● online
- Hubungan Industrial Pendekatan Komprehensif – In
- Konstruksi Realitas Media Massa; Studi Fenomenolog
- Biostatistika
- Adam dan Wawan
- Administrasi Sistem Jaringan SMK/MAK Kelas XII
- Pemrograman PIC 16F877A Menggunakan MikroC PIC
- Panduan Belajar Ilmu Retorika Otodidak
- My Own World 3: Coloring Book for Adults (Family E
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
La Galigo menurut Naskah NBG 188 Jilid 2
Rp 128.000 Rp 160.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sastra |
La Galigo menurut Naskah NBG 188 Jilid 2
Penulis : Rétna Kencana Colliq Pujié Arung Pancana Toa (editor)
Tebal : xx + 544 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi:
Ketika Batara Lattuq telah menjadi dewasa, tiba saatnya untuk mencari permaisuri. Sayangnya tak satu pun orang di negeri Luwuq yang memiliki darah yang sederajat dengannya. Alangkah gusar hati Batara Guru bersama Wé Nyiliq Timoq memikirkan tentang putranya. Akhirnya Wé Nyiliq Timoq turun ke Pérétiwi untuk meminta pertimbangan orang tuanya di kerajaan bawah laut. Sayangnya apa yang diharapkannya tidak diperoleh, sehingga Batara Guru memutuskan naik ke Boting Langiq untuk meminta Patotoqé mewujudkan keinginan Batara Lattuq. Patotoqé pun menyarankan agar Batara Lattuq berlayar ke Tompoq Tikkaq untuk menemukan jodoh yang sederajat.
Kisah ini diawali dengan keberangkatan Batara Lattuq melalui pelayaran dan petualangan yang penuh tantangan. Ketika tiba di Tompoq Tikkaq, didapatinya dua anak yatim piatu, Wé Adi Luwuq dan Wé Datu Sengngeng bersama inang pengasuhnya, hidup dalam penderitaan di istana yang telah dirampas seluruh isinya. Batara Lattuq mengajukan lamaran ke Wé Datu Sengngeng sesuai pesan Patotoqé, tapi pinangan itu ditolak inang pengasuh karena merasa anak asuhnya tidaklah pantas diperistri oleh sang raja akibat kemiskinan dan penderitaannya. Batara Lattuq, tidak peduli dengan keadaan sang putri, ia memperbaiki istana Wé Datu Sengngeng yang telah rusak dan kosong.
Sementara bibi jahat dihukum dan seluruh harta yang telah dirampasnya dikembalikan kepada kedua anak yatim piatu itu. Pesta perkawinannya pun berlangsung berhari-hari, dan tak henti-hentinya harta benda diusung naik ke istana dari perahu-perahu Batara Lattuq yang jumlahnya tak terhitung. Sesudah pesta Batara Lattuq berlangsung, saudara Wé Datu Sengngeng, Wé Adiluwuq menikah pula dengan I La Jiriu, sepupu Batara Lattuq yang turun bersamanya dari Boting Langiq.
Tak berapa lama sesudah pesta berlangsung, sang putri pun diboyong kembali ke Tanah Luwuq tempat orang tuanya bertahta dan berkuasa.
Sepuluh bulan setelah pasangan ini bermukim di Luwuq, pada suatu malam Wé Datu Sengngeng bermimpi mengarungi laut dan menyaksikan sebuah keranjang emas yang tergantung pada bianglala, berisi sebuah telur, langsung turun di hadapannya. Wé Datu Sengngeng lalu duduk di atas keranjang tersebut, telur tersebut pecah, keluarlah dua ekor anak ayam, jantan dan betina. Yang betina naik ke Dunia Atas di istana Boting Langiq, sedang yang jantan terbang ke berbagai negeri jauh. Keesokan paginya ketika terbangun, Wé Datu Sengngeng kaget dan bingung, dan menurut mertuanya, Wé Nyiliq Timoq, mimpi tersebut merupakan isyarat bahwa ia akan melahirkan dinru laweng, anak kembar emas, yaitu seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Putranya akan mengunjungi negeri-negeri jauh, sedangkan putrinya akan naik ke Boting Langiq.
Sementara Wé Adiluwuq (saudara Wé Datu Sengngeng) dan I La Jiriu juga dikaruniai anak kembar emas, yaitu Pallawa Gauq dan Wé Tenrirawé.
