Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Psikologi » Empat Arketipe
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Empat Arketipe

Rp 55.250 Rp 65.000
Hemat Rp 9.750
ISBN978-623-737-886-0
Stok Tersedia
Kategori Psikologi
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Empat Arketipe

Penulis     : Carl G. Jung

Tebal         : 232 hlm

Ukuran     :

Penerbit   : Ircisod

Deskripsi :

Carl Gustav Jung meyakini bahwa ketidaksadaran tak hanya tempat persembunyian iblis-iblis, namun juga tempat berdirinya kerajaan malaikat-malaikat dan utusan-utusan rahmat, yang ia sebut sebagai “arketipe”, semacam simbol segala kekuatan batin yang mewujudkan kesatuan, kesehatan, keutuhan hidup, dan perkembangan kesadaran yang bermakna. Jung menemukan “arketipe” bukan dalam ketidaksadaran personal yang, menurut Freud, fungsinya hanyalah tempat menampung hal-hal yang direpresi dan dilupakan oleh individu, melainkan dalam ketidaksadaran kolektif yang, menurut Jung, berada di lapisan ketidaksadaran yang lebih dalam daripada ketidaksadaran personal, dan isinya adalah arketipe-arketipe.

Arketipe merujuk pada imago Dei (citra Tuhan) dalam diri manusia. Dan, “anehnya”, arketipe dapat ditransformasikan dari ketidaksadaran menjadi formula sadar, yaitu dalam bentuk-bentuk ajaran esoteris. Hal ini dapat kita lihat, misalnya, dalam ajaran-ajaran masyarakat tradisional. Ajaran-ajaran ini sesungguhnya adalah ekspresi yang khas untuk menyampaikan isi kolektif yang asalnya dari ketidaksadaran. Selain itu, ekspresi arketip lainnya adalah mite dan dongeng-dongeng kebijaksanaan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan demikian, istilah “arketipe” hanya diterapkan secara tak langsung pada “representasi kolektif”, karena istilah tersebut hanya menunjukkan isi-isi psikis yang belum tunduk pada elaborasi kesadaran, dan karenanya adalah datum langsung pengalaman psikis.

Tags: ,

Empat Arketipe

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 1.455 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: