● online
- Meretas Radikalisme Menuju Masyarakat Inklusif
- Sherlock Holmes; Misteri di Wisma Wisteria
- Puitika: Seni Berpuisi
- Produk Kreatif dan Kewirausahaan Kompetensi Keahli
- Pembangunan Ekonomi Jepang dalam Perspektif Ekonom
- Membangun Bisnis Kecil dengan Pemasaran Digital
- Pulau, Kepulauan, dan Negara Kepulauan
- Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan R
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sejarah Pertanian dan Kebudayaan Sahu di Halmahera
Rp 127.500 Rp 150.000| ISBN | 978-602-258-516-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Sejarah Pertanian dan Kebudayaan Sahu di Halmahera
Penulis : Leontine E. Visser
Tebal : 324 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Buku ini bercerita tentang orang Sahu di Halmahera barat laut. Mereka menyebut diri mereka sendiri sebagai orang Suwuwu’u atau ‘penduduk tikungan besar’ di sungai Akelamo. Cerita ini mengenai sejarah penanaman padi ladang, organisasi sosial, dan pentingnya hak atas tanah.
Saya mengharapkan buku ini akan menjadi sebuah bacaan yang menarik bagi masyarakat umum dan juga mahasiswa yang ingin mengenal pulau Halmahera, khususnya sejarah dan kebudayaan masyarakat Sahu di Halmahera barat laut.
Bagian utama data yang menjadi dasar dari buku ini dikumpulkan dari Juni 1979 hingga Februari 1981 saat saya tinggal dan bekerja di Desa ‘Banyotola (atau Aketola dalam bahasa Ternate) dan Awer di Sahu. Saya melakukan penelitian antropologi untuk melengkapi disertasi saya, dengan berpartisipasi sebanyak mungkin di dalam praktek pertanian sehari-hari, peristiwa-peristiwa sosial seperti pemakaman dan pernikahan, dan kegiatan yang berkenaan dengan gereja. Saat saya meninggalkan Sahu di awal tahun 1981, saya tidak dapat meramalkan bahwa saya akan kembali berulang kali sejak 1982 hingga 2017, namun untuk periode waktu yang singkat. Saat muncul pemikiran untuk mempublikasikan versi berbahasa Indonesia dari buku saya, saya merasa perlu untuk memperbaharui data saya yang berasal dari 1979-81. Khususnya mengenai dua subjek utama mengenai pertanian dan kebudayaan, yaitu tentang penggunaan lahan dan perayaan penutupan dari musim tanam. Data-data terbaru telah ditambahkan pada masing-masing bab di buku ini. Dengan demikian, volume ini menggambarkan kehidupan sehari-hari di Sahu pada periode hampir selama 40 tahun (1979-2017).
Tags: penerbit ombak, sejarah
Sejarah Pertanian dan Kebudayaan Sahu di Halmahera
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.461 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Karena sepak bola adalah bagian penting dalam keseharian masyarakat. Meskipun pamor sepak bola di Indonesia masih kalah “penting” dengan isu politk, tapi bukan berarti dampak yang diberikannya bisa dipandang sebelah mata. Justru kadang, masyarakat lebih bangga melihat tim sepak bola menjadi jawara ketimbang melihat pergantian Ketua DPR, misalkan. Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Nusantara… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah al-Lawati at-Tanji bin Batutah, atau yang kita kenal dengan Ibnu Batutah, memulai perjalanannya ketika berusia 20 tahun pada 1325. Alasan utamanya untuk bepergian adalah menunaikan ibadah haji, atau ziarah ke Mekkah, seperti yang ingin dilakukan oleh semua Muslim yang shaleh. Dari Tangier, Maroko, menuju Mekkah dan kembali lagi ke Maroko… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Kolonialisme tidak jarang menampakkan diri sebagai kekuatan yang mengubah mainstream kebudayaan. Penaklukan wilayah Nusantara oleh Belanda, misalnya, bukan saja menggoncangkan masyarakat Indonesia, tetapi juga mengikis sendi-sendi budayanya. Gejala kultural seperti ini tampak menonjol sejak awal abad ke-20, khususnya setelah diberlakukannya Politik Etis (etische politiek) oleh Belanda. Melalui strategi kebudayaan yang bersifat asosiatif, Belanda berusaha menghilangkan jurang pemisah… selengkapnya
Rp 57.600 Rp 72.000Penulis : Sudarman Tebal : xviii + 151 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini mengungkapkan bagaimana pengaruh perdagangan terhadap proses islamisasi di Kerajaan Inderapura yang dengan detail menjelaskan tentang kondisi pelabuhan dan pelayaran, komoditas perniagaan dan jaringan perniagaan Kerajaan Inderapura. Walaupun buku ini fokus bahasannya pada proses… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Stefanus Rahoyo Tebal : xvi + 184 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi: “ORANG TIONGHOA adalah orang yang berhasil secara materi”, begitulah stereotipe yang berkembang di tengah masyarakat. Stereotipe ini bahkan telah ikut memperkuat identitas tipe ideal (ideal type) etnis Tionghoa. Sekalipun demikian, stereotipe tersebut tidak bisa… selengkapnya
Rp 49.600 Rp 62.000Penulis : Robert Irwin Tebal : 256 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Alhambra, “benteng merah” di bukit berbatu di atas Granada dengan halaman dan taman yang bermandikan air mancur, telah lama menjadi sinonim untuk keindahan. Dalam buku yang menarik ini, Robert Irwin, seorang Arabis dan novelis, meneliti sejarah… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Buku ini membahas tentang zending di tanah Batak, secara khusus membicarakan peralihan agama yang dikenal dengan istilah Konversi di kalangan masyarakat Simalungun pada periode 1903-1942. Buku ini barulah merupakan studi awal untuk memahami proses sejarah peralihan agama di kalangan orang Simalungun. Dasar pemikiran penulisan dan penerbitan buku ini adalah kenyataan yang menunjukkan bahwa zending Rheinische… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Pemerintah mengubah fungsi kota tradisional menjadi kota modern untuk beberapa kota di Jawa dan Madura pada 1906. Program modernisasi itu berbasis industrialisasi ekonomi. Sebagai contoh kasus di Kota Cirebon, pemerintah Hindia Belanda bertujuan mengubah fungsi Kota Cirebon dari kota tradisional menjadi kota modern dan dari kota yang tidak sehat menjadi kota yang sehat. Tujuan tersebut… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.