Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Bahasa dan Sastra » Bahasa » Membaca Fiksi secara Dekolonial: Pengantar Analisis Sastra dalam Konteks Global Selatan
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Membaca Fiksi secara Dekolonial: Pengantar Analisis Sastra dalam Konteks Global Selatan

Rp 76.500 Rp 90.000
Hemat Rp 13.500
ISBN978-623-139-107-0
Stok Tersedia
Kategori Bahasa
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Membaca Fiksi secara Dekolonial: Pengantar Analisis Sastra dalam Konteks Global Selatan

Penulis     : Dewi Candraningrum & Manneke Budiman

Tebal         : 152 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : Cantrik Pustaka

Deskripsi :

Membaca Fiksi secara Dekolonial: Pengantar Analisis Sastra dalam Konteks Global Selatan adalah undangan intelektual sekaligus pedagogis untuk membongkar cara kita membaca, mengajar, dan memahami sastra. Ditulis oleh Dewi Candraningrum dan Manneke Budiman, buku ini menempatkan fiksi bukan sebagai teks yang netral, melainkan sebagai ruang perjuangan makna—tempat kuasa, sejarah, tubuh, dan ingatan saling berkelindan. Berangkat dari konteks Indonesia dan Global Selatan, buku ajar ini menawarkan pendekatan dekolonial sebagai strategi membaca yang kritis terhadap warisan kolonial, patriarki, dan nasionalisme homogen. Melalui pembacaan atas karya-karya fiksi Indonesia kontemporer, pembaca diajak menelusuri bagaimana perempuan, masyarakat adat, dan kelompok terpinggirkan merebut kembali suara mereka dari narasi dominan. Sastra dipahami sebagai praktik epistemic resistance—perlawanan pengetahuan—yang menantang hierarki global dan membuka kemungkinan dunia yang lebih adil. Buku ini memadukan teori dekolonial, feminisme interseksional, dan pedagogi kritis dalam modul-modul yang aplikatif dan reflektif. Setiap bab dilengkapi pertanyaan diskusi, proyek kelas, serta strategi pembelajaran berbasis keadilan epistemik. Dengan demikian, ia relevan bagi mahasiswa, dosen, guru, dan siapa pun yang ingin merancang kurikulum sastra yang transformatif. Lebih dari sekadar panduan analisis, buku ini adalah manifesto pedagogis: membaca fiksi berarti membaca dunia—dan melalui pembacaan yang sadar posisi, kita belajar menulis ulang dunia dengan imajinasi yang merdeka, etis, dan berpihak pada yang terpinggirkan.

Tags: ,

Membaca Fiksi secara Dekolonial: Pengantar Analisis Sastra dalam Konteks Global Selatan

Berat 160 gram
Kondisi Baru
Dilihat 7 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: