● online
- Teori Cinta Al-Ghazali....
- Antropologi Kesehatan....
- The Masked Lecturer; Sastra Anugerah Austin Bessie....
- Dongeng Bahagia dari Sebelah Telinga....
- Gizi Seimbang dalam Kesehatan Reproduksi....
- Diabetes Masih Bisa Dikalahkan, 5 Rahasia Mengalah....
- Desain Parametrik....
- Seni Artifisial: Model Seni Rupa Urban....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Relasi Agama dan Teori Sosial; Buku Pokok Para Akademisi Sosial
Rp 100.000 Rp 85.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Relasi Agama dan Teori Sosial; Buku Pokok Para Akademisi Sosial
Penulis : Bryan S. Turner
Tebal : 438 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ircisod
Deskripsi :
Hingga hari ini, wacana seputar relasi agama dan teori sosial masih menjadi penggalan pendek dari sejarah panjang peradaban manusia. Sejumlah pernak-pernik dari grand wacana hubungan panjang dan tak pernah berujung antara agama dan perubahan sosial ini dapat kita lihat secara jelas, misalnya dengan adanya fundamentalisme agama, konflik antaragama, dan lain sebagainya.
Lantas, di manakah letak agama dalam perubahan sosial semacam itu?
Dalam perspektif sosiologis, agama dipahami sebagai fenomena dan fakta sosial yang dialami oleh banyak orang. Dengan kata lain, sosiologi coba mendekati agama dari sisi praksis dan wilayah sosialnya. Sebab, ilmu ini tidak akan bisa berkata apa-apa tentang relevansi agama dalam kehidupan manusia jika sekadar melihat agama sebagai sistem (dogma dan moral), tanpa menelisik lebih dalam lagi hingga menjangkau bukti-bukti empiris dari sistem itu. Singkatnya, sosiologi hendak mencari atau menyoroti dimensi sosiologis dari bukti-bukti empiris atau fenomena agama.
Weber, sebagaimana beberapa sosiolog lainnya, pun mengakui bahwa agama sebagai pengalaman transenden merupakan nyawa bagi perilaku manusia, yang meniscayakan serpihan-serpihan aksiologis. Oleh karena itu, dalam buku yang garang membelejeti kerangka filosofis Nietzsche, Hume, Buber, Borges, Freud, hingga Foucault ini, Bryan S. Turner menegaskan satu mainstream bahwa agama sebagai karya Tuhan akan senantiasa dibedah dan disimbiosiskan dengan beragam teori sosial sebagai karya manusia. Inilah letak pentingnya buku besar sosiologi ini.
Relasi Agama dan Teori Sosial; Buku Pokok Para Akademisi Sosial
| Berat | 450 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 225 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Zainuddin Tebal : 240 hlm Ukuran : 15,8 x 21 cm Penerbit : Manggu Kiai merupakan sosok sentral dan aktor utama perubahan di masyarakat, serta menjadi sosok yang menjadi panutan dan diikuti semua fatwa dan tindak-tanduknya. Praktik politik kiai merupakan realitas sosial dan historis sejak terbukanya kran demokrasi sejak era reformasi. Buku Jejak… selengkapnya
Rp 64.175 Rp 75.500Penulis : Larry Stout Tebal : xvi + 272 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Andi Deskripsi :
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Cahyo Pamungkas (Ed.) Tebal : xiv + 182 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pada proses-proses pembangunan perdamaian di Indonesia, terutama melalui kerukunan dan kondisi sosial antar kelompok-kelompok aliran keagamaan. Menguatnya semangat untuk melaksanakan ritual-ritual agama dan meningkatnya penggunaan simbol-simbol… selengkapnya
Rp 56.000 Rp 70.000Saya belajar untuk bertanya, mengapa manusia dibeda-bedakan karena gendernya? Mengapa manusia masih harus menderita padahal sudah ada negara? Feminisme memberikan jalan untuk pertanyaan yang kita pikir tidak ada jawabannya.
Rp 66.300 Rp 78.000Tidak pernah aku duga sebelumnya, ajakan “silaturahim” ke akun media sosial tentara IDF menjadi sebuah gerakan masif yang diikuti segenap netizen Indonesia. Gerakan untuk sekadar melampiaskan protes secara digital ini kemudian secara organik dinamai oleh netizen sendiri dengan unik, #JulidFiSabilillah. Nama ini benar-benar muncul secara natural dan menjadi sebuah pengembangan dari kata Jihad Fi Sabilillah… selengkapnya
Rp 70.550 Rp 83.000Yerusalem: Kota Suci, Kota Api merupakan catatan perjalanan Arif Maftuhin selama berada di Yerusalem, Israel untuk studi post-doctoralnya. Tidak seperti banyak orang yang kagetan dengan hal berbau Israel, Arif mencoba untuk menyelami diri dengan berbagai hal tentang Israel, mulai dari belajar bahasa Ibrani yang menjadi bahasa utama di negara ini, hingga ikut dengan berbagai ritual… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Rianto Adi Tebal : x + 256 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku tentang metode penelitian sudah banyak ditulis dan diterbitkan. tetapi mengapa buku metodologi penelitian yang ini masih juga diterbitkan? Seorang teman dosen yang mengajar mata kuliah metodologi penelitian, dan menggunakan bahan ini (sewaktu… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Medsos, harus diakui, memang mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup warganet. Akan tetapi medsos juga berdampak buruk. Warganet kecanduan Google, Whatsapp, online-shop, Face Book, Instagram, X, Youtube dan Tiktok. Mereka gampang dirundung masalah kesehatan mental. Narsis. Hanya berfokus pada diri sendiri. Kurang terlatih kecakapan sosialnya. Kurang prigel berempati pada orang lain. Mudah stres. Warganet kesulitan membedakan… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Khudori Tebal : xx + 248 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Bulog dan beras ibarat dua sisi dari sekeping mata uang. Keduanya seolah sejoli yang tak terpisahkan. Sejak berdiri pada 1967 sampai saat ini Bulog tak pernah lepas dari tetek bengek urusan beras. Akan tetapi,… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Penulis : Stefanus Rahoyo Tebal : xvi + 184 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi: “ORANG TIONGHOA adalah orang yang berhasil secara materi”, begitulah stereotipe yang berkembang di tengah masyarakat. Stereotipe ini bahkan telah ikut memperkuat identitas tipe ideal (ideal type) etnis Tionghoa. Sekalipun demikian, stereotipe tersebut tidak bisa… selengkapnya
Rp 49.600 Rp 62.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.