● online
- Membongkar yang Terkubur....
- Falsifikasi Kebijakan Fiskal di Indonesia Perspekt....
- Khazanah Ilmu Al-Qur'an....
- KH. Ahmad Dahlan si Penyantun....
- Nutrigenomik dan Nutrigenetik Bagi Mahasiswa Gizi....
- Hukum Bisnis; Kajian Khusus UMKM Indonesia....
- Manajemen Sumberdaya Manusia....
- Kota Untuk Semua, Ide Penataan Kota Yang Komprehen....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Tak Lagi Hilang Dalam Data: Inisiatif Inklusi Perempuan Disabilitas di Kawasan Merapi
Rp 110.500 Rp 130.000| ISBN | 978-623-139-103-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Tak Lagi Hilang Dalam Data: Inisiatif Inklusi Perempuan Disabilitas di Kawasan Merapi
Penulis : Kania Bening Rahmayna
Tebal : xx + 276 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : Cantrik Pustaka
Deskripsi :
“Dasar hukum inklusi di Indonesia sudah kuat, namun tantangan utama terletak pada perspektif pemangku kebijakan yang belum memahami isu disabilitas secara tepat. Akibatnya, fasilitas dan program sering sekadar formalitas dan tidak mengikuti prinsip universal design. Rotasi kepemimpinan membuat proses edukasi harus diulang, sementara data gender masih belum menjadi basis dalam perencanaan inklusi.”
— Fatimah Asri Mutmainah (Teh Acil, Komisi Nasional Disabilitas)
“Pengelolaan data inklusi terhambat oleh tumpang-tindih data antar-instansi yang tidak sinkron dan terbatasnya akses publik. Data sering disimpan segelintir orang dan belum dimanfaatkan optimal untuk respons cepat. Buku ini menekankan perlunya harmonisasi kebijakan data dan perlindungan penggunaan data yang transparan.”
— Meilinarti (Penulis Mendengar Suara Penyintas dan Data Driven Inclusion Project Manager Plan Indonesia 2023)
“Stigma dan isolasi masih menjadi hambatan besar bagi partisipasi penyandang disabilitas dalam bencana. Di wilayah yang belum tersentuh komunitas, banyak yang terkurung di rumah dan tak terlibat dalam mitigasi maupun pemulihan. Penguatan komunitas dan jejaring diperlukan agar partisipasi menjadi bermakna.”
— Astuti Parengkuh (Penerima SK Timur Award 2022 & Aktivis di SOLIDER Media Disabilitas)
“Inklusi membutuhkan advokasi berbasis data, penguatan kapasitas, dan kolaborasi dengan pemerintah. Klaten menjadi pionir Unit Layanan Disabilitas (ULD) dan Rencana Aksi Daerah (RAD) Disabilitas, namun tantangan ketersediaan dan pengelolaan data tetap besar. Pendataan inklusif menjadi fondasi kerja PPDK bersama mitra seperti PLAN.”
— Qoriek Asmarawi (Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten)
“Kerangka hukum inklusi sudah tersedia, tetapi implementasinya lemah akibat perspektif yang keliru dan minimnya partisipasi bermakna. Ketidaksetaraan data berujung pada program yang eksklusif, termasuk sekolah ‘inklusif’ yang tidak inklusif. Ruang publik harus bebas hambatan, bukan memaksa disabilitas menyesuaikan diri. Perbaikan perspektif dan data menjadi sangat mendesak.”
— Edy Supriyanto (Direktur SEHATI, Sukoharjo)
“Dalam bencana, kebutuhan utama penyandang disabilitas adalah informasi yang jelas dan akses evakuasi yang aman. Alat bantu, relawan terlatih, dan komunikasi yang tepat menjadi penentu keselamatan. Kisah-kisah ini penting untuk dipahami dalam upaya PRB inklusif.”
— Nanik Sri Wiji Sawitri (Perempuan Disabilitas Klaten)
“Isu gender dalam kebencanaan sering direduksi menjadi hitungan jumlah perempuan, bukan pemenuhan hak mereka: keamanan, sanitasi layak, dan kebutuhan spesifik. Penganggaran pun belum berpihak, sehingga implementasi jadi jauh dari prinsip HAM. Perspektif gender yang tepat adalah fondasi PRB yang adil.”
— Zipora Purwanti (Sasana Inklusi & Gerakan Advokasi Disabilitas/SIGAB Indonesia)
“PPDK hadir untuk menyatukan organisasi disabilitas dan memperkuat advokasi berbasis data dalam Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Kolaborasi dengan BPBD dan PLAN menegaskan pentingnya sistem data inklusif. Tantangan utama mencakup akses wilayah, keterbukaan partisipan, dan penguatan SDM.”
— Eko Swasto (Ketua Pembina Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten)
Tags: cantrik pustaka, sosial
Tak Lagi Hilang Dalam Data: Inisiatif Inklusi Perempuan Disabilitas di Kawasan Merapi
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 68 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
What is the impact of the 1997 Asian Financial Crisis, Reformasi, or democratization since 1998 and constant economic development in 1990-1997 and 2004-2012 on rural Javanese society? This book has attempted to answer these questions by conducting a 1,000- household socioeconomic survey of six villages in Comal, in the north-coastal area of Java Island in… selengkapnya
Rp 136.000 Rp 160.000Metode penelitian merupakan jembatan yang lurus bagi peneliti untuk menemukan kebenaran ilmiah. Kepatuhan pada arahan metode penelitian memudahkan kebenaran itu terungkap secara jelas dan utuh. Oleh karena itu, narasi eksplanatif tentang bagaimana menerapkan metode penelitian harus mudah dipahami oleh peneliti. Kumpulan narasi tersebut disusun dalam suatu dokumen tertulis secara terstruktur, sistematis, dan lengkap dalam bentuk… selengkapnya
Rp 81.600 Rp 96.000Penulis : David Goldblatt Tebal : 104 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Di antara teoretikus-teoretikus kontemporer, Gorz telah menarik perhatian besar dari gerakan-gerakan lingkungan di Barat. Ini tidaklah mengejutkan. Gorz memiliki lebih banyak tautan garis silsilah intelektual dari ahli-ahli lingkungan yang cenderung radikal. Gorz berupaya mendiagnosis bidang paralel… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Husein Muhammad & Siti Aminah Tebal : 94 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Hate-speech has currently become the attention to many society circles because it has religious and political nuance. The existence of internet and social media becomes the main factors to the increasing speed… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Haning Romdiati Dkk Tebal : xviii + 238 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini menyajikan data dan informasi tentang kondisi dan perubahan sosial demografi OAP di Provinsi Papua Barat. Sebagai lokasi kajian yang lebih mendalam adalah dua kabupaten, yaitu: (1) di Kabupaten Sorong yang… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Penulis : Widuri Wulandari Tebal : 216 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Memahami realitas sosial tidak cukup hanya dengan angka dan statistik. Di balik setiap data, tersimpan makna, pengalaman, dan cerita manusia yang hanya dapat diungkap melalui pendekatan kualitatif. Buku Metode Penelitian Sosial Kualitatif ini hadir untuk membantu… selengkapnya
Rp 62.050 Rp 73.000Satu di antara problem sosial keagamaan di Indonesia 1 yang masih terus bergejolak adalah menyoal kelompok-kelompok minoritas, termasuk Ahmadiyah. Keberadaan Jemaat Ahmadiyah sampai saat ini—secara politis dan sosiologis—masih dihantam pro dan kontra di kalangan masyarakat. Secara politis dan kekuasaan, mereka berada dalam bayang-bayang otoritas struktur kebijakan dan aturan yang mendiskreditkan dan di sisi sosiologis, sebagai… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000“Pada dasarnya, Allah Ta’ala adalah satu-satunya pihak yang wajib ditaati aturan-aturan-Nya. Akan tetapi ada beberapa pihak di mana Allah mewajibkan kita menaati aturan-aturan mereka, yaitu Rasul Allah dan Ulil Amri. Allah juga mewajibkan kita menaati segala aturan dan ketentuan yang merupakan hasil kesepakatan. Namun, kewajiban taat kepada Ulil Amri dan menaati hasil kesepakatan disyaratkan tidak… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Jatna Supriatna, Ralph Lenz Tebal : xxiv + 618 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : The climate change threat at present has reached a critical stage. The development of the world today is threatened, as the whole world, including Indonesia, is facing three crisis, namely the… selengkapnya
Rp 232.000 Rp 290.000Dalam buku ini Edward W. Said seolah menegaskan bahwa hanya dengan mengkaji teks-teks orientalis melalui operasi diskursif yang berlangsung di dalamnya, kita bisa menyingkap relasi ideologis yang terdapat dalam orientalisme. Dengan meminjam teori Michel Foucault sebagai pisau bedah, said membagi empat jenis relasi kekuasaan yang hidup dalam wacana orientalisme: kekuasaan politis (pembentukan kolonialisme dan imperialisme);… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.