Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS
● online
CS
● online
Halo, perkenalkan saya CS
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon mulai 10%;
  • Buku dijamin ASLI;
  • Tidak Menjual buku bajakan;
  • Pengiriman ke seluruh Indonesia;
  • Pengiriman ke luar negeri sila WA kami;
  • Pembayaran: Transfer (BCA, Mandiri, BRI, BNI), Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay)
Beranda » Bahasa dan Sastra » Novel » Dasamuka
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Dasamuka

Rp 76.500 Rp 90.000
Hemat Rp 13.500
Kode978-602-258-432-2
Stok Tersedia
Kategori Novel

Novel ini berlatar di Yogyakarta pada masa awal penjajahan Inggris. Tokoh utama dalam novel ini bernama Willem Kappers, orang berkebangsaan Skotlandia yang mendarat di Indonesia karena sebuah misi: meneliti tentang bronjong atas saran John Casper Leyden. Ia mendarat bukan semata-mata karena itu, tapi lebih dimotivasi karena patah hati oleh keputusan Ailsa (tunangannya) yang memilih ayah Willem (Jeremias Kappers).

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Dasamuka

Penulis      : Junaedi Setiyono

Tebal          : 291 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : Ombak

Deskripsi :

Novel ini berlatar di Yogyakarta pada masa awal penjajahan Inggris. Tokoh utama dalam novel ini bernama Willem Kappers, orang berkebangsaan Skotlandia yang mendarat di Indonesia karena sebuah misi: meneliti tentang bronjong atas saran John Casper Leyden. Ia mendarat bukan semata-mata karena itu, tapi lebih dimotivasi karena patah hati oleh keputusan Ailsa (tunangannya) yang memilih ayah Willem (Jeremias Kappers).

Di Jawa, awalnya ia tinggal bersama pamannya, Harvey Thompson. Harvey memiliki anak perempuan bernama Ailsa, yang mendedikasikan waktunya di kebun Buitenzorg (sekarang berubah nama menjadi Bogor) di bawah naungan Jenderal Raffles. Selanjutnya, atas bantuan Residen John Crawfurd, ia bisa mendapatkan tempat tinggal di kawasan keresidenan.

Kunci awal memahami budaya suatu tempat adalah dengan memahami bahasanya. Begitu juga Willem. Ia dibantu oleh Den Wahyana, tentu atas rekomendasi Crawfurd. Penelitiannya tentang bronjong telah usai. Namun, cerita tidak sampai di situ. Karena Den Wahyana, ia terlibat dengan beberapa peristiwa penting di Yogyakarta. Pertama, ia menjadi detektif gadungan untuk membuktikan bahwa Pieter (bekas serdadu Belanda) ikut dalam kelompok yang menyerang Raden Rangga karena pemberontakan yang diluncurkannya. Kedua, ia menjadi penyelamat Semi (seorang absi keraton yang merupakan sepupu Ki Sena, bibinya Dasamuka) ketika kelompok tentara Inggris hendak memperkosanya. Ketiga, ia (dengan bantuan Dasamuka) menyelamatkan Kiai Kasan (agamawan yang merupakan bapak mertua Semi) dari hukuman bronjong yang dijatuhkan oleh Raden Mas Suryanata (bangsawan Jawa) karena dianggap membantu proses pelarian Raden Rangga, padahal hanya karena merestui pernikahan Ngusman (anak Kiai Kasan) dengan Semi. Keempat, ia ikut dalam usaha melarikan “kembang” Sultan Hamengkubuwana IV (nama aslinya Sultan Jarot), Rara Ireng, yang merupakan istri sah dari Dasamuka (Danar nama aslinya). Kelima, ia menjadi salah satu saksi dari perencanaan Danar untuk membunuh Sultan Jarot karena atas kebijakan Raden Ayu Kencana (permaisuri Sultan HB II), mengejar proses pelarian itu yang dalam perjalanannya, membuat Rara Ireng meninggal. Keenam, ia menyaksikan dilantiknya seorang balita berusia 3 tahun untuk menjadi raja Jawa.

Selain peristiwa-peristiwa penting tersebut, tentu ada peristiwa lain yang menyangkut masalah pribadi tokoh utama ini. Misalnya, rasa ketertarikan Willem kepada Semi (seorang gadis Jawa yang keanggunannya mampu menghilangkan bayangan Ailsa, atau ketika ia merasa tersiksa saat Branjang (abdi dari Pangeran Diponegara II) bercerita tentang kisah pewayangan dengan tokoh utama Dasamuka. Saat itu, ia merasa tertohok sebab ia menjadi teringat hubungan Ailsa dengan ayahnya.

Di akhir cerita, Willem, Daisy dan Harvey harus kembali ke negara asalnya karena adanya larangan untuk menyewakan tanah perkebunan kepada bangsa asing. Harvey tidak tahu apa yang akan dilakukan tanpa perkebunan yang biasa disewanya, begitu juga dengan Daisy. Mengenai alasan Willem pulang ke negara asal, tentu bukan karena ingin kembali ke pelukan Ailsa. Ailsa telah meninggal setelah beberapa tahun menikah dengan Jeremias saat melahirkan anaknya. Hal yang membuat Willem pulang adalah ingin tetap bersama Daisy, orang yang ternyata menjadi tambatan akhir dari pelarian panjang yang melelahkan.

Tokoh-tokoh lain yang ada dalam novel Dasamuka adalah Kiai Bakir. Ia adalah pemimpin pondok setelah Kiai Kasan wafat. Juga ada anak Den Mas Suryanata yang bernama Guntur; paman Dasamuka yang berpihak kepada Keraton, Den Mas Mangli; Nyi Wersi, perempuan yang mengasuh gadis-gadis jelita di Keraton yang dipersiapkan untuk Sultan Jarot; Kang Bewok, orang bawah tanah yang segaris dengan Den Mas Suryanata sekaligus orang yang membantu memilihkan jalan saat Danar melarikan istrinya; Rara Ningsih, istri Ki Sena; Reja, anak tiri Ki Sena; Nyi Wuli, istri pertama Ki Sena yang merupakan ibu kandung Reja; juga orang-orang keraton yang namanya tidak asing bagi kita, seperti Pangeran Natadiningrat. Tokoh-tokoh ini bukanlah tokoh sentral dalam novel, namun sangat berperan dalam membangun alur cerita.

Tags: ,

Dasamuka

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 1.611 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Buku Terkait
Cloud Hosting Indonesia

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: