Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Sosial Politik » Sosial » Cinema Therapy: Terapi Berbasis Media Nonton Film Sedih Bisa Bikin Senang
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Cinema Therapy: Terapi Berbasis Media Nonton Film Sedih Bisa Bikin Senang

Rp 105.400 Rp 124.000
Hemat Rp 18.600
ISBN978-634-01-0636-7
Stok Tersedia
Kategori Sosial
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Cinema Therapy: Terapi Berbasis Media Nonton Film Sedih Bisa Bikin Senang

Penulis     : Budi Sumarno

Tebal         : xiv + 136 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : Deepublish

Deskripsi :

Di era digital yang serba cepat, film telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Lebih dari sekadar hiburan, tayangan visual ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan karakter dan pandangan hidup seseorang. Baik anak-anak, remaja, maupun dewasa, semua terpengaruh oleh pesan-pesan yang disampaikan melalui film. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjadi penonton yang cerdas, mampu memilih tontonan yang sesuai dan bermanfaat. Salah satu pemanfaatan film yang menarik adalah melalui terapi sinema. Konsep ini menggunakan film sebagai alat untuk merenung, menyembuhkan luka batin, dan mengembangkan potensi diri.
Dipopulerkan oleh Dr. Gary Solomon, terapi sinema telah membuktikan efektivitasnya dalam mengatasi berbagai masalah psikologis. Dengan menonton film, individu diajak untuk merefleksikan diri, memahami karakter, dan menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Di Indonesia, terapi sinema mulai populer pada dekade terakhir. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan mental, terutama di kalangan generasi muda yang hidup di tengah gempuran informasi dan tuntutan sosial. Terapi sinema, sebagai salah satu bentuk terapi ekspresif, menawarkan pendekatan yang unik dan kreatif dalam mengatasi berbagai tantangan hidup.

Tags: ,

Cinema Therapy: Terapi Berbasis Media Nonton Film Sedih Bisa Bikin Senang

Berat 150 gram
Kondisi Baru
Dilihat 7 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: