● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Teori, Metode, dan Aplikasi Sosiologi Sastra
Rp 55.080 Rp 64.800| ISBN | 978-979-756-880-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sastra |
Penulis : Heru Kurniawan
Tebal : x + 134 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Graha Ilmu
Teori, Metode, dan Aplikasi Sosiologi Sastra
Dapat dikatakan, perkembangan sastra saat ini relatif lebih lambat dibanding dengan produk budaya lainnya. Banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya faktor perkembangan teori sastra yang cenderung mandeg. Padahal, sastra sebagai produk budaya punya kecenderungan acceptable. Sastra sebagai dunia yang kompleks bisa didekati dari bidang teori manapun karena sastra adalah representasi kehidupan yang diekspresikan dengan bahasa. Dalam sastra ada subjek yang membangun relasinya secara personal, sosial, kultural, dan transedental, sehingga sastra pun bisa dikaji secara psikologi, sosiologi, antropologi, dan metafisika. Dengan ruang yang terbuka ini, idealnya sastra bisa berkembang pesat karena ilmu-ilmu dan teori lain akan mudah masuk dan berinterdisipliner.
Namun, sepertinya, interdisipliner ini tidak terjadi secara massif karena sastra sering diposisikan sebagai dunia yang mendua. Di satu sisi, sastra dipandang sebagai representasi sosial-budaya masyarakat, tetapi, di sisi lain, sastra sering juga diposisikan sebagai dunia yang khayal-personal. Implikasinya, sastra sering diposisikan sebagai artefak penting sebagai kajian teoretis, tetapi sering juga diposisikan sebagai dunia terasing tanpa makna, yang tidak tepat dikaji dengan disiplin ilmu manapun. Kenyataan ini menjadikan sastra pun seperti dunia dalam menara gading, gagah bagi dunianya sendiri tanpa pernah terlibat secara aktif dengan proses strukturasi di masyarakat.
Persoalannya jelas bukan sastra yang salah, tetapi persepsi kita, terutama masyarakat (ilmuwan), terhadap sastra yang menjadikan sastra sebagai gejala kedua dari hasil mengada manusia. Akhirnya, sastra dianggap tidak layak untuk menjadi objek kajian karena sastra dianggap sebagai dunia khayal yang tidak ilmiah. Sastra pun akhirnya harus hidup dan menghidupi dirinya, selalu dijadikan sebagai gejala kedua dalam mempersepsi fenomena. Sastra pun menjadi tidak berkembang kajian dan teoretisnya. Salah satunya bisa dilihat pada minimnya buku-buku, khususnya di Indonesia, yang membahas teori sastra, baik asli karya penulis Indonesia maupun terjemahan jika dibandingkan dengan buku-buku teori dari disiplin ilmu lainnya.
Oleh karena itu, buku ini, yang diberi judul Teori, Metode, dan Aplikasi Sosiologi Sastra (Dalam Kajian Teori Sosial Marx, Hegemoni-Gramsci, dan Strukturalisme Genetik-Goldmann) merupakan upaya penulis untuk memajukan sastra Indonesia, khususnya dalam pengayaan wacana teoretis. Buku ini tercipta karena tuntutan tugas penulis yang mendapat tanggung jawab juga mengampu dan mengajar mata kuliah Sosiologi Sastra, yang menuntut dalam setiap pertemuan perkuliahan menyiapkan bahan-bahan untuk materi. Selama kurun waktu dua tahunan, penyusunan dan penyempurnaan materi ini dilakukan. Dan karena tuntutan mahasiswa, maka kumpulan-kumpulan bahan ajar ini kemudian disusun menjadi buku ringkas pengantar sosiologi sastra. Buku ini akan memberikan pemahaman secara teori, metode, dan aplikasi dalam mengkaji sosiologi sastra.
Tags: graha ilmu, sastra
Teori, Metode, dan Aplikasi Sosiologi Sastra
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.928 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Muhammad Lutfi Tebal : 94 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Pustaka Kita Deskripsi : Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta ‘Sastra’. Kata dasar ‘sas’ memiliki arti instruksi atau ajaran dan ‘tra’ yang berarti alat atau sarana. Jadi, sastra adalah sarana atau alat berupa teks yang mengandung… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Penulis : Rétna Kencana Colliq Pujié Arung Pancana Toa (editor) Tebal : xvi + 616 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Kisah ini diawali ketika Wé Datu Sengngeng hamil dan melahirkan kembar emas, yaitu Wé Tenriabéng dan Sawérigading. Sawérigading inilah tokoh utama dalam La Galigo yang kelak kisahnya dipenuhi dengan petualangan laut…. selengkapnya
Rp 140.000 Rp 175.000Buku ini berupaya mengumpulkan ranting-ranting berserakan tentang perkembangan teori sastra terbaru. Tokoh sastra tingkat dunia tampil dalam bentuk konsep berharga. Bagi pengkaji sastra bisa memanfaatkan konsep tersebut sebagai perspektif pengkajian sastra. Para penulis artikel berasal dari anggota HISKI, singkatan Himpunan Sarjana-Kesusasteraan Indonesia. Sebagian besar tokoh sastra ternyata telah menggagas tentang kajian post-strukturalisme sastra. Teori-teori sastra… selengkapnya
Rp 148.580 Rp 174.800Penulis : Sumiyadi Tebal : 236 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Alfabeta Deskripsi :
Rp 39.100 Rp 46.000Buku berjudul Teori Kajian Sastra Kritis ini bersumber dari para teoritikus sastra ala Indonesia. Buku yang memuat 19 perspektif tokoh kajian sastra kritis ini memang masih langka. Bahkan teori sastra yang berbasis pemikir sastra yang membumi dari percikan pemikir sastra kita belum pernah ada. Oleh sebab itu, buku ini bermaksud memberikan kesadaran para pengkaji sastra… selengkapnya
Rp 182.580 Rp 214.800Penulis : I Nyoman Suaka Tebal : 282 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Karya sastra yang lahir dari renungan dan pemikiran manusia senantiasa menjadi refleksi manusia itu sendiri, karena secara gamblang kita dapat berkata bahwa karya sastra adalah salah satu pengejawantahan dari kebudayaan ide manusia,… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : I Nyoman Suaka Tebal : viii + 234 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Konflik sastra adalah konflik yang muncul di dalam novel-novel karya pujangga Abdoel Moeis. Analisis tentang novel sampai saat ini masih mencurahkan pada hal-hal yang bersifat struktural. dengan analisis model ini tidak mungking didapatkan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Arshy Mentari Tebal : vi + 118 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Buku Mojok Deskripsi : Kita ada di zaman mahalnya harga sebuah telinga. Mendengar dengan empati jadi pekerjaan sulit. Sekadar menjadi pendengar, akan diingat dengan cara yang berbeda. Ketika dunia tidak pernah mau berganti bicara, sibuk bersuara, pada… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Saeful Anwar Tebal : 98 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Setelah puluhan tahun Persada Studi Klub membubarkan diri, komunitas ini masih menjadi bahan pembicaraan dalam beberapa kesempatan, baik dalam tulisan-tulisan di media massa maupun dalam acara-acara sastra. Pembicaraan tersebut lebih dari sekadar proses nostalgia dari… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Ada perdebatan sengit mengenai jenis sastra seperti apa yang harus kita baca, apa itu sastra yang baik dan sastra yang buruk, serta apakah dalam era global dan digital ini sastra memiliki masa depan. Akan tetapi, apakah sebenarnya sastra itu? Mengapa kita harus membaca karya sastra? Bagaimana kita membaca karya sastra? Buku ini memberikan alasan kenapa… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 7.500




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.