● online
- Kastil....
- Dinamika Fatwa Keuangan Syariah....
- Subjektivitas dalam Filsafat Politik Alain Badiou ....
- Konsep Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Persepsi, Str....
- Julid Fi Sabilillah....
- Syarah Hadits Shahih Arba’in Nawawi (Muhyiddin A....
- Perspektif Pengembangan Wilayah dan Kota....
- KH. Ahmad Dahlan si Penyantun....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Student Soldiers; A Memoir of the Battle that Sparked Indonesia’s National Revolution
Rp 60.000 Rp 75.000| ISBN | 978-979-461-961-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Biografi/Autobiografi |
Student Soldiers; A Memoir of the Battle that Sparked Indonesia’s National Revolution
Penulis : Suhario “Kecik” Padmodiwiryo
Tebal : xviii + 204 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Hario Kecik’s diary is without peer in Indonesian literature as a portrait of talented and brave young revolutionaries during the first days of the Republic which followed a brutal Japanese occupation and finally led to the November 1945 Battle for Surabaya, the longest, bloodiest and most decisive warfare in the Republic’s history.
More than one hundred thousand young men and women – the majority under twenty years of age – took up weapons against the modern British-Indian Army and arriving Dutch forces intending to re-establish Dutch colonial rule in the Indies.
For Indonesian readers, no period of Indonesian history will better repay study than the events in Surabaya in the last months of 1945, when the August 17 Proclamation of Independence seemed had become almost a dead letter as the British and Japanese forces to combined to put down Merdeka! movements in Bandung, Bogor, Cirebon and Semarang. Young readers, especially, will take courage and marvel at the bravery of school-aged boys taking up arms, while Indonesian readers in general will finally understand that while August 17 was the date of the Proclamation, independence was by no means guaranteed as city after city fell post-war to the British.
Surabaya and Hario’s Kecik’s generation changed all that
Tags: biografi, memoar, obor indonesia
Student Soldiers; A Memoir of the Battle that Sparked Indonesia’s National Revolution
| Berat | 240 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.665 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Wanita sering dipandang sebelah mata, lemah, dan hanya pantas mengerjakan urusan domestik. Padahal, dalam banyak hal, wanita bisa lebih kuat daripada laki-laki. Rupanya, sistem budayalah yang membuat kaum wanita dipandang lemah atau kuat. Dalam sejarah, budaya Aceh telah melahirkan para wanita tangguh yang memiliki keberanian melebihi kaum Adam. Bahkan, kepiawaian mereka dalam memimpin tak kalah… selengkapnya
Rp 195.500 Rp 230.000Tersiar kabar saat itu bahwa Syaikhona Kholil Bangkalan memiliki karamah dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh banyak orang. Maka seorang Tionghoa hendak pergi ke kediaman Syaikhona Kholil untuk meminta doa supaya sakitnya segera sembuh. Karena lumpuh dan tidak mampu berjalan kaki, si Tionghoa ini ditandu oleh dua orang. Mereka berangkat hingga sampai di dekat rumah… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Kartini Sjahrir Tebal : 464 hlm Ukuran : 15,5 x 23,5 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku Rumah Janda yang ditulis Dr. Kartini Sjahrir melengkapi pengetahuan kita mengenai perjuangan kaum perempuan. Saya mengenal dekat Ibu Kartini yang selalu menekanan pentingnya akal sehat dalam kehidupan bermasyarakat. Saya percaya, akal sehat itu terpancar… selengkapnya
Rp 136.000 Rp 170.000Jomblo itu pilihan. Namun, memilih jomblo seumur hidup adalah pilihan yang gila. Ia tak mungkin ditempuh oleh orang-orang biasa. Buku ini menghadirkan potret kehidupan ulama besar yang sedemikian asyik menggumuli ilmu pengetahuan hingga akhirnya tak sempat, barang sehari saja dalam hidupnya, mengucap kalimat akad. Bagi orang-orang semacam ini, jomblo bukan lagi pilihan, melainkan naik level… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000“Ana al-Haqq!” Ucapan dahsyat itulah yang menyeret Al-Hallaj ke dalam masalah besar sampai akhir hayatnya. Akulah Kebenaran. Kalimat itu selalu ia gaungkan tanpa peduli label “sesat”, “bid’ah”, “kafir”, “dukun”, “kerasukan setan”, dan banyak lagi, dilekatkan oleh masyarakat kepadanya. Dengan begitu mudah menggerus ingatan orang bahwa di usia 12 tahun, ia adalah seorang penghafal al-Qur’an, menguasai… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Ukasyah Habibu Ahmad Tebal : 182 hlm Ukuran : Penerbit : Laksana Deskripsi : Sayyidina Hasan bin Ali Ra dan Sayyidina Husain bin Ali Ra merupakan cucu-cucu kesayangan Rasulullah Saw. Keduanya adalah permata hati beliau. Keduanya juga merupakan kekasih hati beliau. Sebagai bukti kecintaannya, Rasulullah Saw sering menyisihkan waktu untuk bermain bersama mereka…. selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Yanuar Arifin Tebal : 120 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Imam al-Ghazali merupakan seorang pemikir yang andal. Pemikirannya tentang pendidikan Islam terangkum dalam kitab-kitabnya yang banyak. Di antaranya ialah kitab Ihya’ ‘Ulumuddin dan Ayyuhal Walad. Pemikiran Imam al-Ghazali dalam bidang pendidikan Islam mencakup berbagai aspek… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Siapa yang tak kenal kiai berjuluk Kiai Kemenyek yang satu ini? KH. Anwar Zahid namanya. Asal Bojonegoro, Jawa Timur. Setiap kali beliau mengisi acara pengajian, pasti acara pengajian itu selalu digeruduk jamaah. Tak kepalang, ribuan orang hadir menumplak. Gerangan apakah yang membuat KH. Anwar Zahid digemari banyak orang? Apa yang membuatnya berbeda dengan kiai lainnya?… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Pada pertengahan abad ke-19, lahir seorang tokoh penting dalam sejarah kolonialisme Belanda di Indonesia. Ia memiliki peranan penting dalam upaya penguasaan Belanda terhadap kaum Pribumi. Untuk mencapai keberhasilan, ia bahkan berhasil mengelabui umat Islam dengan menyamar sebagai muslim dengan nama Abdul Ghaffar. Tidak hanya itu, ia bahkan berhasil masuk ke tanah suci Mekkah untuk belajar… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Achmad Mukafi Niam dan Syaifullah Amin Tebal : xxviii + 240 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Rene Turos Deskripsi : Mengenang Gus Dur tiada habisnya. Guyonannya yang sederhana namun penuh makna, seolah melekat pada kebesaran namanya. Arif, bijak, cerdas, merakyat, dan sederet kata indah lainnya sulit kita temukan pada… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.