● online
- Dasar Desain SMK/MAK Kelas X....
- Analisis Wacana dan Pengajarannya....
- Manusia Sebelum Adam....
- Psikologi Landasan Keilmuan Praktik Keperawatan Ji....
- KH. Hasyim Asyari....
- Guru, Motivator Belajar: Teknik Memotivasi Siswa d....
- Natisha (Persembahan Terakhir)....
- Mastering Formal and Informal English in Daily Lif....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 5: 1950-2007
Rp 104.000 Rp 130.000| ISBN | 978-602-433-833-6 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Biografi/Autobiografi |
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial.
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 5: 1950-2007
Penulis : Harry A. Poeze
Tebal : xviii + 475 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial.
Ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, tokoh Tan Malaka yang legendaris itu berkenalan dengan pemimpin-pemimpin Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Tetapi segera pula mereka tidak sejalan. Tan Malaka menghendaki sikap tak mau berdamai dengan belanda yang ingin memulihkan kembali kekuasaan kolonialnya. Ia memilih jalan ‘perjuangan’ dan bukan jalan ‘diplomasi’. Ia mendirikan Persatoean Perdjoangan yang dalam beberapa bulan menjadi alternatif dahsyat terhadap pemerintah moderat. Dalam konfrontasi di Parlemen ia kalah dan beberapa minggu kemudian Tan Malaka dan sejumlah pengikutnya ditangkap dan ditahan tanpa proses sama sekali- dari Maret 1946 sampai september 1948.
Sesudah pembebasan, Tan Malaka mulai dengan menghimpun pengikutnya yang telah bercerai-berai. pada November 1948 ia mendirikan partai baru yang bernama Partai Murba. Pembentukan dan perkembangan partai terganggu oleh serangan Belanda Kedua pada Desember 1948. Saat itu Tan Malaka bermarkas di Kediri di bawah perlindungan batalyon TNI yang dipimpin Sabarudin. Sabarudin memiliki reputasi buruk sebagai panglima yang bengis dan kejam. Tan Malaka mempersiapkan tentara dan rakyat melakukan perang gerilya terhadap Belanda. Ia ikut bergerilya ke Gunung Wilis. Dalam pamflet yang ditulisnya tiap hari ia menyerang Soekarno dan Hatta, dan TNI. Bahkan ia memproklamirkan dirinya sebagai Presiden Indonesia. Serentak TNI beraksi. Setelah suatu rangkaian peristiwa yang luar biasa Tan Malaka di eksekusi oleh satuan lokal TNI di Desa Selopanggung 21 Februari 1949. Kematiannya dirahasiakan. Perlawanan pendukungnya terhadap Belanda, TNI, dan Republik diteruskan. Namun, dukungan dari rakyat tidak terwujud, dan di desember 1949, waktu Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia, Partai Murba menghentikan perlawanan bersenjata.
Buku ini memuat riwayat petualangan peringatan Tan Malaka dan percobaan Partai Murba untuk menjadi partai kiri yang terbesar. Tan Malaka sendiri hampir dilupakan, khususnya waktu Orde Baru. Sesudah itu ada kebangkitan kembali Tan Malaka. Banyak buku dari dan mengenai Tan Malaka diterbitkan. Bahkan kuburannya dibuka dalam tahun 2009. Partai Murba hidup merana, dan sekarang tidak ada kegiatan lagi. Yang paling aktif sekarang ialah keluarga adat Tan Malaka, yang didukung oleh pemerintah provinsi. Tetapi, sosok Tan Malaka masih kontroversial.
