Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Tanju
Penulis : Hasan Aspahani
Tebal : 60 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Diva Press
Deskripsi :
Sajak-sajak di buku ini, sebagian besar, saya tulis dalam perjalanan. Awal September 2016, Taiwan Leisure Farm Development Association mengundang sejumlah jurnalis Indonesia bertandang. Terikutlah saya di program bernama Indonesia Media Trip itu. Kami mengunjungi beberapa daerah wisata pertanian yang seluruhnya ada di pinggiran Taiwan.
Saya membaca sajak-sajak Cina Klasik dari terjemahan Sapardi Djoko Damono. Cina punya sejarah persajakan yang kuat dan panjang. Puisi sangat penting di Cina. Nama-nama Tu Fu, Li Po, dan lain-lain sampai hari ini masih dibaca dan dikaji sajak-sajaknya.
Taiwan memang bukan Cina daratan, negeri Li Po dan Tu Fu. Tapi selama di Taiwan, melihat pemandangan alam yang kami kunjungi, sajak-sajak Cina yang saya baca, dan saya terjemahkan, seperti mewujud. Saya seperti terbius. Saya seakan kerasukan Li Po.
Gunung, sungai, kupu-kupu, langit, sawah, hujan, semua mengingatkan saya pada sajak-sajak Cina yang pernah saya baca.
Saya mula-mula curiga, jangan-jangan ini sajak yang instan. Tapi saya singkirkan perasaan itu. Tidak, saya membela diri, saya sudah siap untuk menerima momen puitik itu. Jika yang dibutuhkan adalah permenungan, saya sudah lebih dahulu dan sejak lama merenungkannya, ya lewat sajak-sajak Cina yang saya baca dan saya terjemahkan itu. Maka, saya terus saja menikmati momen puitik itu, saya terus menuliskan sajak-sajak saya di gawai saya dalam perjalanan antartempat yang kami kunjungi di Taiwan.
Hasan Aspahani
Tags: diva press, puisi
Tanju
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 5 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
terlentang ke arah matahari. tanah subur. mata mengerjap ditimpa sinar. menakar kedalaman, menanam benih, –terbayang bunga mekar bergetar, buah berguncang. tegalan gembur. begitu gegap kita garap. bagai gemuruh musim hujan, kita sergap- menyergap. –“terus, benam lebih dalam,” katamu menatap rindang. ya, aku paham. * Puisi-puisi dalam buku ini—sebagaimana kebanyakan tumpuan artikulasi puisi Aslan Abidin—menggarap arena… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penuli : Isbedi Stiawan Zs Tebal : 96 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : belum kau sebut nama kota saat kita bertemu. aku sudah lupa, sebab begitu banyak aku jumpa orangorang di kotakota berbeda. … beri tahu aku nama kota itu dulu aku pernah bertamu lalu kau sambut bibir… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Haridewa Tebal : 116 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sudah sejak dahulu kala sajak, puisi maupun prosa dijadikan ajang untuk menyebarkan ilmu secara inplisit, secara tak kentara, agar pembacanya tidak merasa digurui dan tanpa terasa para pembaca mendapatkan pemahaman ilmu tadi meski tanpa sengaja. Biasanya sajak… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Arif Rahman banyak menggunakan kata arkhais di dalam puisi-puisinya, tapi tanpa memanjakan pembaca dengan daftar sarikata. Tentu saja, cara ini tidak bertujuan ornamental belaka karena cara demikian boleh jadi akan menutup visi asali jalan puitiknya: seperti melabur gapura berbata merah dengan semen dan lepa. Dengan buku ini, penyair juga terobsesi untuk mengajak pembaca kisah-kisah Nabi… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000“Keshar Lal berhasil melepaskan diri dari hukuman mati lalu mengungsi ke Nepal. Aku pergi ke tempat itu. Setelah beberapa bulan hidup di sana, aku mendengar bahwa ia telah lama meninggalkan Nepal dan pergi entah ke mana, tak seorang pun yang mengetahuinya. “Aku berkelana melintasi pegunungan. Ini bukan tanah India. Ini tanah Bhutan dan Lepchas dengan… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Seno Gumira Ajidarma Tebal : 108 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Manusia itu bebas, atau ditentukan kodrat? Dari dasar lautan, Wisanggeni sang Buronan, menyerbu kahyangan mencari jawab. Seru seperti cerita silat. Bijak seperti buku filsafat. Ringan seperti hiburan.
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Daruz Armedian Tebal : 76 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Dalam buku ini, saya ingin mendokumentasikan sebuah kota yang dulu pernah berjaya di masa lalu, pada zaman kerajaan, lalu kejayaan itu runtuh ketika orang-orang Alas Angin atau Eropa datang ke Nusantara. Meski tidak lengkap, setidaknya ada secuil yang bisa saya catat… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Buku ini merupakan buku ajar pertama dari Mata Kuliah Apresiasi Puisi. Tujuan penulisan buku ini untuk memberikan penjelasan singkat tentang: (1) hakikat puisi; (2) unsur-unsur puisi; (3) jenis-jenis puisi; (4) apresiasi puisi. Buku ini dimaksudkan untuk membantu Anda memaparkan pengetahuan yang diperlukan untuk memahami cara mengkaji dan menganalisis puisi. Setelah membaca buku ini, Anda diharapkan… selengkapnya
Rp 85.680 Rp 100.800Penulis : Friedrich Nietzcshe Tebal : 132 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Sebagai manusia ia papa dan suci – seorang martir. Dan bagi generasi saya ia adalah gempa bumi sebuah zaman, juga jenius terbesar dalam berbahasa Jerman sejak Martin Luther. (Penyair Gottfried Benn tentang Nietzsche) Ya! Dari mana asalku kutahu pasti!… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : M. Faizi Tebal : 68 hlm Ukuran : cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Saya sadar, menggubah puisi itu—mulai menulis, menyunting, menerbitkan, hingga menjualnya—harus melalui tahapan yang panjang dan rumit. Anmum, hal itu tetap saya lakukan dengan pertimbangan bahwa puisi merupakan himpunan gagasan paling ‘orisinal’ di antara genre tulisan lain yang pernah… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.