Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Makanan Tradisional Indonesia Seri 3: Makanan Trad
- Metode Kuantitatif Penelitian Komunikasi
- Pendidikan Peran Seks Anak Usia Dini
- Pemeliharaan dan Perbaikan Interior SMK/MAK Kelas
- Jalan Taat Para Kekasih Allah
- Perbandingan Hukum: Perdebatan Teori dan Metode
- Rekonstruksi Nalar Kritis
- Eksplorasi Panas Bumi
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Perlawanan Akar Rumput
Rp 64.600 Rp 76.000| ISBN | 978-623-359-131-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Perlawanan Akar Rumput
Penulis : Satrio Dwicahyo, Yuanita Wahyu Pratiwi (Editor)
Tebal : 208 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi :
Sejarah sering kali menghadirkan orang-orang besar. Padahal, peristiwa besar, misalnya kemerdekaan tidaklah lepas dari peran rakyat kebanyakan. Harapan untuk memperkaya narasi sejarah dan historiografi revolusi kemerdekaan Indonesia, terutama melihat peristiwa kemerdekaan dari sudut pandang rakyat kebanyakan merupakan alasan buku ini hadir. Buku ini berisi delapan artikel yang disarikan dari karya tugas akhir mahasiswa S-1 Departemen Sejarah FIB UGM. Tema utama yang memayungi artikel-artikel tersebut adalah partisipasi rakyat dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada masa revolusi tahun 1945-1949. Atikel-artikel dalam buku ini ditulis pada periode tiga dekade berbeda, yaitu 1980-an, 1990-an, dan 2000-an karena dianggap bisa mewakili jiwa zamannya masing-masing dan tentunya merepresentasikan penggunaan metodologi yang beragam. Badan-badan kelaskaran yang diulas memiliki ideologi, afiliasi politik, dan komposisi demografis yang berbeda-beda, mulai dari Heiho yang dibentuk oleh tentara Jepang hingga Pasukan Hantu Maut yang merupakan hasil dari kerja sama Keraton Yogyakarta dan rakyat Yogyakarta. Tidak hanya itu, artikel-artikel dalam buku ini juga menampakkan keberagaman lokasi atau lingkup geografis, meliputi pusat-pusat perlawanan yang dikenal di level nasional seperti Yogyakarta dan Surabaya, juga kantong-kantong perlawanan lokal di berbagai daerah yang tak kalah strategis seperti Klaten dan lombang.
Perlawanan Akar Rumput
| Berat | 220 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 861 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Edwin M. Loeb Tebal : 370 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Nusantara terdiri dari beribu-ribu etnis maupun subetnis yang tersebar di berbagai wilayahnya. Satu pulai di Nusantara ini belum tentu hanya didiami oleh satu etnis, melainkan banyak etnis, layaknya prinsip-prinsip dalam hukum termodinamika, kebudayaan pun juga… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Kerajaan Majapahit bukan sekadar kerajaan besar yang pernah berdiri di tanah Nusantara, tetapi juga simbol dari kekuatan politik, ekonomi, dan budaya yang menyatukan berbagai wilayah di Indonesia, bahkan hingga ke Asia Tenggara. Perjalanan Majapahit yang penuh dengan kebijaksanaan, kepemimpinan, serta pergolakan internal dan eksternal, memberikan banyak pelajaran berharga yang relevan bagi kehidupan bangsa kita saat… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Maskun Tebal : x + 84 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi :
Rp 56.780 Rp 66.800Penulis : Islam Issa Tebal : 608 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Alexandria bukanlah kota biasa. Kekaisaran-kekaisaran besar pernah memperebutkannya, mulai dari Yunani dan Romawi hingga Arab, Utsmaniyah, Prancis, serta Inggris. Tokoh-tokoh penting dunia telah mewarnai sejarah kota ini, mulai dari Alexander Agung hingga Aristoteles, Cleopatra, Shalahuddin al-Ayubbi,… selengkapnya
Rp 148.750 Rp 175.000Buku ini tidak persis berbentuk polemik seperti yang berlangsung antara Soedjatmoko dengan Boejoeng Saleh, yang merupakan artikel berbalas artikel. Bukan pula polemik seperti yang terjadi antara BM. Diah (Merdeka) dengan Njoto (Harian Rakjat). Atau antara sastrawan yang dicap kelompok Manikebu dengan Lekra. Tetapi kumpulan tulisan antara dua orang sejarawan Indonesia yang sebagian pendapatnya bertentangan dan… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Sulaiman Mazhar Tebal : 272 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Apakah karisma penting bagi setiap pemimpin? Tentu saja, karena pada intinya, kepemimpinan adalah tentang bagaimana mempengaruhi orang lain. Buku ini memandu Anda untuk meningkatkan skill kepemimpinan supaya Anda menjadi pemimpin karismatik. Buku ini mengungkap peta jalan… selengkapnya
Rp 67.150 Rp 79.000Penulis : A. Rani Usman Tebal : xxvi + 186 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku “Memahami Sejarah konflik Aceh” (dulunya terbitnya dengan jadul “Atjeh Sepintas Lalu”) berbicara tentang sebuah penggalan sejarah Aceh. Kalau kita melihat dengan kacamata sekarang, buku ini pun sebenarnya sudah menjadi bagian dari… selengkapnya
Rp 44.000 Rp 55.000Penulis : Asvi Warman Adam Tebal : 189 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Begitu Orde Baru berakhir bermunculan gugatan masyarakat terhadap sejarah (versi pemerintah). Buku-buku baru diluncurkan. Sejarah pun menjadi polemik. Buku ini menawarkan tipologi kontroversi sejarah Indonesia yang disebabkan oleh fakta (dan interpretasi) yang: 1) tidak tepat;… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Harry A. Poeze Ukuran : 16 x 24 cm Tebal : 414 hlm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia dengan menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Ia tinggal di sebuah kampung kecil di Jakarta dan kemudian bekerja sebagai mandor buruh tambang batu bara… selengkapnya
Rp 112.000 Rp 140.000Filsafat sejarah merupakan jantung filsafat Hegel. Dalam buku yang sangat berpengaruh ini, Hegel tidak menulis sejarah, tetapi menulis filsafat. Jika sejarah membicarakan apa yang telah terjadi (masa lampau), atau dalam perkembangannya yang maju membahas apa yang akan terjadi (masa depan), maka sejarah dalam kerangka filsafat membicarakan apa yang ada, yang memiliki efisiensi abadi-yakni rasio.
Rp 102.000 Rp 120.000


Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.