Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Subjektivitas dalam Filsafat Politik Alain Badiou dan Slavoj Žižek
Rp 49.300 Rp 58.000| ISBN | 978-623-6699-22-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Subjektivitas dalam Filsafat Politik Alain Badiou dan Slavoj Žižek
Penulis : R. Setiawan
Tebal : 194 hlm
Ukuran :
Penerbit : Ircisod
Deskripsi :
Alain Badiou dan Slavoj Žižek muncul sebagai dua filsuf yang provokatif dalam menyerukan pembaruan wajah politik dunia. Dalam semangat perlawanan terhadap kapitalisme global, keduanya berkomitmen memproposisikan subjek dalam situasi oposisional dan refleksi filosofis pada situasi politik kontemporer. Keduanya secara khusus tertarik untuk menanyakan konsekuensi apa yang diakibatkan oleh runtuhnya komunisme abad ke-20 bagi teori politik kiri pada awal abad ke-21, dan bagaimana masa depan politik dengan dominasi kapitalisme global yang terus-menerus membombardir tataan sosial dunia?
Untuk menjawab pertanyaan ini, keduanya sepakat: filsafat harus dikembalikan pada porosnya, yakni bahwa subjek yang telah lama mati mesti dibangunkan kembali. Dalam rangka mereinkarnasi subjek, Badiou mengambil jalur yang agak aneh: teori himpunan matematika. Sementara, Žižek mengasah pemikiran-pemikiran Marx dan Hegel di atas batu asah psikoanalisis Lacan. Buku ini membahas tentang masa depan politik serta subjek badiousian dan žižekian itu di tengah-tengah krisis yang dilahirkan oleh kapitaslime dan wabah yang menjangkiti demokrasi.
Subjektivitas dalam Filsafat Politik Alain Badiou dan Slavoj Žižek
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.141 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buku ini merupakan pemaparan panoramik atas kait-kelindan di muka, mulai dari hubungan saling pengaruh antara politik, di satu sisi, dan kekerasan, bahasa, ideologi, informasi, kebenaran, ruang publik, pendidikan, kapitalisme serta hukum, di sisi lain. Kalau dunia politik ibarat gudang tua, maka buku ini merupakan hasil inventarisasi atas barang-barang di dalamnya dan relasinya satu sama lain… selengkapnya
Rp 148.750 Rp 175.000Penulis : Ma’an Ziyadah Tebal : 260 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Turos Pustaka Deskripsi : Buku ini merupakan sebuah Tesis penelitian dari Ma’an Ziyadah (1938-1997) di Faculty of Graduate Studies and Research, McGill University, Institute of Islamic Studies, Kanada pada tahun 1969. Buku ini meneliti tentang… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Syarif Maulana Tebal : 110 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Buku ini berisi pengalaman saya mengajar filsafat secara daring di masa pandemi untuk anak-anak usia 10–15 dan remaja muda usia 13–18 selama dua tahun, tepatnya tahun 2020 hingga 2022. Awalnya, saya ragu apakah bisa menjalankan… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Max Horkheimer dan Theodor W. Adorno Tebal : 442 hlm Ukuran : cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku ini memaparkan tentang dilema manusia rasional dalam menegaskan diri, hidup, dan kedaulatannya. Gaya bahasa yang digunakan penulis sering kali bernada sinis, satir, dan penuh metafora, membuat buku ini semakin langka. Meskipun gagasan yang dituangkan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Agus Hiplunudin Tebal : 170 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Buku Filsafat Ilmu ini menjelaskan filsafat, Ilmu Pengetahuan, Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Filsafat, Filsuf Pra-Socrates, Yunani, Filsuf Terbesar Yunani Socrates Plato dan Aristoteles, Helenistik, dan Filsafat dan Tradisi Ilmiah. Filsafat adalah kajian masalah mendasar dan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Friedrich Nietzsche adalah filsuf masyhur yang kerap diidentikkan dengan ateisme. Tidak sedikit yang memandang dengan mata kebencian bagaimana deklarasinya tentang “kematian tuhan” dianggap sebagai penyerangan telak dan brutal terhadap agama. Namun, sampai di sini, jarang orang mengkaji bagaimana filsafatnya (ternyata) bisa membuat kontribusi penting untuk perdebatan yang sedang berlangsung: hubungan agama dengan radikalisme, ketidaksesuaian antara… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Memang benar bahwa nalar manusia mestinya terwujud dalam setiap aktivitas kehidupan sehari-hari. Beragam fenomena budaya pada dasarnya merupakan perwujudan dari nalar ini. Akan tetapi, tidak semua fenomena sama mudahnya dibedah dengan pisau analisis tertentu untuk menemukan struktur dan/atau logika berpikirnya. Dibanding fenomena budaya lainnya, mitoslah yang dianggap sesuai untuk diteliti karena mitos lebih memperlihatkan adanya… selengkapnya
Rp 43.350 Rp 51.000Buku Filsafat Pendidikan ini mengajak pembaca untuk melakukan perjalanan mendalam ke dunia filsafat yang memaparkan analisis filosofis terhadap persoalan seputar pendidikan. Perenungan mendalam dapat dimulai dengan menelusuri ulang berbagai konsep dan aliran filsafat pendidikan sehingga mendapatkan hakikat pendidikan dan strateginya meretas berbagai tantangan zaman. Selain itu, filsafat pendidikan tidak sekadar menghubungkan berbagai perspektif unik dan… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Proyek filsafat modern ingin menguasai dunia lewat pemikiran rasional dan utuh. Tetapi, ternyata hal itu mengandung kelemahan. Maka bermunculan filsuf-filsuf yang mengkritisi proyek filsafat modern tersebut. Fenomena ini merupakan periode baru dalam sejarah filsafat, yaitu periode postmodern di era kontemporer. Dengan demikian, filsafat Yunani Kuno lahir untuk mengkritisi mitos. Filsafat Abad Pertengahan muncul untuk menundukkan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Filsafat modern menganalisis tentang kekinian. Semangat kekinian ini tumbuh sebagai perlawanan terhadap cara berpikir tradisional Abad Pertengahan yang dianggap sudah tidak relevan dan cenderung mengekang kebebasan berpikir. Zaman modern diawali dengan zaman Renaisans sebagai pendobraknya, lalu mencapai puncaknya di zaman Pencerahan (Aufklärung atau Enlightenment). Di zaman ini terdapat dua peristiwa penting, yaitu Revolusi Inggris dan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.