Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sejarah Pertanian dan Kebudayaan Sahu di Halmahera
Rp 127.500 Rp 150.000| ISBN | 978-602-258-516-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Sejarah Pertanian dan Kebudayaan Sahu di Halmahera
Penulis : Leontine E. Visser
Tebal : 324 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Buku ini bercerita tentang orang Sahu di Halmahera barat laut. Mereka menyebut diri mereka sendiri sebagai orang Suwuwu’u atau ‘penduduk tikungan besar’ di sungai Akelamo. Cerita ini mengenai sejarah penanaman padi ladang, organisasi sosial, dan pentingnya hak atas tanah.
Saya mengharapkan buku ini akan menjadi sebuah bacaan yang menarik bagi masyarakat umum dan juga mahasiswa yang ingin mengenal pulau Halmahera, khususnya sejarah dan kebudayaan masyarakat Sahu di Halmahera barat laut.
Bagian utama data yang menjadi dasar dari buku ini dikumpulkan dari Juni 1979 hingga Februari 1981 saat saya tinggal dan bekerja di Desa ‘Banyotola (atau Aketola dalam bahasa Ternate) dan Awer di Sahu. Saya melakukan penelitian antropologi untuk melengkapi disertasi saya, dengan berpartisipasi sebanyak mungkin di dalam praktek pertanian sehari-hari, peristiwa-peristiwa sosial seperti pemakaman dan pernikahan, dan kegiatan yang berkenaan dengan gereja. Saat saya meninggalkan Sahu di awal tahun 1981, saya tidak dapat meramalkan bahwa saya akan kembali berulang kali sejak 1982 hingga 2017, namun untuk periode waktu yang singkat. Saat muncul pemikiran untuk mempublikasikan versi berbahasa Indonesia dari buku saya, saya merasa perlu untuk memperbaharui data saya yang berasal dari 1979-81. Khususnya mengenai dua subjek utama mengenai pertanian dan kebudayaan, yaitu tentang penggunaan lahan dan perayaan penutupan dari musim tanam. Data-data terbaru telah ditambahkan pada masing-masing bab di buku ini. Dengan demikian, volume ini menggambarkan kehidupan sehari-hari di Sahu pada periode hampir selama 40 tahun (1979-2017).
Tags: penerbit ombak, sejarah
Sejarah Pertanian dan Kebudayaan Sahu di Halmahera
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.536 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : B. J. O. Schrieke Tebal : xxiv + 307 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : …. [Schrieke], seorang ilmuwan sederhana yang lahir dari dunia kolonial, namun telah memberikan sumbangan besar bagi kajian sosial-humaniora tentang Indonesia melalui pendekatan historis-sosiologisnya. Dasar pemikiran yang dikembangkan Schrieke menjadi tonggak… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Penulis : Gusti Asnan Tebal : 267 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini membahas keberadaan sungai sebagai salah satu rupa bumi di Sumatra dan pengalaman warga tersebut dengan “batang air” itu. Dasar pemikiran penulisan dan penerbitan buku ini adalah kenyataan yang menunjukkan… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Handinoto Tebal : ix + 266hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini merupakan kumpulan dari berbagai sumber, yang berisi tentang sejarah perkembangan kota di Jawa mulai dari abad 18 sampai tahun 1940. Pembahasannya lebih ditekankan pada masalah bentuk dan struktur kotanya. Secara garis besar pembahasannya dibagi… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Emalia Iragiliati Sukarni Tebal : xii + 428 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Siapakah di antara pemuda yang berada di balik Peristiwa Rengasdengklok? Salah satu di antara pemuda yang berperan penting dalam peristiwa tersebut bernama Sukarni atau Bung Karni. Beberapa jam setelah Peristiwa Rengasdengklok, Proklamasi Kemerdekaan… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Peta Asia Tenggara yang dibuat orang Bugis kira-kira pada tahun 1828 memberi kesan betapa jauh dan luasnya wilayah pelayaran orang-orang Bugis dan Makassar pada waktu itu. Pada peta ini, yang pernah dibicarakan oleh C.C.F.M. Le Roux pada tahun 1935, di bagian utara Australia masih terbaca bagian kata “ge” yang menurut Prof. Dr. A.A. Cense selengkapnya… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Peradaban umat manusia seperti sebuah roda yang berputar. Kemajuan adalah sebuah siklus―dari puncak ke penurunan dan kemudian, perlahan dan susah payah, kembali ke puncak―bukan jalur lurus dan menanjak sepanjang waktu. Setiap kerajaan berumur panjang memiliki suksesi zaman keemasan dan kegelapan; dan berkali-kali peradaban manusia telah menciptakan pemerintahan luar biasa yang dalam beberapa abad hancur menjadi… selengkapnya
Rp 74.800 Rp 88.000Penulis : Leo Agung dan T. Suparman Tebal : 192 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pada umumnya orang mengira bahwa mata pelajaran sejarah merupakan mata pelajaran yang kurang penting. Pelajaran sejarah merupakan mata pelajaran yang harus dihafalkan. Menghafal ialah apabila dapat mengingat hal sesuatu dengan setepat tepatnya. Seolah-olah… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 184 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sebagai salah satu kelas penting penghuni strata sosial masyarakat Jawa, tak dapat disangsikan bahwa priayi pernah punya peran besar dalam menentukan nasib jutaan rakyat Jawa. Kelas priayi, yang agaknya sinonim dengan pejabat, bangsawan, atau penggedhe-penggedhe lainnya,… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Thomas W. Arnold Tebal : 672 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku ini terdiri atas 13 bahasan utama. Di bahasan awal, penulis berhasil menayangkan ulasan yang mengagumkan seputar kehidupan Nabi Muhammad Saw. sebagai seorang dai. Kemudian, dilanjutkan dengan ulasan lain yang tak kalah mengagumkan dan apik,… selengkapnya
Rp 153.000 Rp 180.000Proses perkembangan matematika dimulai sejak adanya peradaban Mesopotamia, Mesir, dan Yunani. Dari ketiga peradaban tersebut, Yunani-lah yang paling maju dalam hal perkembangan matematika. Peradaban Yunani yang tinggi dalam bidang matematika disebabkan karena mereka selalu mengedepankan kebebasan berpikir, rasional, dan berani untuk berubah. Namun, memasuki permulaan abad masehi, perkembangan matematika di Yunani mengalami masa suram. Ini… selengkapnya
Rp 117.130 Rp 137.800



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.