Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Spiritual Awakening: Ramalan Edgar Cayce (Cenayang
- Produk Kreatif dan Kewirausahaan Rekayasa Perangka
- Diet Ketogenik: Sebuah Terapi Alternatif Epilepsi
- Pemeriksaan Analisis Gas Darah Arteri Pada Pasien
- Rahasia Sukses Naik Gaji, Promosi Jabatan, dan Map
- Dasar Desain SMK/MAK Kelas X
- Bahasa Inggris untuk Sains dan Teknologi
- Jawa Tempo Dulu: Sejumput Catatan Sejarah
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Yesus dalam Al-Qur’an
Rp 68.000 Rp 80.000| ISBN | 978-623-5348-03-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Biografi/Autobiografi |
Yesus selalu dibicarakan dengan penuh penghormatan dalam al-Qur’an. Itulah sebabnya, Geoffrey Parrinder menjadikan al-Qur’an sebagai objek utama studi ini, dengan cara yang disebutnya sebisa mungkin menemukan kesejajaran Yesus dengan Injil. Benar bahwa fokus utama buku ini lebih bersifat keagamaan dan teologis, tetapi tak ada klaim penulis bahwa karya ini tergolong ke dalam teologi spekulatif atau dogmatis.
Yesus dalam Al-Qur’an
Penulis : Geoffrey Parrinder
Tebal : 300 hlm
Ukuran :
Penerbit : Ircisod
Deskripsi :
Al-Qur’an mempersembahkan lebih banyak gelar kehormatan kepada Yesus dibanding sosok-sosok masa silam lain. Ia sebuah “tanda dan bukti nyata”, simbol “kasih”, seorang “saksi” dan “teladan”. Ia dipanggil dengan nama dirinya, Yesus (Isa), memperoleh gelar Almasih (Kristus) dan Putra Maryam, dan juga disebut sebagai seorang Rasul/Utusan Allah, Nabi, Hamba, Kalimah dan Ruh Kudus.
Yesus selalu dibicarakan dengan penuh penghormatan dalam al-Qur’an. Itulah sebabnya, Geoffrey Parrinder menjadikan al-Qur’an sebagai objek utama studi ini, dengan cara yang disebutnya sebisa mungkin menemukan kesejajaran Yesus dengan Injil. Benar bahwa fokus utama buku ini lebih bersifat keagamaan dan teologis, tetapi tak ada klaim penulis bahwa karya ini tergolong ke dalam teologi spekulatif atau dogmatis.
Bagi umat Kristen dan Islam, para sejarawan dan pembaca umum, buku ini menawarkan suatu studi baru tentang apa yang dikatakan al-Qur’an mengenai Yesus, dengan menyejajarkannya dengan ujaran-ujaran serupa yang ditemukan dalam Injil. Harapannya, uraian ini menyentuh apa yang menjadi perhatian besar dan sama dari kedua tradisi agama ini, dengan mengkaji kembali kitab-kitab suci mereka secara mendasar, sehingga membantu membuang segala kesalahpahaman yang ada dan bergerak ke arah sikap saling menghargai yang lebih mendalam lagi antara penganut agama Islam dan Kristen.
Yesus dalam Al-Qur’an
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.440 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : M.Kamalul Fikri Tebal : 174 hlm Ukuran : Penerbit : Laksana Deskripsi : Imam Muslim adalah seorang ulama hadits yang terkenal. Ia memiliki peran besar dalam pengembangan disiplin ilmu hadits. Karyanya, Shahih Muslim yang lahir pada abad ke-3 H, menjadi rujukan utama para ulama dan kaum muslim, khususnya yang menaruh perhatian pada hadits… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Yulian Harsono Tebal : 112 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Thomas Stamford Raffles (6 Juli 1781–5 Juli 1826) adalah seorang pejabat kolonial Inggris yang menorehkan pengaruh besar dalam lini masa sejarah Nusantara. Meskipun masa pemerintahannya tergolong singkat, Raffles banyak membuat kebijakan kontroversial selama memerintah di… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Abbas Mahmud al-Aqqad Tebal : 192 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Bilal bin Rabah, salah satu sahabat Rasulullah yang masuk Islam pada masa-masa awal di Mekkah, yang dikenal dengan as-Sabiqunal Awwalun. Kisah hidupnya sarat penderitaan dan perjuangan. Lahir dari keluarga budak kulit hitam, kemudian menjadi budak tokoh… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Secara singkat, Ibn Arabi memberikan peta jalan bagi seorang muslim jika ingin mencapai level tertinggi sebagai manusia, yakni insan kamil (manusia sempurna/paripurna). Untuk mencapai level tersebut, kita mesti berpijak pada satu konsep besar, yakni Wahdatul Wujud. Apa Wahdatul Wujud? Simaklah penjelasannya hanya di dalam buku ini. Bagian pertama, pembaca diajak menelusuri bagaimana sosok ayah berperan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Thoriq Aziz Jayana Tebal : 178 hlm Ukuran : Penerbit : Noktah Deskripsi : Dalam catatan sejarah, setidaknya ada tiga orang Indonesia yang pernah menjadi imam Masjidil Haram. Mereka ialah Syekh Junaid al-Batawi, Syekh Nawawi al-Bantani, dan Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi. Mereka ialah ulama-ulama Nusantara yang menjadi panutan dan memiliki banyak murid. Lebih… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Yanuar Arifin Tebal : 122 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Ibnu Qayyim menyatakan bahwa tujuan pendidikan Islam yang utama ialah menjaga (kesucian) fitrah manusia, dan melindunginya agar tidak jatuh ke dalam penyimpangan, serta mewujudkan dalam diri manusia ubudiyah (penghambaan) kepada Allah Swt. Itu berarti, tujuan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Dalam masyarakat kita, terutama masyarakat muslim, nama Muhammadiyah kerap disejajarkan dengan Nahdlatul Ulama: keduanya adalah organisasi Islam yang sangat berpengaruh di Indonesia. Begitu pula dengan nama pencetusnya, yaitu K.H. Ahmad Dahlan yang kerap pula disejajarkan dengan K.H. Hasyim Asy’ari. Hal tersebut tentu sangat beralasan, karena keduanya memang telah bersahabat sejak berguru pada Kiai Saleh Darat…. selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000K.H. Abdul Wahid Hasyim adalah salah satu tokoh penting Nahdlatul Ulama (NU). Peran dan jasanya cukup besar bagi NU dan negara Indonesia. Pemikiran-pemikirannya pun memberikan angin segar bagi kemajuan Islam di Indonesia. K.H. Abdul Wahid Hasyim adalah putra dari K.H. Hasyim Asy’ari, dan merupakan ayah dari KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur (tokoh NU dan… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Wanita sering dipandang sebelah mata, lemah, dan hanya pantas mengerjakan urusan domestik. Padahal, dalam banyak hal, wanita bisa lebih kuat daripada laki-laki. Rupanya, sistem budayalah yang membuat kaum wanita dipandang lemah atau kuat. Dalam sejarah, budaya Aceh telah melahirkan para wanita tangguh yang memiliki keberanian melebihi kaum Adam. Bahkan, kepiawaian mereka dalam memimpin tak kalah… selengkapnya
Rp 195.500 Rp 230.000Ketika semua orang bersuara dan berteriak, Tidak ada seorangpun, dapat disebut sebagai pemberani, Namun saat semua diam, Dan ada yang berbisik… Dialah pemberani sejati (Sawung Jabo)
Rp 51.000 Rp 60.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.