Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Mengindonesiakan Ekonomi Islam....
- Produk Kreatif dan Kewirausahaan Multimedia SMK/MA....
- Mengenal Sastra....
- Kuatkan Tekadmu: Tujuh Vitamin Dosis Tinggi untuk ....
- Pemrograman Smart Phone Menggunakan SDK Android da....
- Hermeneutika; Teori Interpretasi dalam Pemikiran S....
- Mukasyafatul Qulub, Menyingkap Tabir Hati untuk Me....
- Kamus Istilah Ilmu Tanah....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Berlayar ke Pulau Dewata: Diaspora Orang-Orang Bugis, Makassar dan Mandar di Pulau Bali
Rp 42.500 Rp 50.000| ISBN | 978-602-258-440-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Sarkawi B. Husein, dkk.
Tebal : 132 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Ombak
Berlayar ke Pulau Dewata: Diaspora Orang-Orang Bugis, Makassar dan Mandar di Pulau Bali
Reputasi orang-orang dari Sulawesi Selatan, entah itu orang Bugis, Makassar, Mandar atau lainnya sebagai perantau sudah diketahui luas. Namun kajian yang melihat bagaimana mereka berkembang di daerah perantauan belum banyak dikaji. Buku ini karenanya menjadi buku yang sangat penting untuk melihat proses tersebut dengan rinci. Dengan menggunakan kombinasi sumber sejarah dan tradisi lisan yang diperoleh di lapangan, dari pengamatan atas upacara perkawinan hingga jenis-jenis makanan, para peneliti untuk buku ini dapat menunjukkan dengan kaya bagaimana berbagai kelompok masyarakat dari Sulawesi Selatan datang dan berperan dalam perkembangan sejarah di berbagai tempat Bali sejak ratusan tahun yang lalu. Buku ini menunjukkan bahwa proses migrasi, oleh kelompok etnis mana pun, bukanlah proses sederhana dan bukan hanya soal “pendatang” dan “pribumi” apalagi ketika dari waktu ke waktu kelompok baru datang dan pergi. Namun yang pasti proses migrasi ini melahirkan Indonesia yang terus-menerus “baru” dan “dibarukan” dan pastinya yang lebih kaya dan beragam. Buku ini karenanya tidak hanya penting bagi peneliti daerah Sulawesi Selatan dan Bali, tetapi penting bagi yang ingin memahami proses pembentukan identitas Indonesia masa kini.
Dias Pradadimara, Dosen Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Hasanuddin Makassar
Berlayar Ke Pulau Dewata adalah studi paling lengkap tentang migrasi orang-orang Bugis-Makassar dan Mandar ke Pulau Bali. Buku ini merupakan studi penting mengenai keberhasilan integrasi antara komunitas Muslim dan non-Muslim. Keberhasilan integrasi yang penuh damai ini juga relevan untuk memahami migrasi saat ini, baik di Indonesia maupun di negara lain.
Freek Colombijn, Vrije Universiteit Amsterdam
Karya keempat peneliti sejarah Indonesia ini merupakan usaha akademis yang memperluas horizon baru dalam studi diaspora. Sejak abad ke-12, orang-orang Bugis-Makassar dan Mandar membentuk komunitas-komunitas tersendiri di Pulau Bali untuk mencari “keamanan” dan “ekonomi” yang memadai di luar kampung halaman. Kunci sukses orang yang memiliki latar belakang agama mereka dalam beradaptasi. Tanpa menimbulkan konflik perbedaan agama, orang Islam dan orang Hindu setempat bisa hidup bersama secara damai. Buku ini merupakan salah satu referensi penulisan sejarah diaspora/komunitas di Bali. Buku ini merupakan salah satu rekomendasi bacaan untuk mereka yang sedang mengkaji sejarah diaspora masyarakat Islam.
Mitsuko Nanke, Peneliti dari Jepang dan salah seorang kontributor buku Consuming Indonesia, Consumption in Indonesia in the Early 21 Century
Bugis & Bali adalah dua entitas yang seolah tidak bertemu. Dan buku ini menawarkan sebuah pembacaan dekonstruktif terhadap pandangan tersebut. Kelenturan beradaptasi sambil pada saat yang sama mempu mempertahankan adat-istiadat dan keprcayaan, menjadi diskusi menarik yang layak diapresiasi. Buku ini melengkapi penulisan tentang migrasi dan diaspora masyarakat Bugis di bentang luas Asia Tenggara, bahkan sampai Australia dan Afrika. Ini menjadi referensi penting bagi kelompok cendikia, mahasiswa, dan masyarakat luas pemerhati Bugis.
Lina Puryanti, kandidat Ph.D. National University of Singapore (NUS).
Saat ini sedang merampungkan disertasinya tentang masyarakat
Bugis di perbatasan Indonesia-Malaysia (Sebatik)
Tags: penerbit ombak, sejarah
Berlayar ke Pulau Dewata: Diaspora Orang-Orang Bugis, Makassar dan Mandar di Pulau Bali
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.789 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Abdul Aziz Tebal : 428 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Para pemikir dan aktivis Islam politik meyakini bahwa pengorganisasian masyarakat Muslim Arab di Madinah pada masa Rasulullah saw dan Khulafair Rasyidun merupakan wujud Negara Islam. Keyakinan ini sejatinya lebih didasarkan pada pemahaman normatif-ideologis—ketimbang historis-sosiologis—atas sejarah Islam… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Penulis : Haris Firmansyah & Syamsul Kurniawan Tebal : 78 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Di sekolah, pendidikan karakter secara langsung dapat dilaksanakan dalam proses belajar-mengajar, karena di sanalah guru dan siswa bersentuhan secara langsung. Hal ini membuat guru memiliki peran penting dalam tercapainya membangun karakter siswa dalam… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Lukman Nadjamuddin, dkk Tebal : 256 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Teluk Tomini berada di leher Pulau Sulawesi dan salah satu teluk terluas di Indonesia, yang mencakup 13 kabupaten dalam tiga propinsi: Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara menjadi populer tahun 2015 ketika digelar Sail Tomini yang… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Demak Bintara merupakan negara Islam pertama di Tanah Jawa, negara Islam ketiga di Nusantara, dan negara Islam keempat di Asia Tenggara. Kerajaan ini—yang didirikan oleh Wali Sanga dengan Raden Patah bertindak sebagai raja—dicetuskan tidak lebih dari alasan sebagai penopang dakwah Islam yang dikomando oleh Sunan Ampel dan Raden Santri. Para wali menginginkan dakwah Islam yang… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Yerusalem, yang dimuliakan selama ribuan tahun oleh tiga agama Abrahamik, yang terkoyak oleh konflik-konflik yang tak berkesudahan, yang ditaklukkan kemudian dibangun kembali, dan yang diratapi berulang-ulang kali, merupakan kota suci yang kesakralannya telah menimbulkan tragedi yang mengerikan. Dalam buku yang komprehensif ini, penulis menelusuri sejarah tentang bagaimana orang Yahudi, Kristen dan Islam sama-sama mengklaim Yerusalem… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Emil Leushuis Tebal : 304 hlm Ukuran : 22 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Kota-kota pusaka di Indonesia tidak terlepas dari sejarah masa kolonial. Setelah masa kemerdekaan, perkembangan kota yang dinamis dan terkadang kontradiktif, telah memberikan ruang interaksi antara masa lalu dan masa kini. Adalah sebuah pertanyaan… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Sejarawan senantiasa perlu sejenak meninggalkan periode, ruang lingkup dan topik-topik yang merupakan bidang spesialisasinya guna melihat sifat dasar disiplin ilmu dan kepakarannya secara lebih luas. Inilah yang saya coba lakukan dengan penulisan buku ini. Dengan menampilkan berbagai ilustrasi berupa sejarah Timur Tengah, wilayah kajian yang memang merupakan minat saya, saya mencoba merenungkan sifat dasar pengetahuan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Anthony Reid Tebal : 386 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Konflik Aceh saat ini tidaklah ahistoris. Artinya, kemunculannya bisa ditelisik dari berbagai peristiwa yang pernah terjadi di provinsi yang sekarang bernama Nanggroe Aceh Darussalam ini. Pembeda peristiwa konfliknya hanyalah waktu dan pelaku. Substansi konfliknya tidak… selengkapnya
Rp 64.000 Rp 80.000Dalam Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan ini, pembaca akan bertemu sosok Soe Hok Gie yang lain. Bukan aktivis mahasiswa, tetapi seorang ilmuwan. Tepatnya sejarawan. Berasal dari skripsi tingkat sarjana di Fakultas Sastra jurusan Sejarah UI, tulisan ini disusun melalui serangkaian penelitian serius, dengan kerangka keilmiahan yang ketat. Jadilah sebuah rekaman sejarah yang orisinil, tajam, dan… selengkapnya
Rp 123.250 Rp 145.000Penulis : Hera Astuti, Zul ’Asri, Zafri Tebal : 246 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Terdiri dari 15 bab, meliputi pendahuluan, sumber sejarah zaman hindu – buddha, proses masuknya budaya India ke Nusantara, agama Hindu dan Buddha, dan beberapa sejarah kerajaan seperti kerajaan Kutai, Kerajaan Tarumanegara, kerajaan Melayu,… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.