Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Rekonstruksi Nalar Kritis
Rp 59.500 Rp 70.000| ISBN | 978-602-255-290-1 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Filsafat |
Rekonstruksi Nalar Kritis
Penulis : Hans Albert
Tebal : 424 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Ircisod
Deskripsi :
Inilah satu dari dua buku terpenting karya Hans Albert, filosof sosial Jerman kontemporer yang menurut Karl Popper paling penting. Buku ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan persoalan-persoalan sekarang dari sudut pandang filsafat kritis dan berusaha menunjukkan konsekuensi yang muncul guna memecahkan persoalan-persoalan kognitif, moral, dan politik. Buku ini dimaksudkan untuk membantah filsafat yang ingin melindungi diri dari komitmen terbuka dan membatasi diri atas analisis hal-hal yang terberi (given), berbagi jenis filsafat umum analisis linguistik atau eksistennsial yang menghabiskan banyak tenaganya dengan mendeskripsikan fenomena dan paling banter memberikan signifikansi yang sangat terbatas terhadap pemikiran kritis. Polemik ini juga diarahkan untuk menentang berbagai filsafat yang meninggalkan komitmen total dan mengklaim telah memiliki kebenaran tertentu, sehingga cenderung pada sistem pemikiran model teman-atau-musuh, yang konsekuensi politisnya lagi-lagi terlihat katastropis. Ini adalah bacaan wajib bagi setiap orang yang memiliki minat dalam filsafat atau ilmu sosial, khususnya bagi mereka yang tertarik dengan filsafat ilmu sosial Jerman. Selamat Membaca!
Rekonstruksi Nalar Kritis
| Berat | 450 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.640 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Filsafat sejarah merupakan jantung filsafat Hegel. Dalam buku yang sangat berpengaruh ini, Hegel tidak menulis sejarah, tetapi menulis filsafat. Jika sejarah membicarakan apa yang telah terjadi (masa lampau), atau dalam perkembangannya yang maju membahas apa yang akan terjadi (masa depan), maka sejarah dalam kerangka filsafat membicarakan apa yang ada, yang memiliki efisiensi abadi-yakni rasio.
Rp 102.000 Rp 120.000Sepertinya, setiap zaman selalu melahirkan tokoh-tokohnya sendiri. Tidak terkecuali pada awal abad ke-20; sebuah masa transisi di mana pergerakan nasional tumbuh subur di tanah jajahan Hindia Belanda, yakni Indonesia. Era itu menandai kegelisahan sebuah “bangsa jajahan” untuk mencari identitas baru dalam haru-biru gejolak masa transisi yang pelik sekaligus menyakitkan. Salah satu tokoh terkenal pada masa… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Ilmu wifiq, pada dasarnya, adalah pengetahuan yang dapat diterapkan untuk memahami dan menguraikan makna di balik berbagai fenomena alam semesta. Dalam pembahasannya, ilmu ini juga berkutat erat dengan penggunaan huruf dan angka, sehingga ilmu ini juga kerap disebut sebagai penafsiran ulang tentang rahasia di balik huruf dan angka, misalnya, fungsi dan keistimewaan antara satu dengan… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Agama sudah menjadi bagian integral dari kebudayaan manusia selama ribuan tahun, namun hanya dalam dua abad terakhir ini para pemikir meyakini bahwa agama bisa dijelaskan dengan analisis kritis dan ilmiah. Kapan dan bagaimana agama muncul? Kekuatan atau motif apa yang menciptakannya? Apakah agama itu rasional atau emosional? Apakah agama dapat memenuhi kebutuhan individu atau masyarakat?… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Louis Kattsoff Tebal : xxii + 488 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi: “Buku Suci tentang Filsafat!,” demikian komentar sebagian mahasiswa perihal buku ini. Memang, visi buku ini adalah untuk menjembatani keingintahuan siapapun baik dosen, mahasiswa, maupun kalangan umum untuk memasuki gerbang dunia filsafat. Apa… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000Berlandaskan prinsip-prinsip ilmu ekonomi pasar-bebas, “neoliberalisme” kerap dipertalikan dengan para pemimpin politik, seperti Ronald Reagan, Margaret Thatcher, Bill Clinton, Tony Blair, Augusto Pinochet, dan Junichiro Koizumi. Pada masa keemasannya selama 1990-an, neoliberalisme tampil sebagai paradigma ekonomi dominan dunia. Ia membentang mulai dari jantung kapitalisme Anglo-Amerika hingga bekas blok komunis dan pelbagai kawasan berkembang di Selatan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Frederick Copleston Tebal : 210 hlm Ukuran : Penerbit : Basabasi Deskripsi : HEGEL, idealis Jerman paling hebat dan salah satu filsuf barat yang paling terkemuka, lahir di Stuttgart pada 27 Agustus, 1770. Ayahnya merupakan seorang pegawai negeri. Di masa-masa sekolahnya di Stuttgart, si calon filsuf ini tidak membedakan dirinya dalam hal apa… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Hubungan segi tiga antara Tuhan, manusia, dan alam sangat umum diungkapkan dalam percakapan sehari-hari. Bahkan, dalam perbincangan di dalam beberapa buku keagamaan, relasi antara ketiganya kerap muncul, dan terkadang tampak terlalu disederhanakan. Terlebih kalau persoalan ini disampaikan di dalam ceramah keagamaan atau khutbah di masjid. Yang pertama, seyogianya, iala sebagai Pencipta, dan dua yang terakhir… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Imam al-Ghazali Tebal : 424 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : “Seperti berselancar dari kejayaan Yunani menuju zaman keemasan Islam, Maqashid al-Falasifah hendak memberi sumbangsih berupa dasar-dasar pemikiran para naratama dalam filsafat. Arustama buku ini adalah logika, fisika, dan metafisika yang merupakan rekam jejak paling jamak digagas… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Penulis : Daniel L. Pals Tebal : 492 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Boleh saja Sigmund Freud menganalogikan pemeluk agama dengan pasien neurotisnya di rumah sakit jiwa, ataupun Karl Marx yang menuduh agama sebagai “candu” yang harus dibasmi agar tercetus revolusi proletar, ataupun Emile Durkheim yang mensubordinasikan agama… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.