Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Hadis Nabi: Telaah Historis dan Metodologis....
- Masyarakat Ternate: Pergulatan Tradisi dan Moderni....
- Budaya dan Ragam Cerita Rakyat Manggarai Timur....
- Kamus Bergambar Inggris Indonesia: 1000++ Kosa Kat....
- Psikologi Kelompok dan Analisis Ego....
- Maskulin....
- Ortu Tegar, Anak Tangguh, Pola Asuh Mendidik dan M....
- Informatika, Ayo Belajar Informatika, Tingkat SD K....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Pelabuhan Ende dalam Perdagangan di Nusa Tenggara Pada Abad Ke-19
Rp 34.000 Rp 40.000| ISBN | 978-602-258-151-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Nuryahman
Tebal : 120 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Pelabuhan Ende dalam Perdagangan di Nusa Tenggara Pada Abad Ke-19
Buku karya Nuryahman ini dapat dilihat sebagai satu usaha yang penting dalam rangka mengungkapkan keberadaan pelabuhan tua di Indonesia. Tidak banyak dilakukan penelitian atau penulisan tentang hal semacam itu di Nusa Tenggara, menyebabkan buku kecil ini menarik. Dalam buku ini Nuryahman mengungkapkan peranan Pelabuhan Ende, yang terletak di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur dalam perdagangan di kepulauan selama abad ke-19. Abad ke-19 dilihat sebagai satu zaman, periode yang penting dalam mendukung Ende sebagai pelabuhan dagang yang ramai. Bersama Solor dan Sumba, Ende merupakan pelabuhan penting yang merupakan daerah rebutan antara Portugis dan Belanda, yang selanjutnya terhubung dengan jaringan dagang internasional di abad ke-19.
Abad ke-19 merupakan masa krusial bagi pelabuhan Ende. Kehadiran Portugis dan Belanda di kepulauan membawa Ende menjadi rebutan antarkekuatan asing tersebut. Belanda memenangkan persaingan untuk menguasai wilayah Nusa Tenggara. Setelah sebuah benteng (poshouder) dibangun di Ende (pertengahan abad ke-19), maka Ende berada di bawah kontrol pemerintahan asing (Belanda). Akhir abad ke-19 (1891) Ende masuk jalur pelayaran internasional KPM (De Koninkijke Paketvaart Maatschappij), sebuah perusahan pelayaran partikulir Belanda, membawa kontrol yang semakin ketat atas keadaan wilayah dan perdagangan di Ende.
Paparan Nuryahman dalam buku ini menunjukkan betapa kekuatan Kontrol pribumi yang besar sebelumnya, jatuh ke tangan kekuatan pengaruh luar dalam proses kolonisasi di Nusa Tenggara. Ende termasuk Nusa Tenggara secara keseluruhan jatuh ke tangan kontrol Kolonial Belanda di abad ke-19.
Demikian buku kecil ini menjadi menarik dan penting dibaca—meskipun dalam tingkat belum mendalam—dalam rangka memahami fenomena kesejarahan terkait dengan eksistensi pelabuhan-pelabuhan tua di Nusa Tenggara.
Prof. I Gde Parimartha, Fakultas Sastra Universitas Udayana
Tags: ende, nusa tenggara, nusa tenggara timur, ombak, pelabuhan ende
Pelabuhan Ende dalam Perdagangan di Nusa Tenggara Pada Abad Ke-19
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.587 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 327 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Suatu penulisan sejarah membutuhkan buku pegangan metodologi sejarah, bila penulis ingin mempertanggungjawabkan karyanya secara ilmiah. Hingga kini di Indonesia, kita belum memiliki buku pegangan metodologi sejarah yang ditulis asli dalam bahasa Indonesia…. selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Teungku Sayyid Deqy Tebal : 580 hlm Ukuran : 21 x 29 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : KORPUS MAPUR adalah buah dari kerja keras, ketekunan, dan pengorbanan yang luar biasa. Di belakangnya pasti bermukim cita-cita dan misi besar serta mulia yang hendak disampaikan kepada bangsa ini agar tidak… selengkapnya
Rp 212.500 Rp 250.000Penulis : Eric H. Clin Tebal : 392 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Setelah berabad-abad gemilang, dunia beradab Zaman Perunggu berakhir secara tiba-tiba dan dahsyat. Kerajaan-kerajaan runtuh seperti domino hanya dalam beberapa dekade. Tak ada lagi bangsa Minos atau Mycenaean. Tak ada lagi bangsa Troya, Het, atau Babylonia…. selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Julius Siboro Tebal : 182 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Eropa sebagai salah satu Benua yang—sampai sekarang—mempunyai pengaruh yang amat besar pada perkembangan zaman dalam peradaban manusia. Eropa merupakan pionir imperialisme massal yang kemudian membawa mereka menuju kejayaan seperti sekarang ini. Sejak zaman imperialisme tua hingga neo-imperialisme… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Keberhasilan sebuah program, termasuk program pembelajaran, harus didukung oleh berbagai komponen baik input maupun proses, sehingga menghasilkan output vang diharapkan. Dalam pembelajaran sejarah, selama ini belum tersedia model yang dapat digunakan untuk mengevaluasi program pembelajaran secara komprehensif. Oleh karena itu, kehadiran buku Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah ini akan banyak membantu bagi para dosen sejarah, guru… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Peter Burke Tebal : xx + 326 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Teori sosial telah mengalami banyak perkembangan dalam beberapa dekade terakhir ini. Beberapa sosiolog dan antropolog, seperti para sejarawan, telah membuat “cultural turn”. Dengan demikian, kebudayaan menjadi lebih difokuskan. Bakhtin dan Gombrich, misalnya, mendiskusikannya secara… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000Penulis : Nadhira Z.P. Tebal : 104 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Perang Aceh dapat disebut sebagai mimpi buruk bagi Belanda selama menduduki Indonesia. Perlawanan rakyat Aceh terjadi selama kurang lebih 31 tahun. Dimulai dari tahun 1873 hingga 1904. Bahkan setelahnya masih ada perlawanan dari rakyat di… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Banyak orang mengatakan bahwa sejarah ditulis oleh para pemenang. Hal ini sama sekali tak mengejutkan alias wajar belaka. Tetapi, bagaimana jika sejarah—atau apa yang kita ketahui sebagai sejarah—ditulis oleh orang yang salah? Bagaimana jika semua yang telah kita ketahui hanyalah bagian dari cerita yang salah tersebut? Dalam buku kontroversial yang sangat tersohor ini, Jonathan Black… selengkapnya
Rp 114.750 Rp 135.000Penulis : Tim Penyusun Panitia Seminar Sejarah 1957 Tebal : 301 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Adanya seminar sejarah yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada yang dimulai pada tanggal 14 ini patut disambut dengan gembira, karena seminar ini adalah seminar yang kedua kalinya yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada,… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.