Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Menafsir Kalam Tuhan
Rp 72.250 Rp 85.000| ISBN | 978-623-6699-20-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat, Spiritual |
Penulis : Aksin Wijaya
Tebal : 302 hlm
Ukuran :
Penerbit : Ircisod
Menafsir Kalam Tuhan
Buku ini mulanya adalah disertasi Dr. Aksin Wijaya yang dipertahankan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selain mampu mensistematisasi teori interpretasi al-Qur’an Ibnu Rusyd secara hermeneutis, ia juga menemukan beberapa hal penting yang cukup mengagetkan, terutama bagi kita yang selama ini menempatkan Ibnu Rusyd di menara gading. Salah satunya adalah bahwa corak interpretasi al-Qur’annya memungkinkan masuknya dua unsur ideologis, Aristotelian dan Zhahiriyah. Ideologisasi ini pada akhirnya berujung pada “penyingkiran” pihak lain yang berada di luar kelompoknya (Asy’ariyah, Mu’tazilah, Al-Ghazali, kaum sufi), sembari “membela” dan “mengangkat” kelompoknya sendiri (Aristotelian). Bahkan, ideologisasi ini membuat Ibnu Rusyd “tidak mampu” menawarkan teori yang original, tidak “konsisten”, bahkan acap kali terjebak pada “logika berpikir yang rancu” dalam menginterpretasikan al-Qur’an.
Namun, teori interpretasi al-Qur’an Ibnu Rusyd tidak bisa diabaikan, karena selain mengandung dimensi ideologis, juga mempunyai sisi positif. Dr. Aksin Wijaya mensintesiskannya dengan teori hermeneutika negosiatif Khaled Abou el-Fadel—dan ini adalah sumbangan buku ini terhadap studi al-Qur’an kontemporer. Dengan begitu, melebihi model hermeneutika modern, teori interpretasi al-Qur’an Ibnu Rusyd menjadi tidak hanya bertujuan menemukan maksud Tuhan dalam al-Qur’an, melainkan juga mampu melibatkan kelompok penerima wacana yang dalam hermeneutika kontemporer justru “diabaikan”. Jika dimensi ideologis dan otoriter dari teori interpretasi al-Qur’an Ibnu Rusyd disisihkan, teori interpretasi itu akan melahirkan wacana al-Qur’an yang egaliter.
Menafsir Kalam Tuhan
| Berat | 350 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.163 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Agama sudah menjadi bagian integral dari kebudayaan manusia selama ribuan tahun, namun hanya dalam dua abad terakhir ini para pemikir meyakini bahwa agama bisa dijelaskan dengan analisis kritis dan ilmiah. Kapan dan bagaimana agama muncul? Kekuatan atau motif apa yang menciptakannya? Apakah agama itu rasional atau emosional? Apakah agama dapat memenuhi kebutuhan individu atau masyarakat?… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Hans Albert Tebal : 336 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Inilah satu dari dua buku terpenting karya Hans Albert, filosof sosial Jerman kontemporer yang—menurut Karl Popper—paling penting. Buku ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan persoalan-persoalan sekarang dari sudut pandang filsafat kritis dan berusaha menunjukkan konsekuensi yang… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Ferdinand Kerebungu, M.Si, dkk. Tebal : 318 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Filsafat ilmu merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu. Bidang ini mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial…. selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Lao Tzu adalah filsuf terkenal dari Tiongkok dan merupakan pendiri Taoisme. Lao Tzu hidup sezaman dengan Konfusius, namun berusia lebih tua. Terkesan dengan figur sang filsuf, Konfusius muda sampai-sampai menggambarkan sosok Lao Tzu bagai seekor naga yang naik ke langit sembari menunggang angin dan awan. Buku ini berisi risalah lengkap Tao Te Ching, mahakarya dari… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Muhammad Sabiq dan Sakaria To Anwar Tebal : 152 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Kesalahan berpikir pada hakikatnya jebakan bagi proses penalaran. Seperti rambu-rambu lalu lintas dipasang sebagai peringatan bagi para pemakai jalan di bagian-bagian yang rawan kecelakaan. Dasar penalaran dalam logika ada dua, yakni penalaran… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Apa yang dimaksud dengan logika? Bagaimana cara memahami dan menerapkan ilmu logika? Buku ini menjelaskan hakikat logika dan penerapannya. Logika adalah ilmu mendasar tentang berpikir yang benar agar hasilnya juga benar. Dengan mempelajari ilmu logika, kita akan mampu berpikir logis dan sesuai dengan fakta. Dengan logika, kita akan terdidik menjadi individu yang objektif, tegas, tajam,… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000“Demi keagungan dan kemuliaan Tuhanku,” tutur Syekh Abdul Qadir al-Jailani di dalam kitab Bahjatul Asrar wa Ma’dinul Anwar, “di hari kiamat nanti, aku akan pasang dada di gerbang neraka dan takkan bergeser sedikit pun sebelum seluruh muridku masuk surga. Sebab, Allah telah berjanji kepadaku, murid-muridku takkan dimasukan ke neraka. Lalu kutanyakan kepada Malaikat Malik, ‘Apakah… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Ilyas Supena Tebal : 218 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sering kali kita mendengar hukum Islam sebagai momokyang menakutkan untuk dipelajari, nyatanya tidak seperti itu. Konsep yang matang, pendekatan dan pendalaman yang menyeluruh menjadi bagian keberhasilan untuk mempelajari hukum Islam. Lahirnya buku Ini berbeda dengan buku… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Plato Tebal : 136 hlm Ukuran : 14,5 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Sofis adalah pengajar pada masa Yunani Kuno, tepatnya pada abad kelima dan keempat Sebelum Masehi. Sebagian besar dari mereka lincah dalam berfilsafat dan beretorika; sebagian lain pintar dalam mengajar musik, olahraga, dan matematika. Mereka mengutip bayaran untuk… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Metafisika adalah salah satu cabang filsafat yang berusaha mencaari hakikat dari segala yang ada. Kajian metafisika adalah kajian yang bersifat mengatasi pengalaman inderawi yang antara lain bersifat individual. Metafisika bertugas mencari kedudukan yang individual itu dalam konteks keseluruhan. Metafisika mengajak orang untuk tidak terpaku pada hal-hal tertentu, misalnya masalah kesehatan manusia dan lain-lain yang tertentu,… selengkapnya
Rp 61.200 Rp 72.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.