Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Dongeng Mbah Jiwo
Rp 74.800 Rp 88.000| ISBN | 978-623-293-545-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Esai |
Sujiwo Tejo. Seniman, ilmuwan, wartawan, dalang juga seorang kyai yang santrinya buuuanyak di mana-mana, pesantrennya virtual.
Itulah sahabat saya yang saya kenal dan menurut saya dia adalah kyai yang sangat lucu tapi cerdas. Ketika dia minta saya membaca tulisannya “Mbah Jiwo: Seni Membual Para Binatang”, sejujurnya saya harus mempersiapkan diri untuk cerdas berfikir dikarenakan tulisannya tidak mudah dimengerti jika yang membaca orang-orang biasa saja.
Dongeng Mbah Jiwo
Penulis : Sujiwo Tejo
Tebal : 238 hlm
Ukuran :
Penerbit : Diva Press
Deskripsi :
Mari mengembara bersama Sujiwo Tejo di rimba belantara. Seru, nakal, kadang membingungkan, tapi yang pasti selalu menyegarkan.
—Najwa Shihab, Pendiri Narasi
Sujiwo Tejo. Seniman, ilmuwan, wartawan, dalang juga seorang kyai yang santrinya buuuanyak di mana-mana, pesantrennya virtual.
Itulah sahabat saya yang saya kenal dan menurut saya dia adalah kyai yang sangat lucu tapi cerdas. Ketika dia minta saya membaca tulisannya “Mbah Jiwo: Seni Membual Para Binatang”, sejujurnya saya harus mempersiapkan diri untuk cerdas berfikir dikarenakan tulisannya tidak mudah dimengerti jika yang membaca orang-orang biasa saja.
Cerita di dalam buku itu, sangat-sangat menarik maknanya. Sejujurnya itu kenyataan yang kita alami di rimba Indonesia ini, he he …. Saya terpengaruh ajaran dia menyebut rimba. Saran saya kepada para anak muda, bacalah buku ini tapi siapkan diri untuk cerdas berfikir agar mengerti alam pikir Kyai Sujiwo Tejo. Banyak pemahaman yang sangat luas dari cerita-cerita di buku ini. Seperti hikayat tapi persis seperti kenyataan rimba Indonesia saat ini. Selamat membaca!
—Ir. Sakti Wahyu Trenggono, M.M., IPU., Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan RI
Mas Tejo itu memang manusia berjenis binatang atau binatang sejenis manusia yang langka ????????????????
Tulisan-tulisannya di buku ini menggambarkan kelebihannya ????????????
—Susi “Tenggelamkan” Pudjiastuti, Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (2014–2019)
Dongeng
Yang “Gendheng”
Nendang
Hati
Guncang
Nurani
Jangan baca buku ini kalau gampang kesinggung
Bisa bikin detak jantung kesandung-sandung
*
Tejo nulis fabel
Tak kalah dengan fabel
“Animal Farm”- George Orwell
Sungguh, Tuan
Juannnn ….
Cukkkk!!!
Cukkkk!!!
