● online
- The Power of Ideas: Konstruktivisme dalam Studi Hu
- Metode Penelitian Pendidikan Sejarah
- Korelasi Kebudayaan dan Pendidikan: Membangun Pend
- Perang dalam Diri Manusia
- Grebekan di Hotel Tiga Mawar
- Jurusan Apa Buat Kamu? SMA IPS Bahasa, 14 jurusan
- Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu
- Ahmad Syafii Maarif: Memoar Seorang Anak Kampung
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sejarah Moralitas
Rp 123.250 Rp 145.000| ISBN | 978-623-220-222-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Sejarah Moralitas
Penulis : Hanno Sauer
Tebal : 432 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Alvabet
Deskripsi :
Apa yang membuat kita menjadi makhluk bermoral? Bagaimana kita memutuskan apa yang benar dan salah? Apakah nilai moral bersifat universal, atau hanya produk budaya dan zaman? Dalam buku visioner ini, Hanno Sauer menelusuri lima juta tahun evolusi moralitas, dari kemunculan manusia purba hingga masyarakat digital saat ini. Dengan menggabungkan filsafat, antropologi, dan ilmu saraf evolusioner, ia menjelaskan bagaimana norma dan nilai moral terbentuk, berubah, dan kadang berbenturan—namun juga bagaimana nilai-nilai dasar tetap menjadi benang merah yang menyatukan umat manusia lintas waktu dan budaya.
Manusia terlahir untuk bekerja sama, namun di mana-mana kita terlibat dalam konflik. Cara kita hidup bersama telah berubah secara fundamental dalam beberapa dekade terakhir: mobilitas global, gejolak demografis, arus migrasi, dan konektivitas digital telah mengguncang fondasi moral komunitas manusia. Masyarakat modern tengah mengalami krisis: moralitas universal tampaknya menjadi sesuatu dari masa lalu. Namun menurut Hanno Sauer, kesan ini menyesatkan: pada kenyataannya, ada nilai-nilai universal yang dimiliki oleh semua manusia. Jika kita memahami asal usul moralitas, maka kita juga bisa memahami masa depannya.
Dengan keahlian filosofis dan data empiris, Sauer menjelaskan bagaimana proses evolusi biologis, budaya, sosial, dan sejarah telah membentuk tata moral yang mendefinisikan dunia kita saat ini. Ditulis dengan gaya yang jernih dan argumentatif, buku ini mengajak kita merenungkan kembali akar dan arah moralitas manusia—sebuah bacaan penting bagi siapa pun yang peduli pada dunia yang lebih adil dan beradab.
Sejarah Moralitas
| Berat | 450 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 298 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kisah para nabi, rasul, dan orang-orang terdahulu menarik dibaca dan tak pernah lekang dimakan zaman. Sebagian kisah mereka disebutkan secara detail dan panjang dalam al-Quran, sebagian lagi pendek dan detailnya ditemukan dalam sejumlah riwayat ahli khabar (berita masa lalu). Sebagian riwayat itu ada yang sahih dan ada yang tidak. Sebagian lagi belum jelas statusnya, apakah sahih atau… selengkapnya
Rp 160.650 Rp 189.000Penulis : Handinoto Tebal : xviii + 389 hlm Ukuran : 14.5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Buku ini berisi tentang sejarah perkembangan komunitas Cina di Surabaya dari abad XVIII sampai pertengahan abad XX. Secara garis besar ada tiga periode gelombang imigrasi masyarakat Cina di Surabaya. Gelombang pertama adalah komunitas dari abad XIII/XV… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Anthony Reid Tebal : 471 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Buku Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450-1680: Tanah di Bawah Angin ini merupakan jilid pertama dari dua jilid penyusunan kronik permulaan kebudayaan Asia Tenggara dari tahun 1450 hingga 1680. Anthony Reid bersemangat meneliti secara cermat kehidupan… selengkapnya
Rp 92.000 Rp 115.000“Ini merupakan karya luar biasa dari dua pakar sejarah, bahasa dan sastra Jawa,” tulis M.C. Ricklefs dalam pengantar edisi Inggris buku ini. Keluarbiasaannya karena, pertama buku ini lahir dari tangan dua pakar yang sudah berusia lanjut dan sakit-sakitan: H.J. de Graaf dan Th. G. Th. Pigeaud. Kedua, kompleksitas dan kekaburan periode yang menjadi objek bahasannya…. selengkapnya
Rp 36.550 Rp 43.000Penulis : A. Daliman Tebal : 146 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Bangsa Indonesia telah didatangi [dijajah] oleh bangsa-bangsa Eropa sejak berabad-abad yang lalu. Bangsa-bangsa penjajah tersebut datang ke Nusantara membawa semangat imperialisme, dengan slogannya yang terkenal: “Gold, Glory, Gospel.” Dalam catatan sejarah, bangsa-bangsa Eropa tersebut—Portugis, Belanda, dan… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Dalam penulisan sejarah selama ini kita rupanya telah mengabaikan sejarah lokal. Dalam dunia pendidikan, misalnya, kurikulum sejarah kita dari waktu ke waktu cenderung hanya menampilkan sejarah nasional—ini pun cenderung dijadikan legitimasi kekuasaan. Hal ini niscaya sangat disayangkan karena banyak peristiwa lokal yang bernilai edukatif, inspiratif, dan rekreatif. Tanpa pengetahuan tentang sejarah lokal, kita sebagai bangsa… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Buku ini membahas tentang sejarah sosial masyarakat di dataran tinggi Tanah Karo ketika wabah lepra melanda pada penghujung abad ke-18. Tema ini ditulis disebabkan tidak banyak kajian tentang sejarah sosial masyarakat di Tanah Karo dengan melihat aspek suatu wabah penyakit. Pokok permasalahan dalam buku ini adalah pengaruh upaya penanggulangan wabah lepra terhadap perubahan sosial masyarakat… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Justito Adiprasetio Tebal : 156 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Buku ini mengkaji bagaimana poligami mulai dibicarakan sebagai efek persentuhan masyarakat Jawa dengan kolonialisme dengan menganalisis wacana mengenai poligami. Buku ini fokus pada dua pertanyaan; apa saja monumen kelahiran dan pergeseran wacana poligami di Jawa… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Agus Setiyanto Tebal : 338 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Studi gerakan sosial dalam perspektif sejarah untuk wilayah Sumatra, khususnya Bengkulu hingga kini masih terasa langka, karena belum banyak mendapat perhatian secara akademis, baik dari kalangan sejarawan maupun sosiolog. Hal inilah yang menjadi tantangan untuk melakukan… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Perang di Indonesia tetap saja membangkitkan emosi yang tinggi pada generasi berikutnya di Belanda. Situasi tersebut tidak mengherankan. Saat itu Belanda mengerahkan 220.000 serdadunya untuk suatu perang yang tidak dimenangkan dan yang sesudahnya disebut ‘salah’. Dalam debat umum tentang operasi militer Belanda yang pernah paling besar, dibahas terutama tentang tindak-tindak kejahatan perang Belanda. Para veteran memperdengarkan… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.