● online
- Strategi Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan
- Pengantar Geografi Tanah
- Ilmu Sejarah dan Historiografi
- Tunneling dan Corporate Governance
- Berlayar ke Pulau Dewata: Diaspora Orang-Orang Bug
- No Viral No Justice: Kepakan Sayap Hukum Algoritma
- Kecerdasan Komputasional dan Aplikasinya dengan Me
- Semantik; Sebuah Pengantar
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Di Bawah Lentera Merah
Rp 63.750 Rp 75.000| ISBN | 978-979-9471- |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Di Bawah Lentera Merah
Penulis : Soe Hok Gie
Tebal : 122 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : Mata Bangsa
Deksripsi:
Di Bawah Lentera Merah menarasikan satu periode krusial dalam sejarah Indonesia yaitu ketika benih-benih gagasan kebangsaan mulai disemaikan, antara lain lewat upaya berorganisasi. Melalui sumber data berupa kliping-kliping koran antara tahun 1917-1920an dan wawancara autentik yang berhasil dilakukan terhadap tokoh-tokoh sejarah yang masih tersisa, penulisnya mencoba melacak bagaimana bentuk pergerakan Indonesia, apa gagasan substansialnya, serta upaya macam apa yang dilakukan oleh para tokoh Sarekat Islam Semarang pada kurun waktu 1917an.
Di bawah pimpinan Semaoen, para pendukung Sarekat Islam berasal dari kalangan kaum buruh dan rakyat kecil. Pergantian pengurus itu adalah wujud pertama dari perubahan gerakan Sarekat Islam Semarang dari gerakan kaum menengah menjadi gerakan kaum buruh dan tani. Saat itu menjadi sangat penting artinya bagi sejarah modern Indonesia karena menjadi tonggak kelahiran gerakan kaum Marxis pertama di Indonesia.
Pertimbangan lain mengapa “Di Bawah Lentera Merah” menjadi penting adalah karena buku ini memotret bagaimana gagasan transformasi modernisasi berproses dari wacana tradisional ke wacana modern. Lebih khusus lagi Soe Hok Gie, melalui buku ini, mengajak kita mencermati bagaimana para tokoh tradisional lokal tahun 1917an mencoba menyikapi perubahan pada abad ke-20 yang dalam satu dan lain hal, punya andil menjadikan wajah bangsa Indonesia seperti sekarang ini
Tags: mata bangsa, sejarah, soe hok gie
Di Bawah Lentera Merah
| Berat | 260 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.607 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Gaung kebesaran Kerajaan Pajajaran bukan hanya terkenal di Nusantara. Kerajaan yang dipimpin oleh Prabu Siliwangi ini juga dikenal di luar negeri. Hasil bumi, pala dan kapas, yang berkualitas tinggi membuat negara-negara seperti India dan Maladewa melakukan kerja sama jual beli. Setidaknya, China dan Portugis juga membuat catatan khusus tentang kerajaan ini. Catatan-catatan itulah yang menjadi… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Tsabit Azinar Muhammad Tebal : xviii + 262 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Historiografi yang berkembang di era keterbukaan seperti yang terjadi saat ini telah membuka lebar peluang versi-versi yang berbeda tentang suatu peristiwa sejarah. Hal ini berpotensi menimbulkan beberapa kemungkinan dalam masyarakat. Pertama, kecenderungan perubahan pola pikir… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Penulis : Sugeng Priyadi Tebal : 370 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Jika historiografi Indonesia itu dipandang gagal, kegagalan itu merupakan andil dari para sejarawan Indonesia sendiri. Kegagalan itu tidak bisa ditimpakan kepada Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo. Para sejarawan Indonesia harus berusaha mengasah diri agar berhasil menulis sejarah… selengkapnya
Rp 114.750 Rp 135.000Penulis : Susanto Zuhdi Tebal : 176 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Konsep ‘pintu belakang’ dalam suasana pascaperang dan pascakolonial bukan saja tidak berlaku, tetapi sungguh merupakan hal yang tidak patut. Akan tetapi, hendaknya mulai sekarang perlu dipikirkan untuk menganggap pantai selatan ini sebagai bagian depan, seperti juga… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : John Crawfurd Tebal : 393 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku yang terdiri dari tiga jilid ini merupakan karya luar biasa yang ditulis oleh John Crawfurd (1783-1868), seorang pegawai EIC (English Indian Company), sebuah perusahaan dagang Inggris yang berpetualang di Asia guna mendapatkan komoditas eksotis dunia… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Penulis : Abdul Wahid Tebal : 206 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Satrio Dwicahyo, Yuanita Wahyu Pratiwi (Editor) Tebal : 208 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Sejarah sering kali menghadirkan orang-orang besar. Padahal, peristiwa besar, misalnya kemerdekaan tidaklah lepas dari peran rakyat kebanyakan. Harapan untuk memperkaya narasi sejarah dan historiografi revolusi kemerdekaan Indonesia, terutama melihat peristiwa kemerdekaan… selengkapnya
Rp 64.600 Rp 76.000Penulis : Snouck Hurgronje Tebal : 92 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku karya Snouck Hurgronje ini menawarkan wawasan luas tentang pemberontakan penting yang dipimpin oleh Amir Makkah terhadap otoritas Turki Utsmani. Di satu sisi, juga menjelaskan perihal agresi terhadap dua otoritas Sunni itu yang dilakukan oleh kelompok… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Huub de Jonge Tebal : 162 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Buku ini terdiri dari tiga manuskrip pendek—ditambah satu artikel dari Huub de Jonge—yang menghadirkan potret skematis tentang bagaimana roda pemerintahan Kerajaan Sumenep dijalankan pada abad ke-19. Dokumen pertama berisi gambaran pola administrasi, data pendapatan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.