—Kang Maman, [Penulis/Pegiat Literasi]
Tags: diva press, esai
Dongeng Mbah Jiwo
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.083 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sampai sekarang, perempuan Jawa tidak melupakan Kartini, meski hanya sebagian kecil yang pada hari Kartini mengenakan kain kebaya. Tapi dengan sikap biasa-biasa, Kartini masa kini bisa mengagungkan Kartini. Nalarnya gimana? Bertanya lagi Toean Gossip dengan mendesak. Rerasan menjawab bahwa dewasa ini, kehidupan di sekeliling semakin hari semakin penuh dengan ketidak jujuran. Orang yang baik-baik semakin… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Imron Mustofa Tebal : 228 hlm Ukuran : cm Penerbit : Laksana Deskripsi : Barangkali muncul pertanyaan; bersandar dari manakah ajaran-ajaran Syekh Siti Jenar? Jika dia diklaim sebagai salah satu wali penyebar Islam di Tanah Jawa, benarkah dia bersandar kepada al-Qur’an dan hadits? Jika benar, bagaimana dia memaknai ajaran-ajaran Islam? Kemudian, masih relevankah… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Fatris MF Tebal : 14 x 21 cm Ukuran : 349 hlm Penerbit : Buku Mojok Deskripsi : Indonesia tidak semata bisa terdefinisikan lewat carut-marut politik dan gejolak ekonomi di kota-kota besar, seperti Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Tidak. Indonesia adalah juga pelosok, daerah-daerah terpencil dan terlupakan walau di atlas dan Google Map… selengkapnya
Rp 108.800 Rp 128.000Kalau selama ini yang Anda temukan lebih banyak kisah-kisah ‘konyol’ tentang orang Madura, saat ini Anda bisa membaca kisah-kisah kecil tentang orang Madura dari sudut hidup yang lain, yaitu sudut “rohani”. Membaca kisah-kisah ini tentunya tidak untuk sekadar tersenyum atau tertawa, lebih dari itu pembaca diharap untuk menemukan pengalaman yang lain, yaitu pengalaman yang sedikit-banyak… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Roland Barthes Tebal : 66 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Roland Barthes, dalam kumpulan esainya, The Rustle of Language, menelusuri tanda-tanda dan simbol-simbol dalam bahasa. Ia pun mengulik bahasa sastra secara umum dan batas-batas di mana bahasa ilmiah dan bahasa sastra berbeda. Buku kumpulan esai itu… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Rusdi Mathari Tebal : 296 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Buku Mojok Deskripsi : Buku kumpulan tulisan Rusdi Mathari. Membaca tulisan Cak Rusdi dalam kumpulan ini berarti membaca sosoknya. Bagaimana tingkahnya saat ia muda, keras kepalanya saat menjadi wartawan, hingga bagaimana ia ketika menjadi sosok suami sekaligus ayah.
Rp 66.300 Rp 78.000Penulis : Mumu Aloha Tebal : 266 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : “Aku ingin mengalami kegagalan. Tidak apa-apa kalau aku merasa kehilangan. Biarkan saja segala kegelisahan, cemas, dan rasa bosan. Aku tak akan melawan kemalasan. Yang kuperlukan hanya duduk sejenak, tidak berpikir, mengabaikan semua suara batin dan berdiam dalam keheningan momen… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Pak dokter segera memasang lampu pada jidatnya untuk memeriksa lubang telinga Rerasan. Dengan alat kecil dan pipih pak dokter men-cuthiki kulit lama terkelupas yang menutup kendangan. Hasil cuthikan-nya ditaruh pada kertas tissue. Ketika Rerasan memandangi kulit-kulit nglungsungi itu, seperti tampak setinggi gunung anakan. Wah, wah, wah. Mengerikan sekali. Pada lereng gunung ada lubang-lubangnya. Dari lubang… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Mendatangi lokasi kejadian, di perkampungan yang padat, mengusik pikiranku, betapa “senyapnya” kejadian sehingga tidak seorang pun mendengar apa-apa yang terjadi di kamar korban. Padahal, di lantai dua ada sedikitnya 10 kamar, yang kalau seseorang menaiki anak tangga, maka orang yang berada di kamar-kamar itu, kemungkinan besar akan mendengar detak langkahnya. Tidak adakah sama sekali variabel… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Ada orang yang meyakini bahwa manusia adalah domba, namun ada pula yang meyakini bahwa manusia ialah serigala. Kedua keyakinan itu sama-sama beralasan. Pihak yang berpendapat bahwa manusia adalah domba hanya perlu menunjukkan fakta bahwa manusia mudah dipengaruhi untuk melakukan perintah, meskipun itu membahayakan dirinya sendiri. Sedangkan, pihak yang berpendapat bahwa manusia ialah serigala, manusia dalam… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.