● online
- Dampak Geomorfik Erupsi Gunungapi Samalas 1257....
- Komunikasi Kesehatan....
- Connect Your Mind, Body, and Spirit: Buku Pintar Y....
- Konstantinopel Abad Ke-17....
- Pernikahan Generasi Minangkabau Zaman Now....
- Orang Aceh....
- Kuliah Tasawuf di Tengah Arus Disrupsi....
- Landasan Pendidikan untuk Guru dan Calon Guru Dile....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 5: 1950-2007
Rp 104.000 Rp 130.000| ISBN | 978-602-433-833-6 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Biografi/Autobiografi |
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial.
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 5: 1950-2007
Penulis : Harry A. Poeze
Tebal : xviii + 475 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial.
Ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, tokoh Tan Malaka yang legendaris itu berkenalan dengan pemimpin-pemimpin Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Tetapi segera pula mereka tidak sejalan. Tan Malaka menghendaki sikap tak mau berdamai dengan belanda yang ingin memulihkan kembali kekuasaan kolonialnya. Ia memilih jalan ‘perjuangan’ dan bukan jalan ‘diplomasi’. Ia mendirikan Persatoean Perdjoangan yang dalam beberapa bulan menjadi alternatif dahsyat terhadap pemerintah moderat. Dalam konfrontasi di Parlemen ia kalah dan beberapa minggu kemudian Tan Malaka dan sejumlah pengikutnya ditangkap dan ditahan tanpa proses sama sekali- dari Maret 1946 sampai september 1948.
Sesudah pembebasan, Tan Malaka mulai dengan menghimpun pengikutnya yang telah bercerai-berai. pada November 1948 ia mendirikan partai baru yang bernama Partai Murba. Pembentukan dan perkembangan partai terganggu oleh serangan Belanda Kedua pada Desember 1948. Saat itu Tan Malaka bermarkas di Kediri di bawah perlindungan batalyon TNI yang dipimpin Sabarudin. Sabarudin memiliki reputasi buruk sebagai panglima yang bengis dan kejam. Tan Malaka mempersiapkan tentara dan rakyat melakukan perang gerilya terhadap Belanda. Ia ikut bergerilya ke Gunung Wilis. Dalam pamflet yang ditulisnya tiap hari ia menyerang Soekarno dan Hatta, dan TNI. Bahkan ia memproklamirkan dirinya sebagai Presiden Indonesia. Serentak TNI beraksi. Setelah suatu rangkaian peristiwa yang luar biasa Tan Malaka di eksekusi oleh satuan lokal TNI di Desa Selopanggung 21 Februari 1949. Kematiannya dirahasiakan. Perlawanan pendukungnya terhadap Belanda, TNI, dan Republik diteruskan. Namun, dukungan dari rakyat tidak terwujud, dan di desember 1949, waktu Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia, Partai Murba menghentikan perlawanan bersenjata.
Buku ini memuat riwayat petualangan peringatan Tan Malaka dan percobaan Partai Murba untuk menjadi partai kiri yang terbesar. Tan Malaka sendiri hampir dilupakan, khususnya waktu Orde Baru. Sesudah itu ada kebangkitan kembali Tan Malaka. Banyak buku dari dan mengenai Tan Malaka diterbitkan. Bahkan kuburannya dibuka dalam tahun 2009. Partai Murba hidup merana, dan sekarang tidak ada kegiatan lagi. Yang paling aktif sekarang ialah keluarga adat Tan Malaka, yang didukung oleh pemerintah provinsi. Tetapi, sosok Tan Malaka masih kontroversial.