Tags: obor indonesia, sastra
La Galigo menurut Naskah NBG 188 Jilid 2
| Berat | 700 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.949 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Retno Winarni Tebal : viii + 116 hlm Ukuran : 15,8 x 23 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Memperkenalkan karya sastra sejak usia dini kepada anak merupakan hal positif yang perlu dilakukan. Selain bermanfaat dalam dunia pendidikan si anak, karya sastra juga dapat menjadi hiburan yang menarik bagi anak-anak. Kurangnya buku… selengkapnya
Rp 38.080 Rp 44.800Esai-esai ini dihadirkan karena perlu dan penting, bahwa wacana klasik sudah sepantasnya di-masyarakat-kan, agar polemik tentang kepengarangan tidak hanya menjadi wacara akademik yang esoterik. Yang dibedah dalam buku ini adalah wilayah antara dua ekstrem dengan berbagai nuansanya, yaitu antara pengarang sebagai jenius dan sosok agung di satu pihak, dan pengarang yang harus mundur dari pentas,… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Jika diamati dari berbagai sudut pandang, kritik sastra tidak hanya terdiri dari satu bentuk atau jenis saja, melainkan ada berbagai macam. Buku ini mencoba memberikan penjelasan mengenai kritik sastra yang berupa pokok-pokok teori kritik sastra dan penerapannya. Kedudukan kritik sastra di antara studi sastra yang lain juga turut dipaparkan, antara lain mengenai pengaruh kritik sastra… selengkapnya
Rp 74.800 Rp 88.000Penulis : Nyoman Kutha Ratna Tebal : xii + 497 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Buku ini diberi judul Postkolonialisme Indonesia: Relevansi Sastra dengan pertimbangan bahwa: pertama, semua pembicaraan yang berkaitan dengan teori postkolonialisme mengacu pada implikasi kolonialisme Indonesia. Kedua, objeknya didominasi oleh masalah-masalah yang berkaitan dengan… selengkapnya
Rp 61.200 Rp 72.000Penulis : Saifur Rohman Tebal : 254 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sastra Indonesia menjadi khas karena perbedaan latar belakang penulis dan alamnya masing-masing tentu menghasilkan penafsiran yang beragam, dan pembacaan sastra itulah yang melahirkan kritik sastra. Kritik sastra Indonesia pada zaman sekarang barangkali dapat dikatakan sebagai suatu… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Shin Young Duk Tebal : 284 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Seiring dengan meningkatnya minat terhadap bahasa dan budaya Korea, semakin banyak pula masyarakat yang tertarik belajar tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan Korea, salah satunya tentang sastra Korea. Buku ini ditulis oleh profesor dan… selengkapnya
Rp 64.000 Rp 80.000Penulis : Pujiharto Tebal : 130 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Buku ini merupakan panduan teoretis untuk membaca dan memahami karya fiksi. Penulis membicarakan berbagai macam asumsi yang mendasari penciptaan karya fiksi. Bertolak dari itu, dikemukakan berbagai elemen yang membangun karya fiksi dan kriteria-kriteria dalam menilainya. Buku ini terdiri… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : I Nyoman Yasa Tebal : viii + 140 hlm Ukuran : 21 x 26 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Paradigma masyarakat tentang sastra sudah berubah. Cara pandang sastra hanya memuat khayalan pengarang saja sudah berubah pada cara pandang bahwa karya sastra mengungkap fakta kehidupan yang menelisik… selengkapnya
Rp 61.030 Rp 71.800Penulis : Suminto A. Sayuti Tebal : 232 hlm Ukuran : cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Sejak terbit pertama kali tahun 2000, buku Berkenalan dengan Prosa Fiksi menjadi salah satu buku pilihan di banyak kalangan para pemula, mahasiswa, dan praktisi yang hendak memasuki dunia teori kritik sastra. Banyak buku pengantar apresiasi sastra yang hanya mengedepankan sisi… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Ahyar Anwar Tebal : 332 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dalam ilmu sastra, buku ini dapat membantu menjelaskan struktur teori sastra yang menempatkan sastra sebagai sebuah gejala sosial. Dalam ilmu sosial, buku ini, diharapkan dapat memberikan inspirasi material dalam penelitian dan kajian- kajian sastra secara sosiologis…. selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.