Beranda » Bahasa dan Sastra » Novel » Binatangisme

Binatangisme

DISKON 15% ISBN: 978-602-0809-31-1 Stok: Tersedia
Berat 150 gram
Kondisi Baru
Kategori Novel
Dilihat 1.082 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan

Binatangisme

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjangku
Rp 38.250 Rp 45.000
Hemat Rp 6.750
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Binatangisme
Rp 38.250 Rp 45.000
Tersedia / 978-602-0809-31-1
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Buku Binatangisme

Penulis     : George Orwell

Tebal         : xviii + 170 hlm

Ukuran     : 13 x 19 cm

Penerbit   : Gading Publishing

Deskripsi:

Animal Farm terbit pertama kali tahun 1945. Awalnya tak mendapatkan perhatian sama sekali karena dianggap sebagai cerita dongeng binatang saja. Belakangan barulah disadari bahwa karya ini merupakan sebuah kritik alegoris yang tajam pada kekuasaan otoriter. Animal Farm menjadi masyhur dan menempatkan pengarangnya, George Orwell — bersama karyanya yang lain, 1984–, ke barisan sastrawan besar Inggris dan bahkan dunia.

Animal Farm disalin ke Bahasa Indonesia pertama kali tahun 1963 oleh Joesoef Sou’yb, seorang penulis prolifik asal Medan saat itu. Salinan itu diterbitkan oleh “Seminar”, sebuah badan penerbit di Medan dengan judul Kisah Pertanian Hewan.

Pada tahun 1983, jadi duapuluh tahun kemudian, Mahbub Djunaidi, kolomnis terkemuka era itu, menerjemahkan lagi Animal Farm. Terjemahan itu ia kasih judul Binatangisme dan diterbitkan oleh penerbit “Iqra”, Bandung. Situasi pengap Orde Baru sepertinya yang melecut Mahbub untuk menerjemahkan dan menerbitkan ulang karya tersebut.

Setelah reformasi, menariknya Animal Farm kembali diterjemahkan dan disiarkan oleh setidaknya tiga penerbit. Dua di Yogyakarta dan satu dari Jakarta. Berbeda dengan dua terjemahan terdahulu, ketiga terjemahan belakangan ini menggunakan judul bahasa Inggris “Animal Farm”. Jelas

tidak mudah memang menerjemahkan judul Animal Farm ke dalam Bahasa Indonesia. Karena itu pakai judul Inggris jadi lebih ‘aman’. Judul harfiah yang diberikan oleh Joesoef Sou’yb Kisah Pertanian Hewan jelas tidak keliru, tapi gemanya jadi terasa lucu dan menggelikan. Terjemahan Mahbub Djunaidi menjadi Binatangisme, menurut kami, adalah sebuah ide yang cerdas dan mengena.

Kami menerbitkan ulang versi terjemahan Mahbub ini. Pertama, karena karya ini masih saja memikat dan tetap relevan dengan situasi kini. Seperti diungkapkan di akhir cerita, kekuasaan membuat manusia buta-tuli dan pada tingkat yang telah akut tak bisa lagi dibedakan dengan hewan babi. Kedua, untuk mengenang lagi Mahbub Djunaidi, seorang esais yang menulis dengan gaya parodi, kritis, humoris, sinis, tajam, yang sulit dicari tandingannya hingga kini.

Mahbub bukanlah penerjemah yang patuh pada bahasa sumber. Penerjemah yang patuh biasanya sangat setia pada makna asli, namun resikonya, terjemahannya sangat harfiah dan kaku. Berbeda dengan itu, Mahbub lebih masuk pada pemaknaan daripada kesetiaan harfiah. Karena itu terjemahannya sangat mengalir, lincah, lancar, kontekstual dan pembaca seolah disuguhkan karya berbahasa Indonesia asli

Binatangisme bukanlah terjemahan terbaik, apalagi yang paling benar, atas Animal Farm, tapi kami rasa gaya parodi Mahbub mungkin paling cocok dengan gaya dan semangat yang hendak disampaikan karya ini. Kami membiarkan gaya berbahasa Mahbub ini apa adanya sebagai suatu gaya ungkap personal maupun sebagai

representasi penulis di zamannya. Bagi generasi sekarang mungkin susunan kalimatnya sebagian terasa usang. Selain itu, beberapa diksinya mungkin juga ‘keliru’ dilihat dari kacamata ‘berbahasa Indonesia yang baik dan benar’ sekarang ini.

Tapi sekali lagi kami sengaja menyuguhkannya demikian dan apa adanya ke hadirat pembaca. Selamat membaca!

 

Tags: ,

Buku Terkait
Diskusi Produk (0)

Silakan tulis komentar Anda

Alamat:

Jl. Kasongan (Agen Wahana Timur Balai Desa Bangunjiwo) Gendeng RT 15, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY 55184

Kurir

Pembayaran

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja