Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Akuntansi Biaya (Pencatatan dan Kelola Biaya)....
- Ibnu Sina: Biografi dan Intisari Filsafatnya....
- Iblis Tanah Suci....
- Batas Maritim Antarnegara: Sebuah Tinjauan Teknis ....
- Diferensiasi Pembelajaran....
- Teknik Instalasi dan Re-mastering Sistem Operasi W....
- Tiongkok yang Kami Lihat: Memotret Cerita dan Fakt....
- Amerika di Timur Tengah....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Kehampaan Hak: Masyarakat vs Perusahaan Sawit di Indonesia
Rp 96.000 Rp 120.000| ISBN | 978-623-321-219-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Penulis : Ward Berenschot, Ahmad Dhiaulhaq, Afrizal, Otto Hospes
Tebal : x + 326 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Kehampaan Hak: Masyarakat vs Perusahaan Sawit di Indonesia
Ekspansi perkebunan kelapa sawit yang sangat pesat di Indonesia telah menimbulkan konflik yang meluas antara masyarakat perdesaan dan perusahaan sawit. Masyarakat di berbagai daerah di Indonesia telah kehilangan lahan yang luas karena ekspansi perusahaan sawit, dan seringkali tidak mendapatkan kompensasi yang memadai. Sebagai reaksi, masyarakat perdesaan melakukan aksi-aksi demonstrasi, lobi-lobi, litigasi di pengadilan serta blokade jalan, pendudukan tanah dan, kadang-kadang, tindak kekerasan. Buku Kehampaan Hak: Masyarakat vs Perusahaan Sawit di Indonesia membahas tentang penyebab, karakter, dan akibat dari konflik-konflik antara perusahaan sawit dan masyarakat perdesaan di Indonesia. Berdasarkan dokumentasi skala besar pertama kali atas 150 kasus konflik kelapa sawit, penulis mendiskusikan bagaimana masyarakat melakukan protes terhadap perusahaan-perusahaan sawit, mengapa mereka melakukan protes, dan sejauh mana mereka berhasil mendapatkan solusi atas keluhan-keluhan mereka.
Melalui kajian tersebut, buku yang terdiri dari 4 bagian ini memberi perspektif baru tentang karakter kewarganegaraan dan hak-hak warga negara di Indonesia. Penulis menunjukkan bahwa perusahaan kelapa sawit seringkali berhasil mengambil alih lahan warga perdesaan di Indonesia karena aturan formal dan hubungan-hubungan informal bersekongkol untuk membuat penduduk perdesaan di Indonesia nyaris ‘hampa hak’ (rightless). Kolusi antara bisnis dan politik yang meluas telah merongrong hak-hak warga negara Indonesia. Sebagai akibatnya, masyarakat terlibat dalam perlawanan ‘hampa hak’ (rightless resistance) tertentu: alih-alih mengandalkan hukum dan hak-hak formal warga negara, masyarakat perdesaan berfokus pada meningkatkan posisi tawar mereka terhadap perusahaan, sambil melegitimasi klaim mereka yang pada umumnya berdasarkan pada norma-norma sosial dan adat. Upaya-upaya ini sebagian besar tidak efektif karena masyarakat seringkali gagal mendapatkan hasil yang nyata di lebih dari dua pertiga konflik yang dikaji.
Perlawanan hampa hak ini juga belum menghasilkan perlawanan kolektif yang meluas terhadap kehampaan hak. Mengingat besarnya dampak konflik ini pada kesejahteraan ratusan ribu orang Indonesia serta menyangkut profitabilitas dan reputasi salah satu sektor industri terpenting di Indonesia, diperlukan upaya yang lebih besar untuk mengatasi kasus-kasus konflik di berbagai daerah serta penyebab struktural yang mendasarinya. Dengan menyodorkan sebuah agenda perubahan, buku ini bertujuan untuk memotivasi dan memfasilitasi keterlibatan yang lebih efektif dan lebih aktif dalam penyelesaian konflik-konflik kelapa sawit di Indonesia.
