● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Mengaji Bukit Mengeja Danau
Rp 49.300 Rp 58.000| ISBN | 978-602-7898-01-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Penulis : D. Zawawi Imron
Tebal : 160 hlm
Ukuran : 13 x 20 cm
Penerbit : Diva Press
Mengaji Bukit Mengeja Danau
Mulut dan jariku memainkan suling
Tapi kalah pada rohku yang melengking
Ketika mataku melihat Merapi
Ditandingi bayang-bayang yang menjulangi langit yang tinggi
Tapi di tengah kenyataan ini
Aku makin kecil makin bebal
Seharkat sebutir debu yang melekat telapak sandal
Mengaji Bukit Mengeja Danau merupakan buah dari program Rumah Puisi untuk mengundang sastrawan tamu. Karya ini menjadi penanda bahwa interaksi dengan alam dan budaya yang berbeda tak menyulitkan sama sekali seorang penyair untuk berkarya. Modal budaya asli yang dimiliki sang penyair justru mewarnai pengalaman dalam interaksi baru. Proses lintas budaya ini terbukti menemukan harmoni dalam puisi-puisi di buku ini.
Tags: diva press, puisi
Mengaji Bukit Mengeja Danau
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 257 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kenangan ketiga sowan kepadamu dengan tubuh Gemetar, kau dengar suara hujan di bahunya Yang basah: kesedihanmu yang dulu, resonan Sekilas seperti kilat dari jendela kereta melaju Meski ini nonsens, tetap saja kau merasa Gembira, terpukau pada kemurnian mata ular itu Yang menghangatkan sesuatu dalam dadamu Semenjak pejam hanyalah dendam yang hitam Dan tak pernah bisa… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Puisi-puisi di dalam buku ini dihimpun dari proses penciptaan yang panjang, yaitu selama 31 tahun (1993-2024). Hal itu tertera berdasarkan datum yang disemat pada setiap akhir baris masing-masing puisi. Maka, adalah wajar jika citarasa dan gaya puisi-puisinya relatif berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Adapun tali pengikatnya adalah kenabian, yaitu puisi-puisi yang bertema nabawi…. selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Haridewa Tebal : 116 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sudah sejak dahulu kala sajak, puisi maupun prosa dijadikan ajang untuk menyebarkan ilmu secara inplisit, secara tak kentara, agar pembacanya tidak merasa digurui dan tanpa terasa para pembaca mendapatkan pemahaman ilmu tadi meski tanpa sengaja. Biasanya sajak… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Wawasan pengetahuan tentang bentuk, jenis, dan makna puisi merupakan wawasan dasar yang berguna sebagai titik tolak dalam mengembangkan kemampuan apresiasi puisi. Apresiasi puisi dimaksudkan untuk menanamkan kemampuan memahami isi puisi secara mendalam dan kritis. Pemahaman isi puisi yang tepat menjadi landasan bagi seorang pembaca untuk mengungkapkan kembali masalah, isi, pesan, suasana batin, sikap pengarang dalam… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Arif Rahman banyak menggunakan kata arkhais di dalam puisi-puisinya, tapi tanpa memanjakan pembaca dengan daftar sarikata. Tentu saja, cara ini tidak bertujuan ornamental belaka karena cara demikian boleh jadi akan menutup visi asali jalan puitiknya: seperti melabur gapura berbata merah dengan semen dan lepa. Dengan buku ini, penyair juga terobsesi untuk mengajak pembaca kisah-kisah Nabi… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Lalu sungai itu, sungai itu, Kekasihku, bangkit menjadi zebu bertanduk badar yang berenang dari arus ketuban ke hilir perkabungan panjang. Dan di kaki-kaki Doa, ia bersimpuh dengan lenguh yang hanya dipahami sang Duka: “Ibu, di keheningan rahim-Mu, aku pulang sebagai hewan jantan yang terluka.” * Uroboro Syekh Kholil Bangkalani bukan hanya penulisan ulang, melainkan remitikalisasi… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Buku ini merupakan buku ajar pertama dari Mata Kuliah Apresiasi Puisi. Tujuan penulisan buku ini untuk memberikan penjelasan singkat tentang: (1) hakikat puisi; (2) unsur-unsur puisi; (3) jenis-jenis puisi; (4) apresiasi puisi. Buku ini dimaksudkan untuk membantu Anda memaparkan pengetahuan yang diperlukan untuk memahami cara mengkaji dan menganalisis puisi. Setelah membaca buku ini, Anda diharapkan… selengkapnya
Rp 85.680 Rp 100.800Melalui puisi-puisi yang pendek, IR Zamzami seperti hendak menyuarakan suara terdalam hati seorang pencinta kepada Insan Mulia, Rasulullah saw, dengan cara yang langsung menghunjam. Tidak mendayu untuk merayu, tidak bersuji untuk memuji, alih-alih ia bergerak cepat demi langkah cergas. Pilihan demikian dipertahankan pada hampir semua karyanya di dalam buku ini. Akan tetapi, pendek atau panjang… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000datang dari negeri jauh, kau meminta kita berjumpa di tepi mahakam. aku ingin melihat batubara dibawa pergi, katamu. … apa yang paling menyedihkan sejak aku hidup di tempat ini? apa yang paling menyedihkan selain tahu ada yang diambil tetapi kita tidak melihatnya? – Di Tepi Mahakam Dahri Dahlan dalam buku ini seperti hendak berteriak dengan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000bus antarkota menuju yogya lagu ebiet yang terputar seperti gerimis di kaca jendela dengan pepopohan sepanjang jalan berlari ke arah masa lalu yang sembunyi di punggungku dalam ransel penuh dengan remah masgyul meski tak seberat buku filsafat di wirobrajan lampu lalu lintas menyala merah tapi aku tak mau turun aku belum sampai ke jantungmu hendak… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.