● online
- Profesi Kependidikan....
- Palembang dan Plaju....
- Biomassa: Anugerah dan Berkah yang Belum Terjamah....
- Mahmoud Darwish; Penyair dan Kekasih Yahudinya....
- Jagat Batin Sunan Bonang: Biografi, Peranan, Laku ....
- 20 Hari Bisa Memahami Tafsir Al-Quran Metode 3 in ....
- Keajaiban Sunnah-Sunnah Nabi SAW. Fakta Ilmiah Mut....
- Esok Jilbab Kita Dirayakan....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Rihlah Ibnu Batutah: Catatan Perjalanan Sang Musafir Abad Pertengahan
Rp 106.250 Rp 125.000| ISBN | 978-623-220-144-6 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Ibnu Batutah
Tebal : 424 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Alvabet
Rihlah Ibnu Batutah: Catatan Perjalanan Sang Musafir Abad Pertengahan
Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah al-Lawati at-Tanji bin Batutah, atau yang kita kenal dengan Ibnu Batutah, memulai perjalanannya ketika berusia 20 tahun pada 1325. Alasan utamanya untuk bepergian adalah menunaikan ibadah haji, atau ziarah ke Mekkah, seperti yang ingin dilakukan oleh semua Muslim yang shaleh. Dari Tangier, Maroko, menuju Mekkah dan kembali lagi ke Maroko melalui rute yang berbeda, perjalanannya berlangsung selama 29 tahun. Menempuh jarak sekitar 120.000 km, ia mengunjungi setara dengan 44 negara modern yang sebagian besar berada di bawah pemerintahan Muslim atau “Dar al-Islam”.
Menjelang akhir hidup Ibnu Batutah, Sultan Maroko―setelah mendengar menariknya pengembaraan itu―bersikeras memohon supaya sang musafir mau mendiktekan kisah perjalanannya kepada sekretaris utama kesultanan. Dan berkat usaha tersebut, hari ini kita dapat membaca kisah perjalanan seorang musafir abad ke-14 mengelilingi dunia melalui sebuah buku.
Buku ini adalah karya klasik yang sangat berharga dan menarik yang menambah pemahaman kita tentang kondisi negeri-negeri Abad Pertengahan. Karya monumental ini menyajikan catatan deskriptif tentang masyarakat Muslim pada kuartal kedua abad ke-14. Dalam narasi sejarahnya, penulis menyebutkan begitu banyak orang yang ia temui, serta menceritakan bagaimana kondisi sosial, ekonomi dan budaya masyarakat Muslim di negeri-negeri yang ia singgahi.
Rihlah Ibnu Batutah: Catatan Perjalanan Sang Musafir Abad Pertengahan
| Berat | 500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.208 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dalam riwayatnya yang panjang, Paris kerap ditandai sebagai penjara, surga, dan bahkan neraka; juga wanita cantik, penyihir, dan setan. Kota ini membangkitkan emosi yang kuat, dan menangkap imajinasi setiap orang: inilah kota yang jadi latar bagi banyak karyafiksi, fotografi, musik, dan filmserta rumah bagi beragam puisi cinta dan romansa. Begitu dinamis, kota ini sarat dengan… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Buku ini memberikan gambaran dengan jelas dan mudah dimengerti tentang sejarah serta peran penting kawasan Asia Selatan sejak zaman kuno, hingga zaman modern ini. Buku ini juga banyak membahas mengenai tokoh-tokoh yang berperan penting dalam perjalanan Asia Selatan. Akhirnya, buku ini diharapkan dapat menambah literatur yang masih sedikit mengenai sejarah Asia Selatan.
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 184 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dalam buku ini, penulis membentangluaskan pengertian pelbagai gerakan sosial dan keagamaan, ciri-cirinya, dan contoh-contohnya, yang mencakup puluhan kasus yang pernah terjadi di Jawa. Lika-liku sejarah gerakan sosial dan keagamaan yang terjadi di Jawa ditelusuri dengan amat… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Apa dan siapakah Manado? “Korban” Kristenisasi pada masa kekuasaan bangsa-bangsa Eropa di Nusantara? “Anak emas” Belanda pada masa Revolusi? Surga damai tempat berlabuhnya para pengungsi dari pelbagai konflik etnik dan agama di sudut-sudut negeri pada awal era reformasi? Ataukah panutan bagi masyarakat plural tempat agama-agama hidup berdampingan dalam damai, sekarang ketika di Iain-Iain tempat agama… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Hendri F. Isnaeni dan Api Tebal : 169 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Ombak Deskripsi:
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Abd. Rahman Hamid Tebal : xiii + 248 hlm Ukuran : 14 x 20,5 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Aspek maritim sangat penting dalam peijalanan sejarah bangsa Indonesia. Sejak dikenalnya jalur perdagangan laut di Asia abad 1 M, Nusantara bagian barat memetik manfaat dari interaksi perdagangan maritim. Di sepanjang… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000“Singasari merupakan awal dari ekspansi kekaisaran Jawa, sebagai pendahulu Kerajaan Majapahit, meletakkan dasar bagi kekuatan maritim yang akan dimiliki oleh Jawa.”—C.C. Berg, penulis Javaansche Geschiedenis “Masa pemerintahan Singasari, terutama di bawah Kertanegara, menandai titik balik dalam sejarah kepulauan, di mana diplomasi eksternal dan kampanye militer mulai membentuk masa depan kerajaan-kerajaan Jawa.”—George Coedes, penulis The Indianized… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Buku ini berusaha untuk menelusuri sejarah komoditi Kopi Mandailing yang ditanam di wilayah Tapanuli. Wilayah Tapanuli yang dimaksud di sini adalah tempat berdiam penduduk beretnik Mandailing dan Angkola. Kopi Mandailing adalah suatu brand atau merk dagang yang dipakai untuk kopi yang berasal dari daerah Mandailing. Namun, sejak masa lalu banyak daerah-daerah lain di Tapanuli yang… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Handinoto Tebal : xviii + 389 hlm Ukuran : 14.5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Buku ini berisi tentang sejarah perkembangan komunitas Cina di Surabaya dari abad XVIII sampai pertengahan abad XX. Secara garis besar ada tiga periode gelombang imigrasi masyarakat Cina di Surabaya. Gelombang pertama adalah komunitas dari abad XIII/XV… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Mattulada Tebal : 245 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dalam buku ini, kontribusi terbesar Mattulada bukanlah dalam menghadirkan temuan paling mutakhir dalam penulisan sejarah Sulawesi Selatan. Dalam soal itu, mungkin Andaya, Pelras, Reid, Sutherland atau bahkan rekannya di Universitas Hasanuddin Andi Zainal Abidin Farid lebih banyak… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.