● online
- Strategi Komunikasi dalam Pembelajaran BIPA
- Hukum Ekonomi dan Keuangan Perspektif Islam dan Ko
- Manajemen Pasien Simulasi di Pendidikan Kedokteran
- Dinamika Pelaksanaan Syariah
- Pengantar Penginderaan Jauh
- Kristen Madura: Agama, Identitas, dan Pergulatan S
- Berbagi tentang Maryam: Pandangan Alkitab dan Alqu
- 59 Detik: yang Membuat Anda Menjadi Lebih Kreatif,
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Telah Berpilin Timur dan Barat
Rp 46.750 Rp 55.000| ISBN | 978-623-293-631-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Goethe adalah seorang perintis dialog antara “Barat” dan Islam. Tokoh Jerman terbesar ini merasa sangat dekat dengan agama Islam, dan kedekatan ini pun sangat nyata dalam karya-karyanya, terutama Diwan Barat dan Timur. Dengan demikian, Goethe tentu sangat patut menjadi duta kebudayaan Jerman di negara-negara yang berpenduduk mayoritas beragama Islam.
Telah Berpilin Timur dan Barat
Penulis : Johann Wolfgang von Goethe
Tebal : 104 hlm
Ukuran :
Penerbit : Diva Press
Timur dan Barat berpilin, tak terceraikan lagi: Ini ditulis Goethe pada abad ke-19, hampir dua ratus tahun yang lalu. Dan, dalam Diwan Barat dan Timur Goethe telah membuktikan bahwa bagi dia sendiri kalimat itu tidak sekedar hiasan bibir, melainkan kenyataan dan keyakinan yang menjadi salah satu dasar dalam berkarya dan bertindak. Maka, tak mengherankan jika Goethe dipandang sebagai perintis dan pelaksana dialog antara Timur dan Barat, juga sebagai arsitek jembatan kokoh antara dua dunia yang dikotominya terlalu kerap disederhanakan secara naif dan penuh prasangka dungu, seperti yang—sayang sekali—masih dan bahkan semakin dapat kita saksikan pada zaman sekarang.
Goethe adalah seorang perintis dialog antara “Barat” dan Islam. Tokoh Jerman terbesar ini merasa sangat dekat dengan agama Islam, dan kedekatan ini pun sangat nyata dalam karya-karyanya, terutama Diwan Barat dan Timur. Dengan demikian, Goethe tentu sangat patut menjadi duta kebudayaan Jerman di negara-negara yang berpenduduk mayoritas beragama Islam.
Tags: diva press, filsafat
Telah Berpilin Timur dan Barat
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 804 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Hasrat pada bentuk (passion for form) merupakan dorongan yang hakiki dalam diri kita. Daya yang bahkan lebih sering tidak kita sadari inilah yang bekerja mengarahkan kreativitas untuk menghasilkan karya-karya kreatif. Ia juga yang membimbing kita untuk tidak membiarkan pengalaman-pengalaman dan peristiwa-peristiwa dalam hidup kita berlalu begitu saja dan kita kenang sebagai deretan gejala-gejala kosong belaka…. selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Seyyed Hossein Nasr Tebal : 442 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Dua dekade yang lalu, kosmologi tradisional—seperti kosmologi Islam, Hindu, Buddha, Kabbala, dan Taoisme—diremehkan. Bahkan sempat dituduh sebagai takhayul. Sebaliknya, sains modern diagung-diagungkan melebihi batas kewajaran hingga dianggap sebagai sebuah disiplin keilmuan yang paling sempurna dan mampu menjelaskan segala yang… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Belajar logika itu penting. Sebab, logika adalah ilmu yang membuat kita mampu berpikir dengan benar, logis, dan sistematis. Dengan logika, kita bisa mengambil keputusan secara tepat dan berargumen secara logis. Dengan logika pula, kita dapat menilai argumentasi orang lain: apakah logis atau tidak logis, apakah benar atau salah. Lantas, kenapa ada orang yang tidak mampu… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Zaid Ahmad, dkk. (Editor) Tebal : 344 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku berjudul Filsafat Nusantara dan Kearifan Lokal ini mendeskripsikan unsur-unsur konstruktif yang membingkai potret kultural “nusantara” atau yang menjejaki fakta-fakta historikal bertumbuhkembangnya kearifan lokal Melayu dari dua bangsa serumpun; Indonesia dan Malaysia. Meskipun… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Suatu ucapan atau teori belum bisa dikatakan ilmiah hanya karen sudah dbuktikan, melainkan karena sudah dapat diuji. Ucapan “semua logam akan memuai jika dpianaskan” dapat dianggap ilmiah kalau dapat diujui dengan percobaan-percoban sistematis untuk menyangkalnya. Kalau suatu teori setelah diuji tetap tetap than, berarti kebenarannya semakin kokoh (corrobartion). Makin besar kemungkinan untuk menyangkal teori, makin… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Agama sudah menjadi bagian integral dari kebudayaan manusia selama ribuan tahun, namun hanya dalam dua abad terakhir ini para pemikir meyakini bahwa agama bisa dijelaskan dengan analisis kritis dan ilmiah. Kapan dan bagaimana agama muncul? Kekuatan atau motif apa yang menciptakannya? Apakah agama itu rasional atau emosional? Apakah agama dapat memenuhi kebutuhan individu atau masyarakat?… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Filsafat merupakan induk segala ilmu pengetahuan. Jika diibaratkan orang tua dan anak, filsafat itu orang tuanya, sementara cabang-cabang ilmu pengetahuan lain adalah anak-anak filsafat. Sebab, esensi filsafat adalah berpikir, yang menjadi dasar bagi seluruh cabang ilmu pengetahuan. Dalam ranah praksisnya, belajar filsafat memberikan banyak manfaat bagi kita ketika hidup bermasyarakat. Orang yang belajar filsafat akan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Agama sudah menjadi bagian integral dari kebudayaan manusia selama ribuan tahun, namun hanya dalam dua abad terakhir ini para pemikir meyakini bahwa agama bisa dijelaskan dengan analisis kritis dan ilmiah. Kapan dan bagaimana agama muncul? Kekuatan atau motif apa yang menciptakannya? Apakah agama itu rasional atau emosional? Apakah agama dapat memenuhi kebutuhan individu atau masyarakat?… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Dalam rangka memahami ilmu pengetahuan secara utuh, kritis, rasional, dan menyeluruh, perspektif filsafat menjadi penting digunakan. Dan inilah kemudian yang dikenal sebagai filsafat ilmu pengetahuan. Dengan kata lain, filsafat ilmu pengetahuan adalah memandang (mempelajari) ilmu pengetahuan dalam perspektif filosofis. Buku ini secara gamblang menjelaskan filsafat ilmu pengetahuan secara detail dan komprehensif, mulai dari pengertian, sejarah,… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Besarnya sambutan masyarakat pada buku Gusti Ora Sar (edisi perdana) telah mendorong kami untuk lebih lanjut mengembangkan buku tersebut, yakni dengan menambah khasanah kearifan nilai-nilai budaya Jawa. Pada Edisi Baru ini, disajikan sembilan puluh (90) peribahasa atau ungkapan yang menjadi pemikiran para leluhur Jawa. Dengan ulasan yang ringan, dan contoh-contoh yang kontekstual dan memadai, buku… selengkapnya
Rp 61.600 Rp 77.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.