Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Filsafat » Umberto Eco dan Pembaca yang Berkeringat
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Umberto Eco dan Pembaca yang Berkeringat

Rp 72.250 Rp 85.000
Hemat Rp 12.750
ISBN978-623-305-304-4
Stok Tersedia
Kategori Filsafat
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Umberto Eco dan Pembaca yang Berkeringat

Penulis     : Wahyudin

Tebal         : 244 hlm

Ukuran     : 14 x 20 cm

Penerbit   : Basabasi

Deskripsi :

“Membaca,” kata Goenawan Mohamad, “adalah berargumentasi, menciptakan, membentuk, mengubah: semua itu pada saat yang sama juga proses menghidupkan apa yang dibaca.” Dengan hikmat itulah tiga puluh tiga tulisan Wahyudin di buku ini lahir. Kalau boleh menegaskannya dengan kebijaksanaan Nassim Nicholas Taleb, seluruh esai dalam buku ini sesungguhnya merupakan hasil menikmati buku “saat membacanya” dan “ketika selesai membacanya.”
Pada dua momen itu Wahyudin mengalami—pinjam kata-kata Kuntowijoyo—“petualangan intelektual dan petualangan emosional yang tidak didapat melalui medium lain,” yang menjadikannya sebagai pembaca terlibat, alih-alih kritikus Barthesian, yang terpanggil menginterpretasi dan mengevaluasi prestasi penulis, penerjemah, dan penyunting buku, novel, cerita pendek, biografi, catatan harian, dan komik.
Kami ingin menggarisbawahi panggilan itu sebagai—ambil alih hikmat Susan Sontag—“keterlibatan reflektif” dengan bacaan yang “memerlukan intensitas kesadaran tertentu.” Yang terpenting, tentu saja, kesadaran eksistensial Wahyudin bahwa bersikap reflektif adalah cara mulianya menunjukkan rasa hormat kepada buku.

Tags: ,

Umberto Eco dan Pembaca yang Berkeringat

Berat 250 gram
Kondisi Baru
Dilihat 1.003 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: