Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Kronik Otoritarianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahu
- Sekaten Edisi 2
- Meretas Radikalisme Menuju Masyarakat Inklusif
- Logika Keilmuan
- Manajemen Program Kegiatan PAUD Berbasis Otak Kana
- Agama Jawa: Setengah Abad Pasca-Clifford Geertz
- Nuansa-Nuansa Geografi Moral; Upaya Geografi Memah
- Investasi Sektor Publik; Perspektif Akuntansi dan
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Penjaga Memori: Gardu di Perkotaan Jawa
Rp 34.000 Rp 40.000| ISBN | 979-3472-64-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Buku karya Abidin Kusno ini berusaha mencari makna-makna yang melekat pada pendirian gardu berdasarkan kronologi waktu. Paradigma dan frame awal yang dibangun dalam membahas gardu ini adanya relasi yang saling mempengaruhi antara monumen, memori kota, dan perjuangan simbolik dalam pencarian identitas dan kekuasaan. Hal ini mempengaruhi pembahasan dalam buku ini yang berusaha mengkaji lebih jauh fungsi-fungsi politik, perubahan makna gardu dari waktu ke waktu. Gardu menjadi sebuah bentuk wicara simbolik dari medium visual di mana ingatan-ingatan kolektif dibentuk dan ditransformasikan. Ada 6 (enam) sisi perubahan waktu yang coba ditelusuri dan dibidik oleh penulis dalam melihat perubahan fungsi dan makna kemuculan gardu ini. Dimana masing-masing periode memiliki perbedaan fungsional dan struktural terkait ekistensi gardu. Pembahasan diawali dengan fenomena yang nampak berdasarkan panca indera penulis pasca kelengseran Soeharto dengan munculnya posko-posko PDI P menarik untuk dikaji latar belakang pembentuknya kemudian dirunut ke masa sebelumnya yaitu pada era Orde Baru, masa kerajaan dan kekuasaan tradisional, masa kolonial Belanda, sistem pengamanan masyarakat Tionghoa, masa pendudukan Jepang, dan pasca kemerdekaan yang dikenal sebagai masa revolusi.
Penjaga Memori: Gardu di Perkotaan Jawa
Penulis : Abidin Kusno
Tebal : xv + 154 hlm
Ukuran : 13 x 20 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi:
Dalam melihat gardu yang cukup menarik adalah saat Soeharto menempatkan gardu sebagai salah satu elemen penting dalam mengamankan “Indonesia” dalam konteks intelijen. Lewat pos Hansip yang diisi oleh para hansip yang banyak mantan tentara ikut memainkan mata-mata dalam mengawasi rakyatnya. Dalam konteks ini Abidin Kusno memberikan analisis yang cukup menarik melihat peran gardu yang dimainkan oleh hansip penjaga keamanan sekaligus mematai rakyanya. Ruang publik yang sebelumnya milik warga sekitar yang bebas kemudian sebagian dikuasai oleh para mantan militer.
Buku karya Abidin Kusno ini berusaha mencari makna-makna yang melekat pada pendirian gardu berdasarkan kronologi waktu. Paradigma dan frame awal yang dibangun dalam membahas gardu ini adanya relasi yang saling mempengaruhi antara monumen, memori kota, dan perjuangan simbolik dalam pencarian identitas dan kekuasaan. Hal ini mempengaruhi pembahasan dalam buku ini yang berusaha mengkaji lebih jauh fungsi-fungsi politik, perubahan makna gardu dari waktu ke waktu. Gardu menjadi sebuah bentuk wicara simbolik dari medium visual di mana ingatan-ingatan kolektif dibentuk dan ditransformasikan. Ada 6 (enam) sisi perubahan waktu yang coba ditelusuri dan dibidik oleh penulis dalam melihat perubahan fungsi dan makna kemuculan gardu ini. Dimana masing-masing periode memiliki perbedaan fungsional dan struktural terkait ekistensi gardu. Pembahasan diawali dengan fenomena yang nampak berdasarkan panca indera penulis pasca kelengseran Soeharto dengan munculnya posko-posko PDI P menarik untuk dikaji latar belakang pembentuknya kemudian dirunut ke masa sebelumnya yaitu pada era Orde Baru, masa kerajaan dan kekuasaan tradisional, masa kolonial Belanda, sistem pengamanan masyarakat Tionghoa, masa pendudukan Jepang, dan pasca kemerdekaan yang dikenal sebagai masa revolusi.
Tags: penerbit ombak, sejarah
Penjaga Memori: Gardu di Perkotaan Jawa
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.645 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
I believe there is no one possessed of more information respecting Java than myself. (Saya yakin tak ada orang yang memiliki informasi mengenai Jawa sebanyak yang saya miliki.) Thomas Stamford Raffles Tak diragukan lagi, buku The History of Java telah menjadi salah satu sumber sejarah paling penting untuk mengetahui kehidupan masyarakat Jawa di masa… selengkapnya
Rp 180.000 Rp 200.000Penulis : Hudaya Kandah Jaya Tebal : 402 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pada dasarnya Nusantara tidak pernah hidup mengisolasi diri. Dari dahulu kala Nusantara merupakan tempat perjumpaan dan pertemuan dengan bangsa-bangsa manca. Dalam sejarahnya perjumpaan telah terjadi dengan India, China, Arab, Portugis, Inggris, Belanda. Dari perjumpaan ini… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Lesley Hazleton Tebal : 424 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Dari zaman TV hitam putih menyiarkan program Dunia Dalam Berita jam 9 malam sampai sekarang, tiada hentihentinya kita dengar berita dari Timur Tengah tentang peperangan sesama orang Islam, pemboman masjid, penghancuran situs ziarah, pembunuhan brutal warga… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Asti Kurniawati Tebal : 190 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi:
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Muhammad Luthfi Jum’ah Tebal : 512 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Peradaban Islam pada masa keemasan banyak melahirkan para pemikir genius di berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti kedokteran, astronomi, matematika, fisika, dan filsafat. Dimulai dari era Abbasiyah I (132-232 H), dilakukan penerjemahan besar-besaran karya-karya asing—sebagian besar… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Abdul Rahman Hamid Tebal : 212 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sejarah memiliki potensi untuk menjadikan kita manusia yang berperikemanusiaan, hal yang tidak dapat dilakukan oleh semua mata pelajaran yang lain dalam kurikulum. (Sam Wineburg) Risalah ini ditulis berdasarkan pengalaman dan penelitian selama bergelut dengan pembelajaran… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Yuval Noah Harari Tebal : 540 hlm Ukuran : 15 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Sapiens menunjukkan dari mana asal kita. Homo Deus menunjukkan ke mana kita akan pergi. Pada masa lalu, manusia menaklukkan dunia berkat kemampuan uniknya untuk percaya pada mitos-mitos kolektif tentang dewa, uang, kesetaraan dan kebebasan—seperti dijelaskan dalam buku Sapiens…. selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Penulis : Siti Fatimah Tebal : 215 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Hubungan negara dan perempuan di belahan dunia ketiga, khususnya di Asia Tenggara memperlihatkan keunikan tersendiri. Karena itu, bagaimanakah persisnya bentuk hubungan tersebut bila dilihat dalam kasus “Fujinkai” di Indonesia, terutama bagaimana pemerintah Jepang mengontrol dan mengakomodir… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Perang di Indonesia tetap saja membangkitkan emosi yang tinggi pada generasi berikutnya di Belanda. Situasi tersebut tidak mengherankan. Saat itu Belanda mengerahkan 220.000 serdadunya untuk suatu perang yang tidak dimenangkan dan yang sesudahnya disebut ‘salah’. Dalam debat umum tentang operasi militer Belanda yang pernah paling besar, dibahas terutama tentang tindak-tindak kejahatan perang Belanda. Para veteran memperdengarkan… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Penulis : Rizem Aizid Tebal : 168 hlm Ukuran : Penerbit : Noktah Deskripsi : Hamzah bin Abdul Muthalib adalah sahabat, paman, dan saudara susu Nabi Muhammad Saw. Ia mendapat julukan “Asadullah” (Singa Allah) karena kepahlawanannya dalam membela Islam. Ia digambarkan sebagai orang yang tegas dan berani. Sedangkan Khalid bin Walid adalah sahabat Nabi Muhammad… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.