Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Sosial Politik » Sosial » No Viral No Justice: Kepakan Sayap Hukum Algoritma
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

No Viral No Justice: Kepakan Sayap Hukum Algoritma

Rp 68.000 Rp 80.000
Hemat Rp 12.000
ISBN978-623-189-445-8
Stok Tersedia
Kategori Sosial

Penulis     : Y. Sumardiyanta

Tebal         : 354 hlm

Ukuran     : 14 x 20 cm

Penerbit   : Diva Press

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

No Viral No Justice: Kepakan Sayap Hukum Algoritma

Medsos, harus diakui, memang mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup warganet. Akan tetapi medsos juga berdampak buruk. Warganet kecanduan Google, Whatsapp, online-shop, Face Book, Instagram, X, Youtube dan Tiktok. Mereka gampang dirundung masalah kesehatan mental. Narsis. Hanya berfokus pada diri sendiri. Kurang terlatih kecakapan sosialnya. Kurang prigel berempati pada orang lain. Mudah stres.

Warganet kesulitan membedakan dunia real dengan jagat virtual. Bahkan mencampuradukkan dunia nyata dengan dunia maya. Gampang resah, mudah ngamuk, meledak-ledak dan tidak sabaran. Pemuda berusia 16 tahun, pelajar SMK, membunuh 5 orang sekaligus. Pasangan suami – istri berikut ketiga anaknya. Pelaku menghabisi mereka karena cintanya ditolak orang tua korban. Pelaku juga menyetubuhi mayat kekasihnya.

Sepasang guru SD kepergok murid-muridnya berbuat mesum di ruang guru. Saat pelaku dan para murid sedang menunggu kegiatan ekstrakurikuler jelang sore hari. Alasannya khilaf.

. Kesadaran warganet lumpuh karena terkoneksi terus dengan medsos. Pasangan pengantin baru meregang nyawa saat bulan madu di kamar hotel. Tewas dengan luka sekujur tubuh penuh cakaran. Lidah keduanya nyaris putus digigit sendiri. Mereka dijemput maut sesudah minum ramuan obat kuat. Mereka secara fisik sedang kuat-kuatnya. Iklan obat kuat di medsos meruntuhkan keperkasaan mereka.

Buku ini menganjurkan warganet untuk puasa virtual detoks gadget. Kebugaran spiritual direvitalisasi dengan mengurangi ketergantuangan pada tritunggal maha kusut: internet, gadget dan medsos. Kecerdasan emosi diasah (self-healing) dengan berpaling kembali pada tradisi hebat yang kini meredup karena diabaiakan: reading and writing habbit.

Tags: ,

No Viral No Justice: Kepakan Sayap Hukum Algoritma

Berat 360 gram
Kondisi Baru
Dilihat 326 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: