● online
- Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual Edisi 2....
- Guru Posting Berdiri, Murid Update Berlari: Transf....
- Ilmu Kewarganegaraan....
- My Own World: Coloring Book for Adults (Edisi Huma....
- Wacana dan Pragmatik....
- Analisis Obat Secara Volumetri....
- Jendela Cerdas (Smart Windows)....
- Teknik Pembuatan Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 2: Maret 1946-Maret 1947
Rp 112.000 Rp 140.000| ISBN | 978-979-461-730-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Biografi/Autobiografi, Sejarah |
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia dengan menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Ia tinggal di sebuah kampung kecil di Jakarta dan kemudian bekerja sebagai mandor buruh tambang batu bara di Bayah, Banten Selatan. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (organisasi komunis revolusioner internasional) dan pasca-1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial. Menjelang kapitulasi Jepang ia diutus ke Jakarta. Ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, tokoh Tan Malaka yang legendaris ini berkenalan dengan pemimpin-pemimpin Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Ia memberi kesan yang mendalam dan segera terlibat dalam pembentukan kebijakan di tingkat tertinggi. Tetapi segera pula mereka tidak sejalan. Tan Malaka menghendaki sikap tak mau berdamai dengan Belanda yang ingin memulihkan kembali kekuasaan kolonialnya. Ia memilih jalan ‘perjuangan’ dan bukan jalan ‘diplomasi’.
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 2: Maret 1946-Maret 1947
Penulis : Harry A. Poeze
Ukuran : 16 x 24 cm
Tebal : 414 hlm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi:
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia dengan menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Ia tinggal di sebuah kampung kecil di Jakarta dan kemudian bekerja sebagai mandor buruh tambang batu bara di Bayah, Banten Selatan. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (organisasi komunis revolusioner internasional) dan pasca-1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial. Menjelang kapitulasi Jepang ia diutus ke Jakarta. Ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, tokoh Tan Malaka yang legendaris ini berkenalan dengan pemimpin-pemimpin Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Ia memberi kesan yang mendalam dan segera terlibat dalam pembentukan kebijakan di tingkat tertinggi. Tetapi segera pula mereka tidak sejalan. Tan Malaka menghendaki sikap tak mau berdamai dengan Belanda yang ingin memulihkan kembali kekuasaan kolonialnya. Ia memilih jalan ‘perjuangan’ dan bukan jalan ‘diplomasi’. Januari 1946 Tan Malaka mendirikan Persatoean Perdjoeangan yang dalam beberapa bulan menjadi alternatif dahsyat terhadap pemerintah moderat. Dalam konfrontasi di Parlemen ia kalah dan beberapa minggu kemudian Tan Malaka dan sejumlah pengikutnya ditangkap dan ditahan tanpa proses sama sekali – dari Maret 1946 sampai September 1948. Tan Malaka selalu dihadapkan dengan empat sekawan pimpinan Soekarno, Hatta, Sjahrir, dan Amir Sjarifoeddin serta gerakan komunis-sosialis yang berpengaruh dan yang menuduh Tan Malaka sebagai penganut Trotsky. Jilid kedua biografi Tan Malaka menggambarkan secara rinci nasib Tan Malaka dan pengikutnya dalam tawanan. Ia difitnah sebagai dalang di balik Peristiwa 3 Juli 1946 untuk menyelubungi fakta bahwa peristiwa itu sebetulnya menyerupai kup Panglima Besar Soedirman yang ingin berkuasa. Dalam risalah yang menegangkan rahasia Peristiwa 3 Juli diungkapkan. Walaupun Tan Malaka masih dalam tawanan, teman-teman sehaluannya berhasil muncul kembali sebagai oposisi melawan Perjanjian Linggajati yang dianggap sebagai kapitulasi terhadap Belanda. Akan tetapi semuanya berakhir dengan kekalahan lagi.
Tags: biografi, Indonesia, minangkabau, obor indonesia, tan malaka
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 2: Maret 1946-Maret 1947
| Berat | 600 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.505 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Gerak-langkah M. Natsir di segala medan memberikan kesan tersendiri dan menarik ditelusuri. Salah satunya, ia memiliki andil besar dalam menyelesaikan konflik antara pemerintah Soekarno dengan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang diketuai oleh Sjafruddin Prawiranegara. Keterampilan ini juga tampak saat ia berdialog dengan Daud Beureueh, membujuk supaya Aceh mau tetap bergabung dengan NKRI. Kemunculan M… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Seandainya Ibnu Rusyd tidak pernah dilahirkan ke dunia maka kebangkitan Eropa akan tertunda beberapa abad. Sebab, karya dan pemikirannya menjadi sumbu dari bangkitnya Era Pencerahan dan Renaissance di Eropa. Minat bangsa Eropa terhadap karya dan pemikirannya sangatlah besar sehingga pada abad ke-13, muncul dua kelompok besar filsuf dan ilmuwan yang mengaku sebagai pengikutnya, yaitu Averroisme… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Pada 1828, saat melakukan perjalanan dari Madrid, Washington Irving menyempatkan singgah di Granada, Spanyol. Pada pandangan pertama, ia pun terpukau dengan kota tersebut dan menggambarkannya sebagai “kota paling indah dan memesona, terletak di salah satu lanskap terindah.” Ia segera meminta izin kepada otoritas setempat untuk memasuki istana dan menelusuri keindahan bangunan bersejarah tersebut. Sepanjang perjalanannya,… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Sunan Kalijaga lahir di Tuban. Ayahnya bernama Tumenggung Wilwatikta. Nama asli Tumenggung Wilwatikta adalah Aria Teja, putra dari Aria Wiraraja, Bupati Sumenep di Pulau Madura. Sunan Kalijaga penuh dengan kreativitas dalam berdakwah. Wali yang bernama asli Raden Syahid ini adalah ulama besar, pernah menjadi penasihat keraton, seniman mumpuni, dan arsitek yang ulung. Tetapi, sebelum itu,… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : M. Basri dan Sumargono Tebal : xii + 100 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : “Pembelajaran merupakan suatu kegiatan yang melibatkan seseorang untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai positif (sikap) dengan memanfaatkan berbagai sumber untuk belajar. Pembelajaran melibatkan dua pihak, yaitu siswa sebagai pembelajar dan guru… selengkapnya
Rp 92.480 Rp 108.800Penulis : Yanuar Arifin Tebal : 122 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Ibnu Qayyim menyatakan bahwa tujuan pendidikan Islam yang utama ialah menjaga (kesucian) fitrah manusia, dan melindunginya agar tidak jatuh ke dalam penyimpangan, serta mewujudkan dalam diri manusia ubudiyah (penghambaan) kepada Allah Swt. Itu berarti, tujuan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000“Ana al-Haqq!” Ucapan dahsyat itulah yang menyeret Al-Hallaj ke dalam masalah besar sampai akhir hayatnya. Akulah Kebenaran. Kalimat itu selalu ia gaungkan tanpa peduli label “sesat”, “bid’ah”, “kafir”, “dukun”, “kerasukan setan”, dan banyak lagi, dilekatkan oleh masyarakat kepadanya. Dengan begitu mudah menggerus ingatan orang bahwa di usia 12 tahun, ia adalah seorang penghafal al-Qur’an, menguasai… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Usman Thalib dan L. Rahman Tebal : 315 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sejak dikenal sebagai rempah, pala (Myristica fragrans) telah menjadi komoditas primadona dalam perdagangan lokal maupun global. Orang-orang Cina, India, Arab, dan Persia yang terlibat dalam perdagangan di Nusantara pada abad ke-15–17 menjadikan pala… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : Muhammad Haqqi Tebal : 456 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Kejayaan dan keagungan peradaban Islam di Andalusia pada era Daulah Umayyah yang sangat memengaruhi peradaban Eropa pada masa itu sering kali dipandang hanya ditopang dan diperankan oleh bangsa Arab Muslim semata. Hal ini mengabaikan bahkan melupakan… selengkapnya
Rp 123.250 Rp 145.000Nama Ibnu Khaldun sangat terkenal baik di dunia Islam maupun Barat. Banyak sekali julukan yang disematkan kepadanya, seperti bapak sosiologi, peletak dasar filsafat sejarah, perintis ilmu ekonomi, hingga penggagas teori-teori politik. Karyanya yang sangat monumental adalah al-Muqaddimah. Ini sesungguhnya adalah bagian awal dari kitab Tarikh Ibnu Khaldun, yang lengkapnya bernama al-‘Ibar wa Diwan al-Mubtada’ wa al-Khabar fi Ayyam… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.