Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Laporan Seminar Sejarah 14-18 Desember 1957 di Yog....
- Bioteknologi Pangan....
- Kinerja dan Profesionalisme Kepala Sekolah....
- Filsafat Peripatetik Islam Ibnu Sina....
- Selayang Pandang K.H. Abdul Wahab Hasbullah....
- Pemasaran Pariwisata Perspektif Motivasi Berwisata....
- Hormon Reproduksi Pria....
- Rencana Strategis Sistem Informasi dan Teknologi I....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Jihad: Sejarah Pergulatan Perang Suci Islam dan Barat
Rp 42.500 Rp 50.000| ISBN | 978-623-8108-69-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Penulis : Snouck Hurgronje
Tebal : 84 hlm
Ukuran : 13 x 20 cm
Penerbit : Ircisod
Jihad: Sejarah Pergulatan Perang Suci Islam dan Barat
Buku ini diterbitkan oleh C. Snouck Hurgronje pada tahun 1915. Ia menyelidiki latar belakang, sifat, serta penyelewengan makna jihad yang dideklarasikan oleh Ottoman (Turki Utsmani) dan mendapatkan dukungan penuh dari Jerman pada Perang Dunia I.
Ditulis dengan fokus pada kepentingan Belanda di wilayah jajahan Hindia Timur, Hurgronje menyajikan analisis bahwa upaya Jerman dalam memanipulasi dan mengeksploitasi sentimen keagamaan umat Islam di Timur Tengah dan Asia Selatan merupakan bagian dari strategi untuk mendapatkan pengaruh politik dan ekonomi di kawasan tersebut, bukan demi tegaknya agama Islam di atas permukaan bumi.
Oleh karena itulah, Hurgronje menandai deklarasi jihad Ottoman-Jerman ini sebagai jihad made in Germany, bukan jihad made in Islam yang, menurutnya, alih-alih meninggikan doktrin Islam mengenai perang suci, tetapi justru telah mencoreng makna jihad yang sebenarnya. Buku ini merupakan karya sangat penting di bidang studi Islam dan hubungan internasional karena menyoroti interaksi yang kompleks antara agama, politik, dan imperialisme pada awal abad ke-20.
Jihad: Sejarah Pergulatan Perang Suci Islam dan Barat
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 411 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Dede Kania Tebal : 420 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan prinsip-prinsip moral atau norma-norma atas gambaran standar tertentu dari perilaku manusia. Hak-hak tersebut merupakan hak mutlak yang melekat pada setiap individu yang harus mendapat perlindungan dari otoritas wilayah di mana manusia itu tinggal. Buku Hak Asasi Manusia dalam Realitas Global membahas konsep dasar hak… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Penulis : Khoirul Rosyadi dan Nor Hayati Sa’at (Editor) Tebal : xii + 386 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Permasalahan masyarakat nelayan di Malaysia dan Indonesia adalah unik dan khas. Keduanya mirip, tapi berbeda. Kemiskinan struktural, patronase, marginalisasi, sumberdaya manusia, ketidakadilan, hingga kesejahteraan adalah masalah masalah yang… selengkapnya
Rp 128.000 Rp 160.000Penulis : Jim Ife dan Frank Tesoriero Tebal : xxxii + 721 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Para praktisi masyarakat akan sangat terbantu, dengan membaca buku ini, untuk melakukan analisis kekuatan-kekuatan dalam masyarakat dan mengidentifikasi struktur-struktur yang melemahkan dan merugikan masyarakat, untuk kemudian menetapkan strategi (yang mencakup… selengkapnya
Rp 119.000 Rp 140.000Penulis : Sharyn Graham Davies Tebal : xiv + 422 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Indonesia, terutama, memiliki bermacam contoh gender. Relasi antarsesama jenis kelamin, transversti, dan perilaku lintas budaya, yang sudah lama diamati orang Indonesia dari berbagai kalangan. Berdasarkan penelitian-penelitian etnografis yang ekstensif, buku ini membahas… selengkapnya
Rp 128.000 Rp 160.000Penulis : Zuly Qodir Tebal : xii + 234 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Buku ini ditulis untuk keperluan menjelaskan realitas sebagai suatu yang mandiri dan objektif dalam perspektif sosiologi agama. Kasus-kasus yang dikemukakan merupakan kasus terkini-masih berlangsung bias akan terjadi lagi. Sebagian sudah mereda, sehingga kita… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Umberto Eco Tebal : 120 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Umberto Eco mendekati semiotika bukan sebagai semesta yang tersusun dari tanda-tanda, melainkan sebagai satu-kesatuan utuh yang tersusun dari fungsi-fungsi semiotik (sign-functions). Berbeda dengan tritunggal Peirce, ia telah mengembangkan teori semiotik yang non-referensial: Ekspresi dapat digunakan untuk merujuk pada hal-hal atau… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Angela Frenzia Betyarini Tebal : 176 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : EA Books Deskripsi : Kepada tubuh perempuan, telah diikatkan berutas-utas tanggung jawab. Ikatan itu tak terlihat tapi sangat erat, hingga membaur menjadi bagian dari tubuh itu sendiri. Ia penyusup yang menjajah tubuh perempuan.
Rp 66.300 Rp 78.000Buku Sosiologi Pembangunan Desa ini secara sosiologis membahas mengenai peristiwa-peristiwa dalam pembangunan desa dilihat dari fenomena keterbelakangan, sehingga diperlukan adanya pembangunan desa sebagai gerakan nasional untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan di pedesaan. Pembangunan desa yang dilaksanakan perlu di dukung dengan fondasi yang kuat melalui pelaksanaan kewenangan desa . Berbagai program dan kegiatan pembangunan masyarakat desa… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Khudori Tebal : xx + 248 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Bulog dan beras ibarat dua sisi dari sekeping mata uang. Keduanya seolah sejoli yang tak terpisahkan. Sejak berdiri pada 1967 sampai saat ini Bulog tak pernah lepas dari tetek bengek urusan beras. Akan tetapi,… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Tidak pernah aku duga sebelumnya, ajakan “silaturahim” ke akun media sosial tentara IDF menjadi sebuah gerakan masif yang diikuti segenap netizen Indonesia. Gerakan untuk sekadar melampiaskan protes secara digital ini kemudian secara organik dinamai oleh netizen sendiri dengan unik, #JulidFiSabilillah. Nama ini benar-benar muncul secara natural dan menjadi sebuah pengembangan dari kata Jihad Fi Sabilillah… selengkapnya
Rp 70.550 Rp 83.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.