● online
- Ekonomi Perilaku Usaha Kecil....
- Kronik Peralihan Nusantara; Liga Raja-Raja Hingga ....
- Afrika; Masalah Ekonomi Sosial yang Dihadapinya....
- Stilistika....
- Pedoman Pengembangan Buku Teks Pelajaran Bidang St....
- From Zero to Master English Speaking....
- Hidrogeologi Umum....
- Ekologi Perairan Tropis: Prinsip Dasar Pengelolaan....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900 dari Emporium sampai Imperium
Rp 85.000 Rp 100.000| ISBN | 978-602-258-198-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900 dari Emporium sampai Imperium
Penulis : Sartono Kartodirdjo
Tebal : 478 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Kesulitan menemukan buku teks sejarah Indonesia berbahasa Indonesia sampai saat ini merupakan salah satu alasan utama mengapa penerbitan kembali buku ini menjadi sangat penting. Selain itu dimensi sejarah kritis dan eksplanatif yang menjadi ciri dari historiografi Indonesiasentris yang dikembangkan oleh Sartono Kartodirdjo dalam buku teks ini, membuat buku Pengantar Sejarah Indonesia Baru memiliki nilai lebih dibandingkan buku sejenis baik yang ditulis oleh sejarawan asing maupun Indonesia. Para pembaca buku teks ini akan masuk ke dalam tradisi historiografi yang mampu membangun kesadaran sejarah dan wawasan yang luas tanpa harus kehilangan semangat kebangsaannnya. Dalam kalimat Sartono Kartodirdjo, “kesadaran sejarahlah yang mampu memacu motivasi generasi muda untuk berperan serta membangun bangsa berdasarkan idealisme nasionalnya” sebagai seorang warga negara. Keberadaan buku teks sejarah Indonesia seperti ini tentu akan banyak bermanfaat, tidak hanya bagi para mahasiswa di jurusan sejarah melainkan juga untuk referensi tambahan dalam proses pembelajaran sejarah di sekolah dan tentu saja bagi masyarakat Indonesia secara umum. Jangan sampai keberadaan buku Indonesia Dalam Arus Sejarah yang sangat penting dalam perkembangan historiografi Indonesia mutakhir akan mengulangi cerita Sejarah Nasional Indonesia, ketika tidak ada orang berpikir perlunya menulis buku teks sejarah Indonesia. Jika itu terjadi, tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa ternyata sejarawan sendiri tidak pernah mau belajar dari sejarah, maka tidak ada lagi yang dapat diharapkan dari sejarah. Akhirnya, semoga penerbitan kembali buku Pak Sartono ini menjadi inspirasi kepada para sejarawan Indonesia untuk menghasilkan buku sejenis di masa depan, sesuai perkembangan ilmu sejarah dan orientasi historiografis, penelitian mutakhir sejarah Indonesia, dan tentu saja sesuai dengan perubahan jiwa zamannya.
Tags: ombak, penerbit ombak, pengantar sejarah indonesia baru, sartono kartodirdjo
Pengantar Sejarah Indonesia Baru: 1500-1900 dari Emporium sampai Imperium
| Berat | 500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 4.393 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Abdul Rahman Hamid Tebal : 212 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sejarah memiliki potensi untuk menjadikan kita manusia yang berperikemanusiaan, hal yang tidak dapat dilakukan oleh semua mata pelajaran yang lain dalam kurikulum. (Sam Wineburg) Risalah ini ditulis berdasarkan pengalaman dan penelitian selama bergelut dengan pembelajaran… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Seperti dapat langsung dikenali dari judulnya, Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik ini memperkenalkan, mendokumentasikan, dan membahas berbagai naskah, sumber, pertumbuhan, demografi, dan berbagai pemikiran mengenai kesusastraan Melayu klasik, sehingga kita dapat mengenali kehidupan, problema, dan dinamika masyarakat Melayu yang harus diakui, hingga kini bukan hanya relevan tetapi makin penting untuk dipahami dan dihargai. Penjelasan menarik tentang… selengkapnya
Rp 176.000 Rp 220.000Rempah-rempah menggerakkan awal perekonomian dunia modern. Bagi Eropa, rempah-rempah mewakili kekayaan dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya. Cengkih dan pala dapat mencapai Eropa hanya melalui jalur perdagangan yang rumit, dan selama beberapa dekade para penjelajah Spanyol dan Portugis berlomba-lomba untuk menemukan sumbernya yang sulit didapat. Namun ketika Portugis akhirnya mencapai kepulauan rempah-rempah di Maluku… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Mesir, seperti disebut oleh sejarawan Yunani Herodotus, adalah hadiah Tuhan, tempat Sungai Nil mengalir menyuburkan tanahnya, membuat peradabannya berkembang maju pada era kuno yang terus bertahan hingga hari ini. Tak heran apabila bangsa-bangsa di sekitarnya melakukan invasi, membuat Mesir bak wilayah yang tak pernah sepi dari perang. Mulai dari invasi pertama oleh Hyksos, Libya, Sargon… selengkapnya
Rp 97.750 Rp 115.000Penulis : Abdul Aziz Tebal : 428 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Para pemikir dan aktivis Islam politik meyakini bahwa pengorganisasian masyarakat Muslim Arab di Madinah pada masa Rasulullah saw dan Khulafair Rasyidun merupakan wujud Negara Islam. Keyakinan ini sejatinya lebih didasarkan pada pemahaman normatif-ideologis—ketimbang historis-sosiologis—atas sejarah Islam… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Penulis : Gerry van Klinken Tebal : xii + 386 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini menelaah perkembangan nasionalisme Indonesia dari sudut pandang sebuah minoritas: tokoh Kristen perkotaan. Mereka merasa diri ditempatkan di antara dua janji: janji kemerdekaan Indonesia, dan janji kolonial Belanda (yang mereka anggap… selengkapnya
Rp 120.000 Rp 150.000Pandemi mengharuskan para siswa dan guru memiliki gebrakan dalam melakukan pembelajaran supaya tetap berjalan dengan optimal. Buku ini mencoba untuk memberikan solusi kepada para guru, terutama dalam usaha melatih siswa untuk berpikir tingkat tinggi.
Rp 102.000 Rp 120.000Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah al-Lawati at-Tanji bin Batutah, atau yang kita kenal dengan Ibnu Batutah, memulai perjalanannya ketika berusia 20 tahun pada 1325. Alasan utamanya untuk bepergian adalah menunaikan ibadah haji, atau ziarah ke Mekkah, seperti yang ingin dilakukan oleh semua Muslim yang shaleh. Dari Tangier, Maroko, menuju Mekkah dan kembali lagi ke Maroko… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Dunia Maluku, berikut kerajaan-kerajaan dan masyarakat di dalamnya, memiliki tatanannya sendiri baik dalam perkara duniawi hingga surgawi, setidaknya begitu menurut Leonard Andaya. Suatu tatanan yang khas, tentunya, dan tidak selalu dapat dipersamakan dengan kebudayaan lain di Indonesia. Tatanan yang meliputi berbagai dimensi dan aspek kehidupan masyarakat Maluku, dan belum lagi berbagai dualisme yang berlaku di… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.