• Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Sejarah » Perlawanan dan Perubahan di Kalimantan Barat: Kerajaan Sintang 1822-1942
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Perlawanan dan Perubahan di Kalimantan Barat: Kerajaan Sintang 1822-1942

Rp 85.000 Rp 100.000
Hemat Rp 15.000
ISBN978-602-258-099-7
Stok Tersedia
Kategori Sejarah
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Perlawanan dan Perubahan di Kalimantan Barat: Kerajaan Sintang 1822-1942

Penulis     : Helius Sjamsuddin

Tebal         : 490 hlm

Ukuran     : 15 x 23 cm

Penerbit   : Ombak

Deskripsi :

Buku ini merupakan kajian sejarah yang mencoba memahami perubahan- perubahan sosial-politik yang terjadi dalam sejarah panjang Kerajaan Sintang khususnya tanpa mengabaikan kerajaan-kerajaan lain di Kalimantan Barat pada umumnya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan suatu historiografi Sintang yang utuh sebagai hasil dari suatu penelitian sejarah yang serius. Penulis buku ini tidak bermaksud menulis historiografi Sintang ini sebagai “sejarah struktur” atau “sejarah naratif” semata-mata meskipun berangkat dari “peristiwa-peristiwa” (evenementielle) perlawanan atau pemberontakan di Sintang. Dalam penyajian (expose) ini penulis mencoba memadukan deskripsi- naratif dengan analisis-kritis secara proporsional untuk menghasilkan sebuah sintesis yang menggambarkan dinamika sejarah Sintang dalam menghadapi imperialisme Belanda selama 120 tahun, 1822-1942.

Selama 120 tahun, masyarakat Sintang bergumul menghadapi proses perubahan sosial dan politik “antara perlawanan dan perubahan” dari masyarakat tradisional ke masyarakat kolonial, semi-egaliter, majemuk, tetapi terjajah; lalu pecah Perang Pasifik sebagai bagian dari Perang Dunia II. Mata rantai penjajahan putus ketika pemerintah Hindia-Belanda menyerah kepada

Jepang tahun 1942. Panembahan Sintang, bersama-sama dengan sisa-sisa aristokratnya dan masyarakat pribumi Sintang menghadapi suatu zaman yang sama sekali lain dan asing. Seperti halnya rakyat Indonesia di bagian lain Kepulauan Indonesia, Sintang menghadapinya dengan penuh harap, cemas, dan getir. Tetapi ini merupakan lembaran lain dari jilid berikut sejarah Sintang.

Buku ini membantu pembaca untuk berdialog dengan harapan atas jilid (masa kini masa depan) sejarah Sintang khususnya dan Kalimantan Barat pada umumnya.

Tags: , ,

Perlawanan dan Perubahan di Kalimantan Barat: Kerajaan Sintang 1822-1942

Berat 500 gram
Kondisi Baru
Dilihat 2.957 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: