● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Filsafat Komunikasi
Rp 63.750 Rp 75.000| ISBN | 978-623-6166-84-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Penulis : Mohammad Zamroni
Tebal : 288 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Ircisod
Filsafat Komunikasi
“Tidak mudah menjelaskan secara detail dimensi ontologi, epistemologi dan aksiologi ilmu komunikasi. Nyatanya, itu tidak berlaku bagi penulis buku ini. Uraiannya jelas, bahasanya pun lugas. Di sini kepiawaian penulis teruji baik. Selamat membaca….”
—Dr. Andy Dermawan, M.Ag., Dosen Filsafat Ilmu UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Ada sebuah “kegamangan” yang terus menghinggapi benak kita, ketika mempersoalkan kebenaran Ilmu Komunikasi sebagai suatu realitas pengetahuan yang selalu bergerak dan mengalir secara dinamis. Bahkan, keragu-raguan pun mengarah pada pertanyaan-pertanyaan mengenai ontologi, epistemologi dan aksiologi Ilmu Komunikasi itu sendiri. Pertanyaannya, mengapa masyarakat tertutup, total, serta irasional seperti sekarang ini dapat terjadi? Apa relasinya dengan filsafat ilmu dan apa guna filsafat ilmu untuk menguraikan hal ini? Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dalam ilmu-ilmu sosial, termasuk ilmu komunikasi? Benarkah terjadi krisis dalam ilmu komunikasi? Berbagai implikasi dalam mempersoalkan ilmu sebagai satu realitas baik secara ontologi, epistemologi, dan aksiologi menjadi bagian yang signifikan untuk menjawab beragam pertanyaan di atas hal ini.
Melalui tilikan kajian Filsafat Ilmu, kita dapat memulai upaya penstrukturan ke berbagai ranah ilmu komunikasi. Kita tahu bahwa filsafat ilmu adalah bagian filsafat yang mempertanyakan soal pengetahuan dan juga soal bagaimana kita dapat mengetahui sesuatu. Jadi, secara sederhana, dapat dikatakan bahwa buku ini hendak mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan filsafat ilmu mengenai ilmu komunikasi. Sementara itu, pertanyaan-pertanyaan dalam filsafat komunikasi itu adalah: “Apakah pengetahuan itu, atau apakah ilmu komunikasi itu?”; “Bagaimana kita dapat memperoleh pengetahuan, bagaimana kita tahu tentang sesuatu, atau bagaimana kita tahu bahwa sesuatu itu adalah komunikasi?”; dan “Apakah kebenaran itu, atau apakah kebenaran itu dalam ilmu komunikasi?”.
Buku ini mencoba menyajikan Filsafat Komunikasi secara lebih memadai ketimbang buku-buku sejenis yang telah ada. Sekaligus memberi jawaban atas krisis kebenaran pengetahuan Ilmu Komunikasi secara ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Dimulai dari pemahaman mengenai filsafat, ilmu, dan komunikasi yang dirunut dari dasar-dasar keilmuan (ontologi, epistemologi, dan aksiologi), sampai kepada penjelajahan mengenai penelitian sebagai basis ilmu komunikasi dan munculnya revolusi komunikasi yang melahirkan tanggung jawab moral, sosial, dan budaya bagi ilmuwan komunikasi dalam kaitan pembangunan.
Filsafat Komunikasi
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.186 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sepertinya, setiap zaman selalu melahirkan tokoh-tokohnya sendiri. Tidak terkecuali pada awal abad ke-20; sebuah masa transisi di mana pergerakan nasional tumbuh subur di tanah jajahan Hindia Belanda, yakni Indonesia. Era itu menandai kegelisahan sebuah “bangsa jajahan” untuk mencari identitas baru dalam haru-biru gejolak masa transisi yang pelik sekaligus menyakitkan. Salah satu tokoh terkenal pada masa… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Afthonul Afif Tebal : 304 hlm Ukuran : cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Prestasi terbesar yang pernah diciptakan oleh otak manusia bukanlah Piramida Agung di Giza, Borobudur, atau Jembatan Golden Gate, tetapi kemampuannya dalam membayangkan masa depan. Mengapa otak begitu keras kepala ketika diminta untuk tidak lagi membayangkan masa depan karena hal… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Selama ini, kita selalu menganggap bahwa al-Ghazali adalah salah satu musuh utama filsafat dan para filsuf. Kalaupun bukan musuh, kita akan kesulitan menyangkal posisinya sebagai pengkritik keras terhadap filsafat. Kesulitan itu dikarenakan memang al-Ghazali menulis banyak buku dan risalah yang mengkritik filsafat dan para filsuf. Sebuah buku bahkan ia karang khusus mengkritik filsafat, khususnya Tah?fut… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Abu Nasr al-Farabi (870-950)—yang dijuluki Guru Kedua setelah Aristoteles, dan mereka yang mengikuti dan mengembangkan ajaran pemikirannya—adalah salah satu capaian intelektual tertinggi di dalam seluruh rentang perkembangan pemikiran Islam Abad Pertengahan. Era itu, meminjam istilah Ibrahim Madkour, disebut sebagai “Era Farabisme”: dengan batasan waktu mulai dari lahirnya Al-Farabi pada 870 sampai meninggalnya Abu Hayyan al-Tawhidi… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Hasan Hanafi dan Muhammad Abid Al Jabiri Tebal : 510 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : “…Sublimasi pemikiran pembebasan dalam diri Hassan Hanafi itu (membawa) kepada tataran baru dalam perjalanan pemikirannya. Ia tidak lagi berbicara tentang ideologi tertentu, melainkan tentang paradigma baru yang harus dimiliki Islam dalam… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Buku kecil ini memuat tiga tulisan Noam Chomsky yang membahas tentang tiga hal yaitu: (1) Mencipta Ulang Sejarah; (2) Kebijakan Luar Negeri dan Kaum Cendekiawan; dan (3) Amerika Serikat dan Timor Timur. Ketiga tulisan ini, boleh dikatakan, adalah ajakan Chomsky secara khusus kepada rakyat Amerika agar bersikap kritis terhadap kebijakan-kebijakan luar negeri yang diambil oleh… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Umberto Eco Tebal : 216 hlm Ukuran : cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : “…Pada prinsipnya, disiplin (itu) belajar segala sesuatu yang dapat digunakan untuk berbohong. Jika sesuatu tidak bisa digunakan untuk berbohong, sebaliknya hal itu tidak dapat digunakan untuk mengatakan yang sebenarnya: tidak sebenarnya bisa digunakan ‘untuk memberitahu’ sama sekali.” Umberto Eco
Rp 57.800 Rp 68.000Penulis : Seyyed Hossein Nasr Tebal : 248 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Manusia mana pun niscaya selalu merindukan puncak keagungan yang menandai segala dimensi eksistensialnya, yakni hubungan harmonis antara Tuhan, manusia, dan alam (semesta). Itulah jalan ideal spiritualitas yang notabene merupakan ikon kebermaknaan hidup manusia di antara makhluk-makhluk Tuhan lainnya. Spiritualitas… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Buku kecil ini, Eksistensialisme dan Humanisme, merupakan materi kuliah yang disampaikan Sartre di Club Maintenant. Berisi penjelasan secara padat mengenai eksistensialisme: prinsip-prinsip dan ajaran-ajarannya. Di sini Sartre juga mengajukan pembelaan terhadap kritikan-kritikan yang ditujukan kepada aliran filsafat eksistensialisme, dan meluruskan kembali kesalahpahaman sebagian orang terhadap filsafat ini.
Rp 24.000 Rp 30.000Ada orang yang meyakini bahwa manusia adalah domba, namun ada pula yang meyakini bahwa manusia ialah serigala. Kedua keyakinan itu sama-sama beralasan. Pihak yang berpendapat bahwa manusia adalah domba hanya perlu menunjukkan fakta bahwa manusia mudah dipengaruhi untuk melakukan perintah, meskipun itu membahayakan dirinya sendiri. Sedangkan, pihak yang berpendapat bahwa manusia ialah serigala, manusia dalam… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.