● online
- Social Marketing; Strategi Jitu Mengatasi Masalah
- Geologi Lingkungan
- Teori dan Reparasi Sistem Pemindah Tenaga
- Mereka yang Disandera Cinta Kepada Allah Ta'ala
- Potret Politik Luar Negeri Indonesia Di Era Reform
- Kamus Kecil Sosiologi Antropologi
- Mata Waktu
- Tali Pati: Kisah-Kisah Bunuh Diri di Gunung Kidul
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Si Tuan Kecil dan Nyonya Rumah
Rp 34.000 Rp 40.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Penulis : Rabindranath Tagore
Tebal : 108 hlm
Ukuran :
Penerbit : Diva Press
Si Tuan Kecil dan Nyonya Rumah
Dia mengeluhkan bahwa hubungan antara murid dan guru tidak lagi seperti yang terjadi di masa lalu; para murid tidak lagi memuja gurunya layaknya seorang dewa. Lalu ia akan mempertontonkan kekuasaannya atas kami, bagaikan seorang dewa sombong, meraung gemuruh; namun raungannya yang bercampur dengan begitu banyak kutukan membuat seorang pun tak menganggapnya sebagai guntur. Penampilannya sebagai kalangan orang Bengali biasa, juga membuat suara tersebut dianggap angin lalu, jadi tidak seorang pun bingung dari kelas dewa mana ia berasal, ia bukan dewa tingkatan kedua dari tahun ketiga seperti Indra, Chandra, Varuna, atau Kartik. Hanya ada satu dewa seperti dirinya: Yama, sang Dewa Kematian; dan karena selama bertahun-tahun ini tidak ada kesalahan yang diperbolehkan, kami sering mengharapkan agar ia pergi, ke sana dan selamanya, ke kediaman Yama. Namun jelas sekali kalau tidak ada dewa yang berhati dengki dibanding dewa-manusia. Dewa abadi, di mana pun ia berada tidak akan menimbulkan banyak kesulitan. Jika kita memetik sekuntum bunga dan mempersembahkannya padanya, mereka akan senang; namun mereka tidak akan mengusik, jika kita tidak mempersembahkannya. Dewa berwujud manusia menuntut jauh lebih banyak; jika kita agak lengah sedikit saja, mereka akan menyambar, dengan mata merahnya yang bengis, sama sekali tidak terlihat seperti dewa.
• Kembalinya si Tuan Kecil
• Sang Nyonya Rumah
• Kakak Perempuan
• Yang Tak Diinginkan
• Emas si Bodoh
• Yang Hidup dan Yang Mati
Tags: diva press, puisi
Si Tuan Kecil dan Nyonya Rumah
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 601 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Suminto A. Sayuti Tebal : 281 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi Buku yang semula berjudul Berkenalan dengan Puisi, yang awalnya diterbitkan tahun 2000, sengaja direvisi dan disederhanakan, termasuk penggantian judulnya menjadi seperti sekarang ini. Puisi-puisi yang diangkat sebagai contoh dalam buku ini memang disengajakan tidak dibahas secara detail…. selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Sejauh ini, kita mengenal perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. melulu berupa pembacaan kitab maulid, baik Berzanji atau Dayba’i, atau bagaimana ia dimeriahkan dengan pengajian, atau disemarakkan dengan riasan pada rumah, atau dirayakan di jalanan, juga ditingkahi aneka perlombaan. Ternyata, di tempat yang lain, ada rupa-rupa perayaan yang rancak, tapi tak terungkap. Nah, Eko Sabto kini… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Seno Gumira Ajidarma Tebal : 108 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Manusia itu bebas, atau ditentukan kodrat? Dari dasar lautan, Wisanggeni sang Buronan, menyerbu kahyangan mencari jawab. Seru seperti cerita silat. Bijak seperti buku filsafat. Ringan seperti hiburan.
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Virginia Woolf Tebal : 84 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Rumah yang Dihantui Sebuah Perkumpulan Senin atau Selasa Novel yang Tak Tertulis Sekumpulan Tali Biru dan Hijau Kebun-Kebun Kew Tanda di Dinding * Virginia Woolf diam-diam menulis surat perpisahan kepada suaminya, mengambil tongkatnya, lalu pergi jalan-jalan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Buku ini sungguh merupakan karya penting tentang salah seorang penyair besar dalam tradisi intelektual muslim. Bagian Pengantar Penerjemah: Jalan Kepenyairan Abu Nuwas laksana lampu senter yang menerangi lorong-lorong gelap berbagai kesalahpahaman yang selama ini terjadi. Dari sana, kita beroleh anggur puisi yang dituangkan sang penyair: segar, inspiratif, dan tentu saja menceburkan kita pada lautan pemikiran… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Eka Budianta dan Toeti Heraty Roosseno Tebal : xxviii + 388 hlm Ukuran : 13,5 x 18cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Sepuluh penulis senior bersepakat untuk bersatu dalam 10 MERETAS BATAS! Meretas Batas? Ya, usia bukan batasan dalam melahirkan karya, mengingat para Penulis ini berusia di atas 60 – bahkan melewati 80… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Penulis : Rendra Setyadiharja Tebal : viii + 138 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Textium Deskripsi : “Pantun bukan hanya sekedar karya sastra yang masuk dalam katagori genre puisi lama. Pantun bukan hanya sekedar warisan budaya yang menjadi bahagian dari tradisi dan kehidupan masyarakat, terutama masyarakat rumpun melayu. Pantun adalah hujjah…. selengkapnya
Rp 89.080 Rp 104.800Wawasan pengetahuan tentang bentuk, jenis, dan makna puisi merupakan wawasan dasar yang berguna sebagai titik tolak dalam mengembangkan kemampuan apresiasi puisi. Apresiasi puisi dimaksudkan untuk menanamkan kemampuan memahami isi puisi secara mendalam dan kritis. Pemahaman isi puisi yang tepat menjadi landasan bagi seorang pembaca untuk mengungkapkan kembali masalah, isi, pesan, suasana batin, sikap pengarang dalam… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Maizar Karim Tebal : xii + 224 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Histokultura Deskripsi : Syair merupakan satu-satunya bentuk puisi naratif Melayu yang berupa naskah. Sudah cukup lama genre ini diabaikan oleh dunia pengetahuan, padahal karya ini sangat kuat kedudukannya dalam khazanah sastra Melayu. Baru sejak tahun 1960-an, masalah… selengkapnya
Rp 97.580 Rp 114.800Terpilihnya karya A Muttaqin (Mengerjakan Cinta) adalah atas pertimbangan; ia menggunakan metafora-metafora yang baru, banyak memuji tapi tidak menghapus jejak kesejarahan Nabi saw., bahkan menggambarkan fragmen sejarah tersebut dalam ungkapan yang berbeda dengan referensi yang pernah saya baca, seperti keunikan cara si penyair dalam menggambarkan runtuhnya Kisra dan Persia. Ia juga menggambar syamail muhammadiyah sesuai… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.