Tags: biografi, obor indonesia
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 5: 1950-2007
| Berat | 600 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.066 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Maulana Muhammad Ali Tebal : 372 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Turos Pustaka Deskripsi: Biografi Nabi Muhammad saw. telah banyak ditulis dan beredar di masyarakat. Namun, buku-buku itu belumlah cukup untuk memenuhi keingintahuan kita terhadap sosok dan perjuangan beliau. Kebanyakan sekadar menyajikan aspek historisnya semata, sebagian lain terlalu didramatisir…. selengkapnya
Rp 67.150 Rp 79.000Penulis : Rizem Aizid Tebal : 434 hlm Ukuran : cm Penerbit : Laksana Deskripsi : Dalam sejarah Islam pada Abad Pertengahan, ada dua tokoh penting yang sangat menarik untuk diceritakan. Dua tokoh itu merupakan pahlawan Islam. Mereka dikenal dengan sebutan Penakluk. Dua pahlawan Islam tersebut berhasil menaklukkan dua kekuatan besar pada masanya. Tokoh pertama… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : A.J. Siraj dan A.H. Mahmoud Tebal : 364 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : “Wahai Tuhanku, jika aku menyembah-Mu karena takut dari siksa neraka-Mu, maka bakarlah diriku dengan api itu. Dan, jika menyembah-Mu karena mengharapkan masuk ke surga-Mu, maka haramkanlah surga itu dari diriku. Namun, jika aku… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Hasani Ahmad Said Tebal : 216 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Tokoh mufasir Nusantara ternyata sudah diakui sampai ke luar negeri. Mufasir merupakan seorang yang ahli dalam bidang tafsir ayat-ayat suci Al-Quran. Buku Jaringan dan Pembaharuan Ulama Tafsir Nusantara Abad XVI-XXI membahas tentang potret literatur tafsir… selengkapnya
Rp 81.158 Rp 95.480Abu Nawas adalah sosok yang berwawasan luas, hafal al-Qur’an dan hadits, seorang dermawan yang karena kedermawanannya ia menjalani kehidupan yang serba kekurangan, dan tentu saja jenaka. Ia pernah menjadi guru hadits. Tiga tokoh terkenal, yaitu Imam Syafi’i (pendiri Mazhab Syafi’i), Muhammad al-Amin (Kekhalifahan Daulah Abbasiyah), dan Al-Jahiz (ahli prosa dan Mu’tazilah), adalah murid-muridnya. Buku ini… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Gerak-langkah M. Natsir di segala medan memberikan kesan tersendiri dan menarik ditelusuri. Salah satunya, ia memiliki andil besar dalam menyelesaikan konflik antara pemerintah Soekarno dengan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang diketuai oleh Sjafruddin Prawiranegara. Keterampilan ini juga tampak saat ia berdialog dengan Daud Beureueh, membujuk supaya Aceh mau tetap bergabung dengan NKRI. Kemunculan M… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Yulian Harsono Tebal : 112 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Thomas Stamford Raffles (6 Juli 1781–5 Juli 1826) adalah seorang pejabat kolonial Inggris yang menorehkan pengaruh besar dalam lini masa sejarah Nusantara. Meskipun masa pemerintahannya tergolong singkat, Raffles banyak membuat kebijakan kontroversial selama memerintah di… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Secara singkat, Ibn Arabi memberikan peta jalan bagi seorang muslim jika ingin mencapai level tertinggi sebagai manusia, yakni insan kamil (manusia sempurna/paripurna). Untuk mencapai level tersebut, kita mesti berpijak pada satu konsep besar, yakni Wahdatul Wujud. Apa Wahdatul Wujud? Simaklah penjelasannya hanya di dalam buku ini. Bagian pertama, pembaca diajak menelusuri bagaimana sosok ayah berperan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Abu Dzar berasal dari suku Ghifar yang dikenal sebagai suku penyamun pada masa pra-Islam. Namun, ia termasuk orang yang paling awal memeluk Islam dan kemudian menjadi sahabat dekat Nabi Muhammad. Ia merupakan ahlus shuffah, yang setiap saat belajar dan mendapat bimbingan langsung dari Nabi—sekaligus tinggal dan menetap—di serambi belakang Masjid Nabi. Ketaatannya kepada Nabi tak diragukan,… selengkapnya
Rp 56.100 Rp 66.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.