Tags: obor indonesia, perkebunan
Kehampaan Hak: Masyarakat vs Perusahaan Sawit di Indonesia
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 799 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Rahardjo Adisasmita Tebal : xiv + 232 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Expert Deskripsi : Sektor pedesaan memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan perekonomian Indonesia, sekitar 60 persen jumlah penduduk bermukim dan bekerja di pedesaan, yang jumlah keseluruhannya sekitar 70.000 buah desa. Sektor utamanya adalah sektor pertanian, secara… selengkapnya
Rp 123.080 Rp 144.800Penulis : Agus Hiplunudin Tebal : xvi + 204 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Modal sosial merupakan cara berbeda dalam interaksi sosial, modal sosial bertujuan untuk menjangkau kepentingan bersama – eksistensi secara komunal atau kelompok, sebab hubungan erat individu antar kelompok akan menciptakan hubungan batiniah yang mendalam, dengan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Bernando J. Sujibto Tebal : 182 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Bernando J. Sujibto termasuk salah seorang dari sedikit pemerhati Turki yang cukup produktif. Bersama rekan-rekannya, ia mendirikan Spirit Turki, dan melalui lembaga ini, ia mengenalkan kepada publik Indonesia tetek-bengek Turki. Selama tinggal di Turki (2013–2017),… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Abidin Kusno Tebal : 234 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Muhamad Muiz Raharjo Tebal : hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Perencanaan pembangunan nasional, daerah, dan desa merupakan agenda rutin dan wajib yang sudah, sedang dan akan terus dibicarakan dan dilaksanakan di Indonesia. Semua pihak harus turut terlibat dalam proses perencanaan pengembangan. Perencanaan pembangunan desa merupakan bagian… selengkapnya
Rp 114.750 Rp 135.000Penulis : Dahlan Iskan Tebal : xii + 214 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Padahal, sebelum 1978, Tiongkok masih jauh lebih miskin ketimbang Indonesia. Tapi, mengapa setelah 1978 Tiongkok bisa sebegini majunya? Bayangkan, apapun yang ”ter”, kini ada di Tiongkok: yang tercepat memberantas kemiskinan, tercepat pertumbuhan ekonomi,… selengkapnya
Rp 94.400 Rp 118.000Penulis : Andang Widi Harto Tebal : viii + 362 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Secara umum, makhluk hidup yang ada di permukaan bumi dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu tumbuh-tumbuhan dan hewan. Kedua kelompok makhluk hidup tersebut menunjukkan sifat-sifat atau ciri-ciri kehidupan biologis yang khas. Manusia… selengkapnya
Rp 113.900 Rp 134.000Tidak pernah aku duga sebelumnya, ajakan “silaturahim” ke akun media sosial tentara IDF menjadi sebuah gerakan masif yang diikuti segenap netizen Indonesia. Gerakan untuk sekadar melampiaskan protes secara digital ini kemudian secara organik dinamai oleh netizen sendiri dengan unik, #JulidFiSabilillah. Nama ini benar-benar muncul secara natural dan menjadi sebuah pengembangan dari kata Jihad Fi Sabilillah… selengkapnya
Rp 70.550 Rp 83.000Penulis : Amrizal Tebal : xiv + 262 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Deepublish Deskripsi : Buku ini menjelaskan metode pengembangan desain berbasis budaya lokal yang memiliki peran penting di era globalisasi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, di samping itu juga memberikan contoh proses pengembangan desain kerajinan tradisional tarompa datuak di Sumatera Barat. Produk… selengkapnya
Rp 250.750 Rp 295.000Penulis : Nur Sayyid Santoso Kristeva Tebal : xiv + 474 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Buku ini didedikasikan untuk semua intelektual progresif dan martin revolusi sosial. Untuk para aktivis yang telah menumbalkan diri pada realitas sosial. Untuk membangkitkan semangat perlawanan, membela rakyat yang terhisap dan tertindas…. selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.