Beranda » Bahasa dan Sastra » Novel » Dasamuka

Dasamuka

DISKON 15% ISBN: 978-602-258-432-2 Stok: Tersedia
Berat 300 gram
Kondisi Baru
Kategori Novel
Dilihat 473 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan

Dasamuka

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjangku
Rp 76.500 Rp 90.000
Hemat Rp 13.500
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan yang lebih cepat! Pesan Langsung
Dasamuka
Rp 76.500 Rp 90.000
Tersedia / 978-602-258-432-2
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Produk Dasamuka

Penulis      : Junaedi Setiyono

Tebal          : 291 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : Ombak

Deskripsi :

Novel ini berlatar di Yogyakarta pada masa awal penjajahan Inggris. Tokoh utama dalam novel ini bernama Willem Kappers, orang berkebangsaan Skotlandia yang mendarat di Indonesia karena sebuah misi: meneliti tentang bronjong atas saran John Casper Leyden. Ia mendarat bukan semata-mata karena itu, tapi lebih dimotivasi karena patah hati oleh keputusan Ailsa (tunangannya) yang memilih ayah Willem (Jeremias Kappers).

Di Jawa, awalnya ia tinggal bersama pamannya, Harvey Thompson. Harvey memiliki anak perempuan bernama Ailsa, yang mendedikasikan waktunya di kebun Buitenzorg (sekarang berubah nama menjadi Bogor) di bawah naungan Jenderal Raffles. Selanjutnya, atas bantuan Residen John Crawfurd, ia bisa mendapatkan tempat tinggal di kawasan keresidenan.

Kunci awal memahami budaya suatu tempat adalah dengan memahami bahasanya. Begitu juga Willem. Ia dibantu oleh Den Wahyana, tentu atas rekomendasi Crawfurd. Penelitiannya tentang bronjong telah usai. Namun, cerita tidak sampai di situ. Karena Den Wahyana, ia terlibat dengan beberapa peristiwa penting di Yogyakarta. Pertama, ia menjadi detektif gadungan untuk membuktikan bahwa Pieter (bekas serdadu Belanda) ikut dalam kelompok yang menyerang Raden Rangga karena pemberontakan yang diluncurkannya. Kedua, ia menjadi penyelamat Semi (seorang absi keraton yang merupakan sepupu Ki Sena, bibinya Dasamuka) ketika kelompok tentara Inggris hendak memperkosanya. Ketiga, ia (dengan bantuan Dasamuka) menyelamatkan Kiai Kasan (agamawan yang merupakan bapak mertua Semi) dari hukuman bronjong yang dijatuhkan oleh Raden Mas Suryanata (bangsawan Jawa) karena dianggap membantu proses pelarian Raden Rangga, padahal hanya karena merestui pernikahan Ngusman (anak Kiai Kasan) dengan Semi. Keempat, ia ikut dalam usaha melarikan “kembang” Sultan Hamengkubuwana IV (nama aslinya Sultan Jarot), Rara Ireng, yang merupakan istri sah dari Dasamuka (Danar nama aslinya). Kelima, ia menjadi salah satu saksi dari perencanaan Danar untuk membunuh Sultan Jarot karena atas kebijakan Raden Ayu Kencana (permaisuri Sultan HB II), mengejar proses pelarian itu yang dalam perjalanannya, membuat Rara Ireng meninggal. Keenam, ia menyaksikan dilantiknya seorang balita berusia 3 tahun untuk menjadi raja Jawa.

Selain peristiwa-peristiwa penting tersebut, tentu ada peristiwa lain yang menyangkut masalah pribadi tokoh utama ini. Misalnya, rasa ketertarikan Willem kepada Semi (seorang gadis Jawa yang keanggunannya mampu menghilangkan bayangan Ailsa, atau ketika ia merasa tersiksa saat Branjang (abdi dari Pangeran Diponegara II) bercerita tentang kisah pewayangan dengan tokoh utama Dasamuka. Saat itu, ia merasa tertohok sebab ia menjadi teringat hubungan Ailsa dengan ayahnya.

Di akhir cerita, Willem, Daisy dan Harvey harus kembali ke negara asalnya karena adanya larangan untuk menyewakan tanah perkebunan kepada bangsa asing. Harvey tidak tahu apa yang akan dilakukan tanpa perkebunan yang biasa disewanya, begitu juga dengan Daisy. Mengenai alasan Willem pulang ke negara asal, tentu bukan karena ingin kembali ke pelukan Ailsa. Ailsa telah meninggal setelah beberapa tahun menikah dengan Jeremias saat melahirkan anaknya. Hal yang membuat Willem pulang adalah ingin tetap bersama Daisy, orang yang ternyata menjadi tambatan akhir dari pelarian panjang yang melelahkan.

Tokoh-tokoh lain yang ada dalam novel Dasamuka adalah Kiai Bakir. Ia adalah pemimpin pondok setelah Kiai Kasan wafat. Juga ada anak Den Mas Suryanata yang bernama Guntur; paman Dasamuka yang berpihak kepada Keraton, Den Mas Mangli; Nyi Wersi, perempuan yang mengasuh gadis-gadis jelita di Keraton yang dipersiapkan untuk Sultan Jarot; Kang Bewok, orang bawah tanah yang segaris dengan Den Mas Suryanata sekaligus orang yang membantu memilihkan jalan saat Danar melarikan istrinya; Rara Ningsih, istri Ki Sena; Reja, anak tiri Ki Sena; Nyi Wuli, istri pertama Ki Sena yang merupakan ibu kandung Reja; juga orang-orang keraton yang namanya tidak asing bagi kita, seperti Pangeran Natadiningrat. Tokoh-tokoh ini bukanlah tokoh sentral dalam novel, namun sangat berperan dalam membangun alur cerita.

Tags: ,

Produk Terkait
Diskusi Produk (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat:

Jl. Kasongan (Agen Wahana Timur Balai Desa Bangunjiwo) Gendeng RT 15, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY 55184

Kurir

Pembayaran

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja