● online
- Yogyakarta: Kota Pendidikan Minus HAM
- Farewell, My Lovely
- Dunia Maritim Pantai Barat Sumatra
- Produk Kreatif dan Kewirausahaan, Kompetensi Keahl
- Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan R
- Dangdutan: Kumpulan Tulisan Dangdut dan Praktiknya
- Filsafat Sejarah
- Pasar Modal, Bisnis dan Transformasi Ekonomi Masa
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Selamat Tinggal Mitos, Selamat Datang Realitas
Rp 60.000 Rp 80.000| ISBN | 978-623-7378-02-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Mereka yang hidup dalam mitos tak akan bisa menangani realitas. Realitas tidak terpecahkan dengan kebiasaan kita untuk menghindar dan melakukan abstraksi. Oleh karenanya, mari kita hentikan khufarat nasional ini. Kita harus tegar menghadapi realitas berupa keterpurukan ekonomi, disintegrasi bangsa, dan anarki hukum. Akar permasalahannya ternyata terletak dalam cara berpikir kita sebagai bangsa. Bangsa ini hanya dapat survive, bila kita sanggup meninggalkan cara berpikir berdasar mitos, menuju cara berpikir berdasarkan realitas. Seperti apakah hidup dalam mitos itu?
Selamat Tinggal Mitos, Selamat Datang Realitas
Penulis : Kuntowijoyo
Tebal : 318 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Ircisod
Deskripsi
Mereka yang hidup dalam mitos tak akan bisa menangani realitas. Realitas tidak terpecahkan dengan kebiasaan kita untuk menghindar dan melakukan abstraksi. Oleh karenanya, mari kita hentikan khufarat nasional ini. Kita harus tegar menghadapi realitas berupa keterpurukan ekonomi, disintegrasi bangsa, dan anarki hukum. Akar permasalahannya ternyata terletak dalam cara berpikir kita sebagai bangsa. Bangsa ini hanya dapat survive, bila kita sanggup meninggalkan cara berpikir berdasar mitos, menuju cara berpikir berdasarkan realitas. Seperti apakah hidup dalam mitos itu?
Selamat Tinggal Mitos, Selamat Datang Realitas
| Berat | 350 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.836 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Any Rufaedah Tebal : 150 hlm Ukuran : 13 X 20 cm Penerbit : LKiS Deskripsi : Sepanjang sejarah filsafat manusia, definisi manusia tidak pernah usai. Definisi manusia layaknya musafir, tak pernah berhenti pada satu pemikiran atau aliran pemahaman.Buku ini hadir sebagai upaya untuk memahami tatanan fundamental manusia menurut kacamata Sigmund Freud: tentang… selengkapnya
Rp 44.200 Rp 52.000Penulis : Friedrich Nietzsche Tebal : 497 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Diskripsi: Sabda Zarathustra merupakan uraian pena paling pribadi dari Nietzsche. Ia adalah sejarah pengalamannya yang paling individual, yakni sejarah persahabatan, angan-angan, kegembiraan dan dukanya yang paling kelam. Zarathustra adalah orang pertama yang melihat adanya roda… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Ilmu wifiq, pada dasarnya, adalah pengetahuan yang dapat diterapkan untuk memahami dan menguraikan makna di balik berbagai fenomena alam semesta. Dalam pembahasannya, ilmu ini juga berkutat erat dengan penggunaan huruf dan angka, sehingga ilmu ini juga kerap disebut sebagai penafsiran ulang tentang rahasia di balik huruf dan angka, misalnya, fungsi dan keistimewaan antara satu dengan… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penuli : Lesley Hazleton Tebal : 288 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Nyaris setengah dari orang Amerika enggan digolongkan ke dalam agama mana pun, dan hanya menggambarkan diri mereka sebagai “spiritual tetapi tidak religius”. Tapi kala ocehan-ocehan para pakar dan pengkhotbah memadati udara, siapa yang berbicara kepada jutaan… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Dalam dialog karya Schopenhauer ini, salah satu dari dua tokoh di dalamnya lebih mengedepankan pandangan konservatif dan populer tentang mengapa iman itu penting, memuliakan, dan dibutuhkan dalam masyarakat. Satu tokoh lainnya, yang tampaknya adalah diri Schopenhauer sendiri, menghabiskan waktunya untuk meragukan itu semua. Dalam salah satu argumennya dia berkata, “… pendidikan ada di tangan para… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Fenomenologi merupakan sebuah aliran filsafat dan sekaligus sebagai metode berpikir. Jadi yang dimaksud dengan metode fenomenologi ini adalah metode yang dipergunakan untuk menangkap fenomena yang tampak di depan mata. Ketika sebuah fenomena nampak, yang pertama-tama orang tersebut harus memusatkan perhatiannya terhadap fenomena itu, tanpa ada prasangka sama sekali. Kemudian orang tersebut harus melepaskan dulu teori-teori… selengkapnya
Rp 144.330 Rp 169.800Buku “Butir-butir Kebijaksanaan Sufi Nusantara” ini, seolah ingin menyerukan bukan saja keutuhan beragama, melainkan juga membantu kita mengutuhkan pemahaman keagamaan Islam yang akan mampu mengantarkan kita kepada pendakian jenjang menuju “hakikat” kehidupan secara lebih utuh juga. Belum lagi jika kita melihat bagaimana, Fahruddin Faiz, yang ceramahnya di acara Ngaji Filsafat ditulis/ditranskrip menjadi buku ini, ketika… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Frederick Copleston Tebal : 210 hlm Ukuran : Penerbit : Basabasi Deskripsi : HEGEL, idealis Jerman paling hebat dan salah satu filsuf barat yang paling terkemuka, lahir di Stuttgart pada 27 Agustus, 1770. Ayahnya merupakan seorang pegawai negeri. Di masa-masa sekolahnya di Stuttgart, si calon filsuf ini tidak membedakan dirinya dalam hal apa… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Hasan Hanafi dan Muhammad Abid Al Jabiri Tebal : 510 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : “…Sublimasi pemikiran pembebasan dalam diri Hassan Hanafi itu (membawa) kepada tataran baru dalam perjalanan pemikirannya. Ia tidak lagi berbicara tentang ideologi tertentu, melainkan tentang paradigma baru yang harus dimiliki Islam dalam… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Erich Fromm Tebal : xiv + 352 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Nama Karl Marx sering dikaitkan dengan atribut-atribut negatif, seperti ateis, kiri, pemberontak, totaliter, matrealisme dan lain lain. Marx dianggap percaya bahwa motif tertinggi psikologis manusia adalah keinginannya untuk bersenang-senang dan memperoleh keuntungan maksimal…. selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.