Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Sosial Politik » Sosial » Ekofeminisme: Planet Yang Berpikir Iman Antroposen, Polutan, Ekosida, dan Krisis Alam
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Ekofeminisme: Planet Yang Berpikir Iman Antroposen, Polutan, Ekosida, dan Krisis Alam

Rp 136.000 Rp 160.000
Hemat Rp 24.000
ISBN978-623-139-041-7
Stok Tersedia
Kategori Sosial
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Ekofeminisme: Planet Yang Berpikir Iman Antroposen, Polutan, Ekosida, dan Krisis Alam

Penulis     : Dewi Candarningrum dkk.

Tebal         : 546 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : Cantrik Pustaka

Deskripsi :

Antroposen adalah konsep yang sangat integratif. Ini menyatukan pemikiran manusia tentang aspek spesifik dari gangguan sistem Bumi—seperti perubahan & krisis iklim atau hilangnya keanekaragaman hayati atau pengasaman laut—yang berfokus pada saling ketergantungan manusia. Hal ini yang kemudian menjelaskan cara-cara di mana keganasan ekonomi, sosial, dan budaya telah mengganggu sistem Bumi. Sepanjang sejarah yang tercatat, manusia telah menganggap kesinambungan Alam sebagai sesuatu yang diberikan dan terberi, dan manusia senyatanya mengabaikan proses alamiah alam yang sebenarnya setara dengan proses ketubuhan manusia: memiliki batas! Memang mungkin mengeksploitasi batu bara tanah Borneo secara terus-menerus, misalnya? Memang ada Borneo B ketika Borneo A habis diekstraksi? Tidak ada Planet B pengganti Bumi, bukan? Atau bahwa planet Bumi tidak bertambah, bukan.

Tags: ,

Ekofeminisme: Planet Yang Berpikir Iman Antroposen, Polutan, Ekosida, dan Krisis Alam

Berat 600 gram
Kondisi Baru
Dilihat 649 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: