Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Representasi Ukhuwah dalam Karya Sastra Santri
- Falsifikasi Kebijakan Fiskal di Indonesia Perspekt
- Austronesia dan Melanesia di Nusantara
- Manajemen Pasien Simulasi di Pendidikan Kedokteran
- Dinamika Pelestarian Cagar Budaya
- Ilmu dan Makrifat
- Gizi Seimbang dalam Kesehatan Reproduksi
- Kisah 1001 Malam Jilid 4
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Menolak Mazhab Wahabi
Rp 50.575 Rp 59.500| ISBN | 978-623-7327-33-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Agama |
Penulis : Sayid Ahmad bin Zaini Dahlan
Tebal : 236 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : Turos Pustaka
Menolak Mazhab Wahabi
Penulis buku ini, Sayid Ahmad bin Zaini Dahlan (1816-1886 M), adalah ulama alim yang namanya tak asing bagi umat Islam dunia, termasuk di Indonesia. Sosoknya terkenal dan terpandang, karena sebagian besar sanad keilmuan ulama-ulama kita tersambung langsung ke beliau. Mereka yang pernah menimba ilmu dan menjadi murid beliau, antara lain: Imam Nawawi al-Bantani, K.H. Saleh Darat (Guru dari K.H. Hasyim Asya’ari, K.H. Achmad Dahlan, dll.), Syeikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi, Sayyid Utsman Betawi, Syeikh Abdul Hamid Kudus, Kyai Muhammad Khalil al-Maduri, Tuan Kisa’i al-Minangkabawi (kakeknya Buya Hamka), dan lain-lain.
Lahir di Makkah 1816 M, beliau adalah keturunan langsung Nabi Muhammad dari jalur Sayyidina Hasan bin Ali RA. Beliau juga imam sekaligus mufti terakhir kota Mekkah dan Madinah pada zaman Kesultanan Turki Ustmani.
Buku ini merupakan respons ilmiah beliau yang melawan gerakan Wahabi pada awal-awal kemunculannya. Sebuah risalah klasik yang secara komprehensif memaparkan ajaran Ahlus Sunnah wal Jammah sekaligus membantah pandangan-pandangan keliru kaum Wahabi terkait persoalan-persoalan yang selama ini dipakai untuk menyerang umat Islam lainnya. Mulai dari tema istighatsah, tawasul, tabaruk, maulid Nabi, ziarah makam Nabi, syafaat, persoalan takfir (pengkafiran sesama muslim) dan persoalan-persoalan lainnya.
Bisa dikatakan, buku ini merupakan sumbangsih yang sangat berharga dari Sayid Ahmad bin Zaini Dahlan, selain tentu saja buku-buku beliau lainnya, yang bisa menjadi rujukan terlengkap umat Islam dalam mendiskusikan kontroversi pemikiran gerakan Wahabi dalam bingkai akademik dan suasana damai yang bisa saling menghargai. Selamat membaca!
Siapa Penulis Buku ini?
- Syekh Ahmad bin Zaini Dahlan
- Keturunan Syekh Abdul Qadir al-Jailani
- Mufti Mazhab Syafi’i dan Syaikh al-Haram (Ulama tertinggi di Masjidil Haram)
- Menguasai empat mazhab secara sempurna
- Guru: Zaini Dahlan, Syekh Utsman bin Hasan ad-Dimyathi al-Azhari, Syekh Muhammad bin Husain al-habasyi (mufti Mekkah), Habib Umar bin Abdullah al-Jufri
- Murid: Syekh Nawawi al-bantani, Kiai Muhammad bin Abdullah as-Suhaimi, Kiai Muhammad Saleh Darat, Sayyid utsman bin Yahya al-Batawi
Buku ini menjelaskan mengenai:
- Ziarah makam nabi
- Tawasul
- Istighatsah
- Peringatan Maulid Nabi dan Pengagungan
- Benda-benda di Seputar Ka’bah
- Menghadap ke Makam Rasul ketika Berdoa
- Syafaat
- Penjelasan mengenai karya-karya Ibnu Arabi
- Matan Kitab Syajarah al-Kawn (teks asli Bahasa Arab)
Kelebihan Buku:
- Diterjemahkan secara profesional
- Membahas secara tuntas tentang Wahabisme
- Ditulis oleh ulama Islam tepercaya
Quotes:
- Dalam hadis sahih yang telah disepakati kebenarannya (muttataq ‘alaih), terdapat perintah untuk melakukan ziarah kubur. Dan tentu saja, kubur atau makan nabi kita Muhammad saw. lebih utama, lebih layak, lebih berhak, dan lebih mulia untuk diziarahi, bahkan tidak bisa dibandingkan dengan makam orang lain.
- Tawasul dengan perantara Nabi Muhammad saw. sebelum beliau diciptakan, atau ketika beliau masih hidup, atau setelah beliau meninggal, itu diperbolehkan. Dan dibolehkan pula bertarasul dengan orang-orang pilihan selain Nabi, sebagaimana dicontohkan oleh Umar ketika ber-istisqa dengan perantara Abbas.
- Barang siapa melecehkan derajat kemuliaan Rasulullah Saw., sejatinya dia telah berbuat maksiat atau bahakan kafir. Sebaliknya, barang siapa mengagungkan Rasulullah dengan berbagai bentuk pengagungan, seraya tidak menyifati beliau dengan salah satu sifat ketuhanan, maka dia telah melakukan kebenaran.
- Dalam kitab al-Musnad miliknya, Imam Abu Hanifah meriwayatkan dari Ibnu Umar ra., ia berkata, “Termasuk bagian dari sunah adalah menghadap ke arah makam Nabi yang mulia dan membelakangi kiblat.”
- Rasulullah menjawab, “Tidak. Sesungguhnya aku meminum air itu karena ingin mendapatkan keberkahan dari umat Islam dan dari apa yang disentuh oleh tangan-tangan mereka.” Jika Rasulullah saja mengatakan demikian, lantas bagaimana dengan orang lain menurut Anda.
DAFTAR ISI
- Mukadimah
- Biografi Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan
- Kelahiran dan Garis Keturunan
- Menuntut Ilmu
- Guru-Guru
- Murid-Murid
- Metode Pengajaran
- Karya-Karya
- Wafat
- Kilas Balik Kesesatan Wahabi
- Kebrutalan
- Ciri-Ciri
- Ziarah Makam Nabi
- Tawasul
- Istighatsah
- Peringatan Maulid Nabi dan Pengagungan Benda-Benda di Seputar Ka’bah
- Menghadap ke Makam Rasul Ketika Berdoa
- Syafaat
- Menyebut Nama Orang yang Sudah Mati Ketika Berdoa
- Mengafirkan Umat Islam
- Mencari Keberkahan dari Bekas Orang Saleh
- Kisah dan Hikmah
Glosarium
Tags: agama, wali pustaka
Menolak Mazhab Wahabi
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.213 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Syekh Abdul Qadir al-Jailani Tebal : 628 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Noktah Deskripsi : AL-FATHU AL-RABBANI Tulisan yang dimuat dalam buku ini menyajikan tema-tema sentral dan konsep-konsep spiritualitas Syekh Abd al-Qadir al-Jailani. Pertama, tentang makrifat Allah. Makrifat merupakan pokok dari segala kebaikan. Kedua, syariat sebagai jalan utama. Untuk… selengkapnya
Rp 136.000 Rp 160.000Belakangan kita seperti dibanjiri dengan kampanye “Islam Moderat” atau “Wasathiyah Islam”. Saking banyaknya, sampai-sampai tidak begitu jelas pokok gagasan dan arah tujuannya. Apa sebetulnya Islam jalan tengah tersebut? Apa urgensinya untuk kita pahami hari ini? Siapa aktor utama dan siapa lawannya? Mengapa harus moderat? Dalam bukunya ini, M. Kholid Syeirazi menyajikan alternatif wacana yang memperkaya … selengkapnya
Rp 127.415 Rp 149.900Penulis : Kuntowijoyo Tebal : xxx + 448 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi: Buku ini meruekam hampir semua tema penting pemikiran keislaman Kuntowijoyo, terutama mengenai realitas historis dan empiris Islam di Indonesia. Dengan mengkaji sejarah sosial umat, secara brilian Kuntowijoyo melihat adanya koherensi historis Islam di Indonesia sebagai… selengkapnya
Rp 112.000 Rp 140.000“Ilmu-ilmu yang merupakan cabang dari ulum al-Quran tidak terhitung banyaknya. Hal itu wajar, sebab orang berdasarkan kemampuannya dapat membahas al-Quran dari berbagai seginya.” Al-Quran Sejarah Pemeliharaan Al-Quran Asbab Al-Nuzul Nuzul Al-Quran I’jaz Al-Quran Menjaga Keorisinilan Al-Quran Nasikh Mansukh Ayat Al-Quran Surat Makkiyah dan Madaniyah Muhkam dan Mutasyabih Huruf Muqatha’ah dalam Fawatih Al-Suwar Munasabah Dalam Al-Quran… selengkapnya
Rp 123.250 Rp 145.000Penulis : Nurcholish Madjid (ed.) Tebal : xiv + 410 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : “Buku Khazanah Intelektual Islam, suntingan Prof Nurcholish Madjid, kini sudah menjadi klasik. Pertama kali diterbitkan pada 1984, karya ini tetap relevan untuk memahami intelektualisme Islam; tidak hanya di masa silam, tapi juga dewasa… selengkapnya
Rp 104.000 Rp 130.000Menentukan bentuk hubungan yang pas antara keduanya adalah merupakan separoh jalan untuk mengurangi ketegangan hubungan antara kedua corak pendekatan tersebut. Ketegangan bisa terjadi, jika masing-masing pendekatan saling menegasikan eksistensi dan menghilangkan nilai manfaat yang melekat pada pendekatan keilmuaan yang dimiliki oleh masing-masing tradisi keilmuaan.
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Nur Hidayat Tebal : 196 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Salah satu tujuan mempelajari Ilmu Akhlak Tasawuf, selain untuk mendekatkan diri pada Allah juga agar segala tingkah laku dan kehidupan kita selalu terkontrol oleh norma-norma Islam. Hubungan antara Akhlak dengan Tasawuf sangatlah erat, bisa dikatakan seperti… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Moh. Ali Aziz Tebal : vii + 205 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Imtiyaz Deskripsi : Mengapa al-Qur’an tetap dibukukan, padahal ditentang dan disebut bid’ah oleh Abu Bakar? Mengapa surat Al-‘Alaq yang turun pertama kali malah diletakkan di urutan ke 96? Benarkah ada ayat yang tidak berlaku lagi? Siapa… selengkapnya
Rp 48.000 Rp 60.000Penulis : Syekh Abdul Qadir al-Jailani Tebal : 276 hlm Ukuran : cm Penerbit : Noktah Deskripsi : Kitab yang berisi puluhan risalah dari Syekh Abdul Qadir al-Jailani ini merupakan karya beliau yang paling terkenal. Risalah yang terkandung dalam buku ini disampaikan dengan sangat singkat dan to the point melalui kata-kata yang indah. Risalahnya pendek,… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Imam an Nawawi Tebal : 500 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Kitab Riyadhush Shalihin merupakan kitab yang sangat fenomenal karangan ulama besar abad ke-7 Hijriah, Imam an-Nawawi ad-Dimasyqi (631–676 H). Bahkan, di antara sekian banyak karya beliau, kitab inilah yang paling terkenal dan tersebar hampir… selengkapnya
Rp 153.000 Rp 180.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.