Kontak Kami

Selamat berbelanja, Shopper!

Selamat datang di Pustaka Kita | Jalur Tepat Intelektual Transaksi cepat dan praktis via web, langsung tahu harga buku dan ongkir Tinggal klik, bayar, konfirmasi, buku dikirim SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1439 H Baca! Cara belanja dan syarat & ketentuan. Sila tanyakan yang tidak/belum jelas
Beranda » Biografi/Autobiografi » Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid II: Maret 1946-Maret 1947

Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid II: Maret 1946-Maret 1947

Kategori: ,
OFF 15%
Kode : -
Berat : 600 gram
Stok : Ready Stock
Dilihat : 630 kali
Review : Belum ada review
Rp 72.250 Sebelum Rp 85.000
(OFF 15%) Hemat Rp 12.750
Cara Pemesanan How to Order?
Pesan melalui SMS? Klik SMS

Bagikan informasi tentang Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid II: Maret 1946-Maret 1947 kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid II: Maret 1946-Maret 1947

Penulis     : Harry A. Poeze

Ukuran     : 16 x 24 cm

Tebal         : 414 hlm

Penerbit   : Obor Indonesia

Deskripsi:

Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia dengan menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Ia tinggal di sebuah kampung kecil di Jakarta dan kemudian bekerja sebagai mandor buruh tambang batu bara di Bayah, Banten Selatan. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintern (organisasi komunis revolusioner internasional) dan pasca-1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang ilegal dan antikolonial. Menjelang kapitulasi Jepang ia diutus ke Jakarta. Ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, tokoh Tan Malaka yang legendaris ini berkenalan dengan pemimpin-pemimpin Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Ia memberi kesan yang mendalam dan segera terlibat dalam pembentukan kebijakan di tingkat tertinggi. Tetapi segera pula mereka tidak sejalan. Tan Malaka menghendaki sikap tak mau berdamai dengan Belanda yang ingin memulihkan kembali kekuasaan kolonialnya. Ia memilih jalan ‘perjuangan’ dan bukan jalan ‘diplomasi’. Januari 1946 Tan Malaka mendirikan Persatoean Perdjoeangan yang dalam beberapa bulan menjadi alternatif dahsyat terhadap pemerintah moderat. Dalam konfrontasi di Parlemen ia kalah dan beberapa minggu kemudian Tan Malaka dan sejumlah pengikutnya ditangkap dan ditahan tanpa proses sama sekali – dari Maret 1946 sampai September 1948. Tan Malaka selalu dihadapkan dengan empat sekawan pimpinan Soekarno, Hatta, Sjahrir, dan Amir Sjarifoeddin serta gerakan komunis-sosialis yang berpengaruh dan yang menuduh Tan Malaka sebagai penganut Trotsky. Jilid kedua biografi Tan Malaka menggambarkan secara rinci nasib Tan Malaka dan pengikutnya dalam tawanan. Ia difitnah sebagai dalang di balik Peristiwa 3 Juli 1946 untuk menyelubungi fakta bahwa peristiwa itu sebetulnya menyerupai kup Panglima Besar Soedirman yang ingin berkuasa. Dalam risalah yang menegangkan rahasia Peristiwa 3 Juli diungkapkan. Walaupun Tan Malaka masih dalam tawanan, teman-teman sehaluannya berhasil muncul kembali sebagai oposisi melawan Perjanjian Linggajati yang dianggap sebagai kapitulasi terhadap Belanda. Akan tetapi semuanya berakhir dengan kekalahan lagi.

Customer review dinonaktifkan: Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid II: Maret 1946-Maret 1947

Maaf, form customer review dinonaktifkan untuk produk ini

Produk Terkait Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid II: Maret 1946-Maret 1947

OFF 15%
Rp 38.250 Rp 45.000
Ready Stock / 978-602-258-101-7
OFF 15%
Rp 38.250 Rp 45.000
Ready Stock / 978-602-258-312-7

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami

OFF 15%
Rp 97.750 Rp 115.000
Ready Stock
OFF 15%
Rp 169.150 Rp 199.000
Ready Stock / 978-602-6577-24-5
OFF 15%
Rp 93.500 Rp 110.000
Ready Stock / 978-602-6577-33-7

ALAMAT

Perumnas Guwosari Blok VI B
Pringgading, Guwosari, Pajangan, Bantul
D.I. Yogyakarta 55751
Surel: cs@pustakakita.com
WA: 082328979777
Telegram: 082328979777

SIDEBAR
})