Tags: biografi, obor indonesia
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 5: 1950-2007
| Berat | 600 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.095 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Greg Barton Tebal : 540 hlm Ukuran : Penerbit : Noktah Deskripsi : Abdurrahman Wahid, atau lebih populer dengan sebutan Gus Dur, merupakan tokoh panutan yang sangat dihormati oleh banyak kalangan karena pengabdiannya kepada masyarakat, demokrasi, dan Islam toleran. Sosoknya penuh teka-teki dan kontroversial sehingga pemikiran dan tindakannya sering disalahpahami oleh banyak kalangan…. selengkapnya
Rp 153.000 Rp 180.000Sunan Gunung Jati lahir di Pasai. Ayahnya bernama Maulana Umdatuddin al-Hasyimi, seorang sultan Bani Ismail di Mesir dan Bani Israil di Palestina. Ibunya bernama Nyai Rara Santang binti Sri Baginda Maharaja Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran. Pada 1527 M, Sunan Gunung jati merebut Sunda Kelapa dari kekuasaan Pajajaran. Ia juga ikut ambil bagian dalam perjalanan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Tak pernah ia duga sebelumnya jika lupus mengunjungi tubuhnya! Tak kalah dengan HIV/AIDS, penyakit ini belum ada obatnya. Lupus membuat tubuhnya melemah dari hari ke hari. Saat mengetahui dirinya mengidap lupus, yang terbayang dl benaknya adalah kematlan yang terus tersenyum dan seakan melambaikan tangan di depan. Baginya kematian bukanlah sesuatu yang menakutkan, tetapi serupa teman… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Hasani Ahmad Said Tebal : 216 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Tokoh mufasir Nusantara ternyata sudah diakui sampai ke luar negeri. Mufasir merupakan seorang yang ahli dalam bidang tafsir ayat-ayat suci Al-Quran. Buku Jaringan dan Pembaharuan Ulama Tafsir Nusantara Abad XVI-XXI membahas tentang potret literatur tafsir… selengkapnya
Rp 81.158 Rp 95.480Penulis : M. Fuad Nasar Tebal : 346 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini menyajikan biografi pengabdian, kesan, pesan dan kenangan para tokoh yang sezaman tentang H.S.M. Nasaruddin Latif. Tokoh dari ranah Minang kelahiran Sumpur, Padang Panjang Sumatera Barat ini adalah seorang ulama yang berpandangan luas, memiliki latar… selengkapnya
Rp 120.000 Rp 150.000Penulis : Abbas Mahmud al-Aqqad Tebal : 192 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Bilal bin Rabah, salah satu sahabat Rasulullah yang masuk Islam pada masa-masa awal di Mekkah, yang dikenal dengan as-Sabiqunal Awwalun. Kisah hidupnya sarat penderitaan dan perjuangan. Lahir dari keluarga budak kulit hitam, kemudian menjadi budak tokoh… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Alvi Rahmatillah Al-Mawardi Tebal : viii + 98 halaman Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Pena Press Deskripsi :
Rp 31.450 Rp 37.000MUHAMMAD SANG GURU : Meneladani 40 Metode Pendidikan Nabi – Saat ini banyak sekali lembaga hanya menjadikan label “pendidikan Islam” sebagai strategi marketing belaka. Padahal jika ditilik metode pengajaran yang diterapkan sangat tidak Islami, bahkan jauh dari nilai-nilai pendidikan Islam itu sendiri. Lantas, seperti apa sejatinya model terbaik pendidikan Islam yang harus diteladani? Tentu saja tidak ada… selengkapnya
Rp 109.650 Rp 129.000Abu Dzar berasal dari suku Ghifar yang dikenal sebagai suku penyamun pada masa pra-Islam. Namun, ia termasuk orang yang paling awal memeluk Islam dan kemudian menjadi sahabat dekat Nabi Muhammad. Ia merupakan ahlus shuffah, yang setiap saat belajar dan mendapat bimbingan langsung dari Nabi—sekaligus tinggal dan menetap—di serambi belakang Masjid Nabi. Ketaatannya kepada Nabi tak diragukan,… selengkapnya
Rp 56.100 Rp 66.000Ketika semua orang bersuara dan berteriak, Tidak ada seorangpun, dapat disebut sebagai pemberani, Namun saat semua diam, Dan ada yang berbisik… Dialah pemberani sejati (Sawung Jabo)
Rp 51.000 Rp 60.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.