Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Bahasa dan Sastra » Puisi » Si Tuan Kecil dan Nyonya Rumah
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Si Tuan Kecil dan Nyonya Rumah

Rp 34.000 Rp 40.000
Hemat Rp 6.000
Stok Tersedia
Kategori Puisi

Penulis     : Rabindranath Tagore

Tebal         : 108 hlm

Ukuran     :

Penerbit   : Diva Press

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Si Tuan Kecil dan Nyonya Rumah

Dia mengeluhkan bahwa hubungan antara murid dan guru tidak lagi seperti yang terjadi di masa lalu; para murid tidak lagi memuja gurunya layaknya seorang dewa. Lalu ia akan mempertontonkan kekuasaannya atas kami, bagaikan seorang dewa sombong, meraung gemuruh; namun raungannya yang bercampur dengan begitu banyak kutukan membuat seorang pun tak menganggapnya sebagai guntur. Penampilannya sebagai kalangan orang Bengali biasa, juga membuat suara tersebut dianggap angin lalu, jadi tidak seorang pun bingung dari kelas dewa mana ia berasal, ia bukan dewa tingkatan kedua dari tahun ketiga seperti Indra, Chandra, Varuna, atau Kartik. Hanya ada satu dewa seperti dirinya: Yama, sang Dewa Kematian; dan karena selama bertahun-tahun ini tidak ada kesalahan yang diperbolehkan, kami sering mengharapkan agar ia pergi, ke sana dan selamanya, ke kediaman Yama. Namun jelas sekali kalau tidak ada dewa yang berhati dengki dibanding dewa-manusia. Dewa abadi, di mana pun ia berada tidak akan menimbulkan banyak kesulitan. Jika kita memetik sekuntum bunga dan mempersembahkannya padanya, mereka akan senang; namun mereka tidak akan mengusik, jika kita tidak mempersembahkannya. Dewa berwujud manusia menuntut jauh lebih banyak; jika kita agak lengah sedikit saja, mereka akan menyambar, dengan mata merahnya yang bengis, sama sekali tidak terlihat seperti dewa.

• Kembalinya si Tuan Kecil
• Sang Nyonya Rumah
• Kakak Perempuan
• Yang Tak Diinginkan
• Emas si Bodoh
• Yang Hidup dan Yang Mati

Tags: ,

Si Tuan Kecil dan Nyonya Rumah

Berat 100 gram
Kondisi Baru
Dilihat 601 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: