Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Sejarah » Pegustian & Temenggung: Akar Sosial, Politik, Etnis, dan Dinasti Perlawanan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah 1859-1906
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Pegustian & Temenggung: Akar Sosial, Politik, Etnis, dan Dinasti Perlawanan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah 1859-1906

Rp 127.500 Rp 150.000
Hemat Rp 22.500
ISBN978-602-258-208-3
Stok Tersedia
Kategori Sejarah

Penulis     : Helius Sjamsuddin

Tebal         : 563 hlm

Ukuran     : 15 x 23 cm

Penerbit   : Ombak

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Pegustian & Temenggung: Akar Sosial, Politik, Etnis, dan Dinasti Perlawanan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah 1859-1906

Perlawanan panjang terhadap Belanda di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah antara tahun 1859-1906 telah menampilkan dua sosok keluarga besar aristokrat Banjar, bubuhan Panembahan Antasari, dan elit Dayak-Muslim, bubuhan Temenggung Surapati. Sejarah perlawanan ini hampir didominasi oleh dua tokoh ini yang kemudian diwariskan dan dilanjutkan oleh anak-cucu mereka.

Akar-akar perlawanan mereka cukup kompleks. Perlawanan ini disebabkan secara internal karena jeratan situasi kusut dalam masalah-masalah sosial, politik, dinasti, serta etnis di bekas Kesultanan Banjarmasin, dan secara eksternal karena ekspansi kolonialisme Belanda. Ini merupakan suatu tabrakan kepentingan, di satu pihak antara elit-elit Banjar dan Dayak yang ingin mengembalikan dan melestarikan tradisi lama dalam bentuk kesultanan, dan di lain pihak Belanda yang memaksakan perubahan politik di bekas kerajaan Banjarmasin dan menempatkannya di bawah langsung kekuasaan mereka.

Perang yang berlarut-larut terhadap imperialisme Belanda ini dapat dilihat dalam tali-temali sosial, politik, etnis dan dinasti yang menjadi tumpuan bergayut sejarah lokal dari kawasan Kalimantan ini.

Tags: , , , , , , ,

Pegustian & Temenggung: Akar Sosial, Politik, Etnis, dan Dinasti Perlawanan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah 1859-1906

Berat 600 gram
Kondisi Baru
Dilihat 3.579 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: