● online
- The Sacred History: Bagaimana Malaikat, Mistikus, ....
- Ilmu Nutrisi Unggas....
- Nasionalisme dan Keindonesiaan di Perbatasan Edisi....
- Seri Ensiklopedia Anak Muslim: 125 Tokoh Islam Ter....
- Augmented dan Virtual Reality; Transformasi Teknol....
- Seni Mewujudkan Mimpi Menjadi Kenyataan....
- Islam dan Adat dalam Sistem Pemerintahan Jambi mas....
- Agama dan Sains: Meninjau Ulang Paradigma Integras....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Gerakan Sosial Masyarakat Bengkulu Abad XIX: Peran Elite Politik Tradisional dan Elite Agama
Rp 68.000 Rp 80.000| ISBN | 978-602-258-289-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Gerakan Sosial Masyarakat Bengkulu Abad XIX: Peran Elite Politik Tradisional dan Elite Agama
Penulis : Agus Setiyanto
Tebal : 338 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Studi gerakan sosial dalam perspektif sejarah untuk wilayah Sumatra, khususnya Bengkulu hingga kini masih terasa langka, karena belum banyak mendapat perhatian secara akademis, baik dari kalangan sejarawan maupun sosiolog. Hal inilah yang menjadi tantangan untuk melakukan studi penelitian mengenai gerakan sosial di Bengkulu dalam perspektif historical-sociology atau sociologycal-history.
Dalam buku ini, penulis menggambarkan pola interaksi kepemimpinan, khususnya antara pemimpin birokratis dan pemimpin agama, yang beroreintasi sinergis untuk mengembangkan gerakan sosial. Fenomena unik inilah yang ditunjukkan dalam gerakan sosial di Bengkulu, dan tidak banyak terjadi di daerah lain. Meskipun peran agama dan keagamaan belum cukup detail dianalisis dalam studi ini, tetapi secara metodologis telah mengarahkan penjelasan bahwa agama dan keagamaan yang dilihat dari peran tokoh agama pada dasarnya menunjukkan signifikansi kepada pemahaman mengenai religio-politik. Suatu pelajaran bagi studi lain, bahwa agama dan keagamaan memang suatu dimensi ataupun faktor sejarah, tetapi keagamaan itu sendiri sarat dengan muatan-muatan kepentingan historis yang multidimensional.
Tags: bengkulu, gerakan sosial, ombak, penerbit ombak, sejarah
Gerakan Sosial Masyarakat Bengkulu Abad XIX: Peran Elite Politik Tradisional dan Elite Agama
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.320 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Abd. Rahman Hamid Tebal : xiii + 248 hlm Ukuran : 14 x 20,5 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Aspek maritim sangat penting dalam peijalanan sejarah bangsa Indonesia. Sejak dikenalnya jalur perdagangan laut di Asia abad 1 M, Nusantara bagian barat memetik manfaat dari interaksi perdagangan maritim. Di sepanjang… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Anthony Reid Tebal : 483 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Asia Tenggara abad ke-13 sampai abad ke-18, yang cenderung digambarkan statis oleh sebagian sejarawan, kontras dengan pembangunan monumen pada Negara klasik dan dinamika perdagangan dari kolonialis modern, dalam pandangan Anthony Reid harus diubah. Justru pada abad… selengkapnya
Rp 116.000 Rp 145.000“Para tiran awal mungkin semua kaya dan pebisnis, tetapi kekayaan dan aktivitas bisnis mereka bukan dasar atau fitur pembeda dari pemerintahan mereka.” —Percy Neville Ure Abad ke-7 dan ke-6 Sebelum Masehi (SM) merupakan salah satu periode paling penting dalam sejarah dunia. Pencapaian terbesar bangsa Yunani bermula dari dua abad tersebut, baik di bidang kesusastraan, seni,… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Penulis : Sugeng Priyadi Tebal : 262 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : No document, no history merupakan ungkapan yang mendewakan dokumen sebagai data sejarah yang dianggap paling penting. Dokumen adalah data tertulis sejarah yang ditinggalkan oleh tokoh dan masyarakat dari masa lampau. Keberadaan dokumen menjadi tuntutan bagi penulisan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Mattulada Tebal : 245 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dalam buku ini, kontribusi terbesar Mattulada bukanlah dalam menghadirkan temuan paling mutakhir dalam penulisan sejarah Sulawesi Selatan. Dalam soal itu, mungkin Andaya, Pelras, Reid, Sutherland atau bahkan rekannya di Universitas Hasanuddin Andi Zainal Abidin Farid lebih banyak… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Pada 1482, Abu Abdallah Muhammad XI (di Barat dikenal dengan Boabdil) menjadi Raja Muslim ke-23 di Granada. Namun siapa sangka kalau ia akan menjadi raja yang terakhir. Buku ini mengulas pemerintahannya yang penuh bencana dan kekalahan pahit mengakhiri tujuh abad kekuasaan Muslim di Spanyol. Ini adalah kisah penuh aksi tentang intrik, pengkhianatan, kekejaman, kelicikan, kesopanan,… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Pada 1828, saat melakukan perjalanan dari Madrid, Washington Irving menyempatkan singgah di Granada, Spanyol. Pada pandangan pertama, ia pun terpukau dengan kota tersebut dan menggambarkannya sebagai “kota paling indah dan memesona, terletak di salah satu lanskap terindah.” Ia segera meminta izin kepada otoritas setempat untuk memasuki istana dan menelusuri keindahan bangunan bersejarah tersebut. Sepanjang perjalanannya,… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Susmihara Tebal : 362 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini mengungkap proses perubahan dinamika kehidupan umat Islam dengan segala aspek kehidupannya yang terjadi di masa lampau. Pengetahuan sejarah sangat berarti untuk mengenal masa lalu, memahami masa sekarang, dan memproyeksikan masa depan. Kesuksesan peradaban umat Islam… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Buku ini membahas tentang sejarah sosial masyarakat di dataran tinggi Tanah Karo ketika wabah lepra melanda pada penghujung abad ke-18. Tema ini ditulis disebabkan tidak banyak kajian tentang sejarah sosial masyarakat di Tanah Karo dengan melihat aspek suatu wabah penyakit. Pokok permasalahan dalam buku ini adalah pengaruh upaya penanggulangan wabah lepra terhadap perubahan sosial masyarakat… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Yulia Sofiani Tebal : 162 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kabupaten Galuh dikuasai oleh Mataram Islam sejak tahun 1595, tetapi pada awal abad 17 Mataram Islam menyerahkan Galuh kepada VOC. Setelah VOC bangkrut pada tahun 1799, seluruh daerah kekuasaannya diambil alih oleh kerajaan Belanda dan kemudian… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.