● online
- Jejak De Greve dalam Kenangan Sawahlunto
- Problematika Krisis Spiritual Manusia Kontemporer
- Konsep Pembangunan Peradaban Manusia Masa Depan: D
- Burnout; Cara Menghadapi Lelah Berlebihan Sebab Pe
- Pengantar Ilmu Pendidikan
- Citra dan Peran Perempuan Adonara; Pendekatan Psyc
- The Great Shalahuddin al-Ayyubi dan Muhammad al-Fa
- Teori dan Algoritma Graph dengan Bahasa Java + cd
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Dasamuka
Novel ini berlatar di Yogyakarta pada masa awal penjajahan Inggris. Tokoh utama dalam novel ini bernama Willem Kappers, orang berkebangsaan Skotlandia yang mendarat di Indonesia karena sebuah misi: meneliti tentang bronjong atas saran John Casper Leyden. Ia mendarat bukan semata-mata karena itu, tapi lebih dimotivasi karena patah hati oleh keputusan Ailsa (tunangannya) yang memilih ayah Willem (Jeremias Kappers).
Di Jawa, awalnya ia tinggal bersama pamannya, Harvey Thompson. Harvey memiliki anak perempuan bernama Ailsa, yang mendedikasikan waktunya di kebun Buitenzorg (sekarang berubah nama menjadi Bogor) di bawah naungan Jenderal Raffles. Selanjutnya, atas bantuan Residen John Crawfurd, ia bisa mendapatkan tempat tinggal di kawasan keresidenan.
Kunci awal memahami budaya suatu tempat adalah dengan memahami bahasanya. Begitu juga Willem. Ia dibantu oleh Den Wahyana, tentu atas rekomendasi Crawfurd. Penelitiannya tentang bronjong telah usai. Namun, cerita tidak sampai di situ. Karena Den Wahyana, ia terlibat dengan beberapa peristiwa penting di Yogyakarta. Pertama, ia menjadi detektif gadungan untuk membuktikan bahwa Pieter (bekas serdadu Belanda) ikut dalam kelompok yang menyerang Raden Rangga karena pemberontakan yang diluncurkannya. Kedua, ia menjadi penyelamat Semi (seorang absi keraton yang merupakan sepupu Ki Sena, bibinya Dasamuka) ketika kelompok tentara Inggris hendak memperkosanya. Ketiga, ia (dengan bantuan Dasamuka) menyelamatkan Kiai Kasan (agamawan yang merupakan bapak mertua Semi) dari hukuman bronjong yang dijatuhkan oleh Raden Mas Suryanata (bangsawan Jawa) karena dianggap membantu proses pelarian Raden Rangga, padahal hanya karena merestui pernikahan Ngusman (anak Kiai Kasan) dengan Semi. Keempat, ia ikut dalam usaha melarikan “kembang” Sultan Hamengkubuwana IV (nama aslinya Sultan Jarot), Rara Ireng, yang merupakan istri sah dari Dasamuka (Danar nama aslinya). Kelima, ia menjadi salah satu saksi dari perencanaan Danar untuk membunuh Sultan Jarot karena atas kebijakan Raden Ayu Kencana (permaisuri Sultan HB II), mengejar proses pelarian itu yang dalam perjalanannya, membuat Rara Ireng meninggal. Keenam, ia menyaksikan dilantiknya seorang balita berusia 3 tahun untuk menjadi raja Jawa.
Selain peristiwa-peristiwa penting tersebut, tentu ada peristiwa lain yang menyangkut masalah pribadi tokoh utama ini. Misalnya, rasa ketertarikan Willem kepada Semi (seorang gadis Jawa yang keanggunannya mampu menghilangkan bayangan Ailsa, atau ketika ia merasa tersiksa saat Branjang (abdi dari Pangeran Diponegara II) bercerita tentang kisah pewayangan dengan tokoh utama Dasamuka. Saat itu, ia merasa tertohok sebab ia menjadi teringat hubungan Ailsa dengan ayahnya.
Di akhir cerita, Willem, Daisy dan Harvey harus kembali ke negara asalnya karena adanya larangan untuk menyewakan tanah perkebunan kepada bangsa asing. Harvey tidak tahu apa yang akan dilakukan tanpa perkebunan yang biasa disewanya, begitu juga dengan Daisy. Mengenai alasan Willem pulang ke negara asal, tentu bukan karena ingin kembali ke pelukan Ailsa. Ailsa telah meninggal setelah beberapa tahun menikah dengan Jeremias saat melahirkan anaknya. Hal yang membuat Willem pulang adalah ingin tetap bersama Daisy, orang yang ternyata menjadi tambatan akhir dari pelarian panjang yang melelahkan.
Tokoh-tokoh lain yang ada dalam novel Dasamuka adalah Kiai Bakir. Ia adalah pemimpin pondok setelah Kiai Kasan wafat. Juga ada anak Den Mas Suryanata yang bernama Guntur; paman Dasamuka yang berpihak kepada Keraton, Den Mas Mangli; Nyi Wersi, perempuan yang mengasuh gadis-gadis jelita di Keraton yang dipersiapkan untuk Sultan Jarot; Kang Bewok, orang bawah tanah yang segaris dengan Den Mas Suryanata sekaligus orang yang membantu memilihkan jalan saat Danar melarikan istrinya; Rara Ningsih, istri Ki Sena; Reja, anak tiri Ki Sena; Nyi Wuli, istri pertama Ki Sena yang merupakan ibu kandung Reja; juga orang-orang keraton yang namanya tidak asing bagi kita, seperti Pangeran Natadiningrat. Tokoh-tokoh ini bukanlah tokoh sentral dalam novel, namun sangat berperan dalam membangun alur cerita.
Tags: novel, penerbit ombak
Dasamuka
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 4.362 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
“… sehari kemarin hujan gerimis mengguyur Kurusetra, Uwa Prabu. Pagi hari ini kabut terlihat pekat menyelimut padang itu….” “… kabut…,” hanya kata-kata lirih yang keluar dari orang tua kurus itu. Wajahnya cekung. Matanya buta sejak lahir. Sang Destarastra. Bapak para Kurawa. “… kabut itu merah….” kata seorang kekar yang bicara kepada Destarastra. Bernama Raden… selengkapnya
Rp 119.000 Rp 140.000Penemuan tengkorak kepala manusia dan kopiah emas menyeret langkah Lesly dan Jeff menuju Indonesia. Dua artefak tersebut dibawa Profesor Thomas, ayah Lesly, ke Amerika setelah ia menemukannya pada ekspedisi penggalian tanah di sekitar Tambora, gunung suci di Pulau Sumbawa yang meledak tahun 1815 dan mengubur tiga kesultanan di sana. Ketika Lesly memasang kopiah emas pada… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Penulis : Woro Januarti Tebal : 188 hlm Ukuran : 13 x 18 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Novel ini bercerita tentang “Aku” yang mengagungkan Tanah Suci sebagai tempat suci. Oleh karena itu, “Aku” tidak berani menolak lamaran laki-laki yang baru ia kenal di sana. Ternyata, hati yang suci dan agung itu dinodai… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000“Akulah Rahwana, sang Asura! Selama ribuan tahun aku difitnah. Kematianku dirayakan di mana-mana dengan sukacita. Kenapa? Karena aku menantang bangsa Dewa demi kebahagiaan putriku, Sinta? Karena aku berjuang membebaskan rakyatku dari aturan kasta yang semena-mena? Engkau telah mendengar kemenangan Rama sang penakluk dalam Ramayana. Sekarang simaklah Rahwanayana, karena aku Rahwana!” “Akulah Bhadra, sang Asura! Aku… selengkapnya
Rp 99.200 Rp 124.000Rama berhenti melangkah. Wajahnya tetap panik kebingungan. Rama yang bisa mengendalikan diri bila menghadapi keadaan apa pun terkait dirinya ataupun urusan kerajaan negeri Ayodya atau kisut keadaan Pesanggrahan Dandaka sekalipun, ternyata tetap rapuh menghadapi kenyataan bahwa siang itu dia telah kehilangan istrinya. Rama mulai sadar bahwa dia terlalu melihat sepele perihal kebersamaannya dengan Sinta. Sorot… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Penulis : Naguib Mahfouz Tebal : 216 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Sebuah novel tentang pencarian kebahagiaan dan cinta sejati; mengatasi kepahitan akibat pengkhianatan cinta, dan merangkai awal yang baru. Berlatar Kairo setelah Perang Enam Hari tahun 1967, Cinta di Bawah Hujanmemperkenalkan kita pada bermacam-macam karakter yang,… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Ersta Andantino Tebal : 332 hlm Ukuran : 13,5 x 20 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Mbesok yen wis tekaning patikoe, donjo brono iki separo dibagi adil kanggo anak poetoekoe, separo kanggo anak poetoekoe sing ndoewe tondho toh poetih sing ono woeloene. Anak poetoekoe koewi sing biso ngresiki donjo brono iki lan… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Penulis : Tirsa Pratawa Tebal : vi + 234 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Andi Dia masih terlelap dalam tidur panjangnya yang lama!Dan kau sendiri tidak tahu akan sampai kapan. Dia adalah seseorang yang akan bersanding denganmu di pelaminan. Seseorang yang akan membuatmu bahagia seumur hidupmu. Namun,kebahagiaan itu sepertinya akan sirna… selengkapnya
Rp 52.700 Rp 62.000Penulis : Kurnia Gusti Sawiji Tebal : 268 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Buku Mojok Deskripsi : Nusa dan Langgam dihadapkan pada sebuah pilihan antara memegang prinsip dan komitmen dengan tetap memperjuangkan tanah kelahirannya, atau mengorbankannya. Impian, identitas, dan pilihan adalah ketiga kata yang berkelindan dalam sekelumit kisah yang berasal dari… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Cahaya, seorang anak perempuan dari Ternate, harus pindah bersama kedua orang tuanya ke pedalaman Jiwika, Papua Pegunungan. Di sekolah barunya, Cahaya berkenalan dengan Jessy yang tinggal di honai tua bersama mamanya yang terpasung karena mengalami gangguan jiwa. Cemas dan limbung menerkam punuk Cahaya ketika suatu hari ia melihat seorang lelaki asing berlari telanjang bulat keluar… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.