Kontak Kami

( pcs) Checkout

Selamat datang di Pustaka Kita | Jalur Tepat Intelektual Transaksi cepat dan praktis via web, langsung tahu harga buku dan ongkir Tinggal klik, bayar, konfirmasi, buku dikirim Juga bisa belanja melalui WA, Telegram, dan Line Baca! Cara belanja dan syarat & ketentuan. Sila tanyakan yang tidak/belum jelas
Beranda » Bahasa dan Sastra » Novel » Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

Kategori:
OFF 20%
Kode : 978-602-6799-01-2
Berat : 400 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 624 kali
Review : Belum ada review
Rp 68.000 Sebelum Rp 85.000
(OFF 20%) Hemat Rp 17.000
Tentukan Pilihan!

# Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lihat keranjang Anda
Lanjut Belanja
Checkout
Pesan melalui SMS? Klik SMS

Bagikan informasi tentang Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

Penulis     : Damar Shashangka

Tebal         : 453 hlm

Ukuran     : 14 x 21 cm

Penerbit   : Dolphin

Deskripsi :

Pada tahun 1454 Masehi, seorang saudagar Tionghoa mempersembahkan putrinya nan jelita, Siu Ban Ci, kepada Bhre Kêrtabumi, putra mahkota Majapahit. Penguasa yang menggandrungi wanita-wanita cantik itu langsung tergoda dan menyelirnya, tanpa mengindahkan nasihat Sabda Palon, punakawannya yang sakti dan setia. Melalui mata batinnya, Sabda Palon melihat bahwa lantaran Putri Cina itulah kehancuran Majapahit kelak bakal terjadi. Karena api cemburu Putri Champa Dewi Amarawati, Siu Ban Ci dibuang ke Palembang saat sudah hamil tiga bulan.

Enam bulan kemudian, seperti sebuah pertanda dari semesta, hujan badai melanda Palembang dan Majapahit tatkala janin Siu Ban Ci lahir ke dunia. Sungai Musi dan Brantas meluap seketika. Banjir besar terjadi di Sumatra dan Jawa pada saat yang sama. Malam berikutnya, ketika air bah belum juga surut, di angkasa bulan tampak lebih besar dari biasanya. Sebutir bintang bersinar terang tepat di dekat rembulan. Pada hari berikutnya, matahari tampak redup. Tiada mendung di angkasa, namun matahari seolah kehilangan dayanya. Para pandhita Siwa Buddha melihat sebuah tengara zaman baru: Surya Majapahit bakal pudar, berganti Bulan dan Bintang. Ajaran lama bakal sirna, berganti ajaran baru dari tanah Arabia.

 

Customer review dinonaktifkan: Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

Maaf, form customer review dinonaktifkan untuk produk ini

Produk Terkait Sabda Palon 4: Pudarnya Surya Majapahit

OFF 10%
Rp 49.500 Rp 55.000
Ready Stock / 978-602-391-625-2
OFF 20%
Rp 52.000 Rp 65.000
Ready Stock / 978-602-6799-26-5
OFF 15%
Rp 67.150 Rp 79.000
Ready Stock / 978-602-74653-6-7

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

OFF 15%
Rp 74.800 Rp 88.000
Ready Stock / 978-979-29-7038-8
OFF 15%
Rp 125.800 Rp 148.000
Ready Stock / 978-979-29-6585-8
OFF 15%
Rp 55.080 Rp 64.800
Ready Stock / 978-602-50486-7-8

ALAMAT

Perumnas Guwosari Blok VI B
Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul
D.I. Yogyakarta 55751
Surel: cs@pustakakita.com
WA: 082328979777
Line: Pustaka Kita
Telegram: 082328979777

SIDEBAR