dan Datuk Perpatih nan Sabatang pada abad ke-12 M. Sepanjang perjalanannya, adat yang baru ini sudah dapat ditentukan struktur dan sistemnya serta mampu membaur dengan berkembangnya agama Islam. Dalam pembaurannya selama 7 abad, terjadi pertentangan antara golongan agama dan golongan adat yang mengakibatkan terjadinya Perang Paderi.
Pasca Perang Paderi, golongan agama dan golongan adat membuat kesepakatan bahwa ketentuan adat yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, harus dihilangkan dan golongan agama dapat menerima perkawinan keluar suku (eksogami). Kesepakatan ini terjadi di Bukit Marapalam, terkenal dengan Sumpah Sakti Bukit Marapalam, yang melahirkan Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah (ABS, SBK). Oleh karena ada ketentuan adat yang dihilangkan, maka struktur adatnya berubah dari tiga macam adat menjadi empat macam adat, sedangkan sistemnya tetap matrilineal. Etnis Minangkabau sebagai pemeluk agama Islam, memiliki kewajiban yang harus dipenuhi sebagaimana yang ditampilkan dalam buku ini.
Dalam perjalanan sejarahnya, adat Minangkabau yang berstruktur dan bersistem, dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman sepanjang struktur dan sistemnya tidak berubah.

Tags: , ,

Buku Terkait
Diskusi Produk (0)

Silakan tulis komentar Anda

Alamat:

Pringgading, Desa Guwosari,
Kec. Pajangan, Kab. Bantul, DIY 55751

Kurir

Toko Online Lainnya:

Pembayaran

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja