• Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Psikologi » Eudaimonisme; Kebajikan, Aktualitasasi Potensi, dan Kebahagiaan
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Eudaimonisme; Kebajikan, Aktualitasasi Potensi, dan Kebahagiaan

Rp 85.000 Rp 100.000
Hemat Rp 15.000
ISBN978-623-8108-32-9
Stok Tersedia
Kategori Psikologi
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Eudaimonisme; Kebajikan, Aktualitasasi Potensi, dan Kebahagiaan

Penulis     : Afthonul Afif

Tebal         : 362 hlm

Ukuran     : 14 x 20 cm

Penerbit   : Ircisod

Deskripsi :

Kebahagiaan itu bukan sekadar kenikmatan atau perasaan senang. Kebahagiaan itu bukan semata kondisi psikologis yang penting “aku tidak menderita” atau “yang penting aku senang”. Kebahagiaan itu maknanya sangat luas.

Kebahagiaan perlu dimengerti sebagai kondisi yang lebih besar dan melampaui rasa senang belaka. Kebahagiaan perlu dihayati sebagai suatu proses pertumbuhan, proses menemukan dan kemudian memaksimalkan kapasitas kemanusiaan terbaik kita, hingga mengejawantah menjadi laku hidup terpuji; di mana kebahagiaan yang demikian tidak menempatkan penderitaan sebagai antitesis bagi kebahagiaan, melainkan sebagai bagian dari sebuah “gestalt”—hidup itu sendiri—kondisi pengalaman yang dapat menjadi sarana pertumbuhan.

Buku ini mengurai secara detail tentang makna hakiki dari kebahagiaan itu sendiri, yaitu suatu jalan kebajikan, laku hidup luhur untuk merealisasikan apa yang Aristoteles sebut sebagai golden mean. Kebahagiaan, dengan demikian, merupakan jalan pemenuhan, proses mencapai sebuah tujuan yang sarananya atau metodenya sekaligus merupakan tujuan itu sendiri. Tidak mengherankan apabila tradisi Aristotelian kemudian mendefinisikan kebahagiaan sebagai eudaimonia, yaitu kebajikan atau kebaikan atau keluhuran, bukan sekadar happiness, atau kebahagiaan sebagai pengalaman psikologis menyenangkan.

Karena kebahagiaan merupakan sebuah proses, sang penulis menawarkan kepada para pembaca untuk senantiasa membiasakan diri menerima tegangan terus-menerus antara metode mencapai kebahagiaan dan kondisi kebahagiaan yang ingin kita capai. Sederhananya, jika kebahagiaan merupakan tujuannya, maka kebajikan merupakan sarananya.

Tags: ,

Eudaimonisme; Kebajikan, Aktualitasasi Potensi, dan Kebahagiaan

Berat 400 gram
Kondisi Baru
Dilihat 574 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: