Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Privatisasi Penjara Edisi 2; Upaya Mengatasi Krisi
- Fiqh Perempuan
- Mukasyafatul Qulub, Menyingkap Tabir Hati untuk Me
- Teori, Metode, dan Aplikasi Sosiologi Sastra
- Psikologi Belajar
- Kualitas Saliva untuk Kesehatan Rongga Mulut
- Minuman Keras Di Batavia Akhir Abad XIX
- Stay Strong, kumpulan Cerita Inspiratif Menguatkan
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Pascastrukturalisme: Sebuah Pengantar Ringkas
Rp 46.750 Rp 55.000| ISBN | 978-602-0708-69-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Catherine Belsey membuka buku mungil ini dengan menghadirkan kembali pertengkaran pikiran antara Alice dan Humpty Dumpty tentang makna. Lewat metafora dua tokoh rekaan Lewis Carroll itulah, buku ini akan mengajak Anda lebih jauh mengenali argumen-argumen khas pascastrukturalis dengan melibatkan tokoh-tokoh seperti Barthes, Foucault, Lacan, Kristeva, Lyotard, dan Zizek—terutama tentang apa yang mereka katakan perihal sastra, seni, film, dan budaya populer.
Pascastrukturalisme: Sebuah Pengantar Ringkas
Penulis : Chaterine Belsey
Tebal : 134 hlm
Ukuran : 13 x 19 cm
Penerbit : Cantrik Pustaka
Deskripsi :
Catherine Belsey membuka buku mungil ini dengan menghadirkan kembali pertengkaran pikiran antara Alice dan Humpty Dumpty tentang makna. Lewat metafora dua tokoh rekaan Lewis Carroll itulah, buku ini akan mengajak Anda lebih jauh mengenali argumen-argumen khas pascastrukturalis dengan melibatkan tokoh-tokoh seperti Barthes, Foucault, Lacan, Kristeva, Lyotard, dan Zizek—terutama tentang apa yang mereka katakan perihal sastra, seni, film, dan budaya populer.
Tags: budaya, cantrik pustaka
Pascastrukturalisme: Sebuah Pengantar Ringkas
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.998 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Para penulis yang diasingkan ke Pulau Buru pada dekade akhir tahun 60an, kembali ke daerahnya lebih satu warsa kemudian dengan membawa banyak cerita dan kenangan. Demikianlah misalnya, sastrawan terkemuka Indonesia Pramoedya Ananta Toer menulis dua jilid buku memoarnya di Pulau Buru: Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 1-2. Penulis lain, Hersri Setiawan menulis kitab tebal sejenis: Memoar… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.000Buku ini ini mencoba menelisik eksistensi adat pada sistem pengelolaan pemerintahan dan politik lokal pasca-Orde Baru, yakni dari sentralisasi ke desentralisasi. Fokus bahasannya lebih pada aras penggunaan simbol-simbol tradisi atau adat dalam berbagai segmen kehidupan, terlebih pada soal politik lokal khususnya pada masyarakat Ternate. Beberapa kesimpulan yang ditemukan dalam buku ini adalah sebagai berikut. Pertama,… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : I Ketut Sandika Tebal : 340 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Leluhur Nusantara memahami jagat raya tercipta melalui sanggama energi Bapa Akasa dan Ibu Pêrtiwi. Dari sanggama itu terlahirlah pancamahabhuta (lima elemen alam): tanah, air, api, udara, akasa. Manusia pun tercipta melalui sanggama energi Bapa Akasa… selengkapnya
Rp 120.000 Rp 150.000Penulis : Marie-Louise von Franz Tebal : 312 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Pencarian tentang identitas diri sedang melanda kaum perempuan di dunia Barat. Setiap saat, mereka mencari citra yang dapat mendefinisikan identitas diri mereka. Pencarian ini dimotivasi oleh disorientasi dan ketidakpastian mendalam bahwa mereka tidak memiliki wakil… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Garin Nugroho Tebal : 242 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Melodrama dalam kajian budaya telah melewati batas-batas genre dan fiksi, bertumbuh menjadi cara pandang, cara kerja dan cara bereaksi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bersikap terhadap situasi puncak… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Riris K. Toha Sarumpaet (editor) Tebal : xvi + 352 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Pertanyaannya, dalam berbicara tentang kehidupan (bersama), haruskah kita sekata? Benarkah Bahasa mempersatukan kita? Adakah budaya yang ragam mempersatukan kita atau –bisa– sebaliknya? Buku ini, seperti berbagai buku lain yang merenungi… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Penulis : Keluarga Besar Komunitas Rumah Cinta Tebal : 322 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Membaca semua testimoni dalam buku ini akan memperhadapkan kita pada kenyataan bahwa betapa Ahyar Anwar selalu menempatkan setiap orang yang bertaut dengan dirinya pada posisi yang “intim” di dalam hidupnya. Dia menempatkan semua… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Di Tanah Jawa, sosok kuntilanak digambarkan sebagai perempuan berambut panjang, berwajah pucat, dan berbaju putih yang kerap muncul di berbagai tempat, seperti pohon besar, rumah, bahkan gedung perkantoran. Karenanya, kuntilanak bukan lagi sekadar cerita hantu, namun simbol ketakutan yang mengakar dalam budaya dan legenda masyarakat Jawa. Buku ini mencoba mengajak pembaca memasuki dunia yang penuh misteri melalui… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Penulis : Adi Kusrianto Tebal : xvi + 160 hlm Ukuran : 20 x 25 cm Penerbit : Andi Deskripsi : Kapankah istilah Batik yang kita kenal sebagai warisan budaya bangsa Indonesia ini mulai digunakan? Banyak orang berpendapat batik berasal dari Jawa Tengah, sekalipun banyak juga yang berpendapat batik sudah ada sejak zaman Majapahit. Meskipun… selengkapnya
Rp 160.650 Rp 189.000Buku Kuliner Semarangan merupakan kumpulan informasi tentang sejarah dan asal usul kuliner pada 10 Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah bagian utara, yaitu Batang, Kendal, Semarang, Demak, Kudus, Jepara, Pati, Rembang beserta Lasem, Blora, dan Grobogan beserta Purwodadi. Ternyata di berbagai daerah kuliner ini terdapat makanan yang riwayatnya unik seperti dawet yang bermula dari Kecamatan Pesantenan… selengkapnya
Rp 225.250 Rp 265.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.