Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Metodologi Keperawatan....
- Mengenal Pencemaran Ragam Logam....
- Paham Keagamaan Ahlussunnah Wal Jama'ah (Aswaja)....
- Mengenal Lebih Dekat Wayang Kulit Purwa; Kisah, Ni....
- Belajar Membaca Lewat Gambar....
- Globalisasi: Sebuah Pengantar Singkat....
- Pengantar Kartografi Dasar....
- Media adalah Pesannya....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Rihlah Ibnu Jubair: Reportase Menakjubkan Perjalanan Menuju Tanah Suci, Potret Timur Tengah Abad ke-12
Rp 102.000 Rp 120.000| ISBN | 978-623-220-172-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Ibnu Jubair
Tebal : 334 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Alvabet
Rihlah Ibnu Jubair: Reportase Menakjubkan Perjalanan Menuju Tanah Suci, Potret Timur Tengah Abad ke-12
Perjalanan haji umat Muslim dari berbagai negeri pada masa lalu selalu punya cerita menarik. Namun, tak semua cerita itu ditulis sehingga menjadi data sejarah yang penting dan berharga. Ibnu Jubair adalah pengecualian. Tokoh yang dikenal sebagai ahli sejarah, geografi, sastra, dan ulama besar Andalusia abad ke-12 ini melakukan rihlah untuk menunaikan rukun Islam terakhir itu sekaligus mencatat apa saja yang terjadi selama perjalanan. Mulai dari keadaan di laut, kota-kota, geografi dan iklim, bangunan-bangunan dan arsitektur, pusat-pusat ilmu pengetahuan, tempat-tempat suci, masyarakat dan tradisinya, hingga kondisi politik yang tengah memanas antara penguasa Eropa-Kristen dengan Sultan Shalahuddin al-Ayyubi jelang Perang Salib III.
Rihlah Ibnu Jubair dimulai dari Granada (Andalusia) menyusuri pesisir utara Afrika, hingga sampai ke Alexandria, lalu ke Kairo, kemudian ke Jeddah lewat Laut Merah dan berakhir di Tanah Suci Mekkah dan Madinah. Setelah itu, pulang melalui jalur darat melewati Baghdad, Mosul, Aleppo, Damaskus, Tyre, lalu berlayar menuju Sisilia sebelum kembali lagi ke Andalusia. Ditulis secara kronologis, runut, dan detail seperti reportase jurnalistik hari ini, buku yang menginspirasi Ibnu Batutah dua abad kemudian untuk melakukan perjalanan yang lebih jauh ini, menjadi salah satu karya paling elegan dan terkenal dalam khazanah klasik Islam Abad Pertengahan. Ia juga menjadi rujukan utama para peneliti sejarah baik dari kalangan Muslim maupun Barat hingga saat ini.
Rihlah Ibnu Jubair: Reportase Menakjubkan Perjalanan Menuju Tanah Suci, Potret Timur Tengah Abad ke-12
| Berat | 390 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 483 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Zainul Maarif Tebal : 320 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Turos Pustaka Deskripsi : “Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya: ‘Kun’ (jadilah), maka jadilah sesuatu itu.” (QS. Yasin: 82) Salah satu pertanyaan besar yang selalu menggelitik manusia dari zaman dulu adalah dari mana manusia dan alam semesta… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Hasanuddin Tebal : 271 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pontianak sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan di Kalimantan Barat melalui proses sejarah yang sangat dinamis, ketika terlibat dalam suatu lintas tentorial dan interkasi lintas budaya terutama hubungan Arab, Bugis, Melayu, dan Cina… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : A. Rani Usman Tebal : xxvi + 186 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku “Memahami Sejarah konflik Aceh” (dulunya terbitnya dengan jadul “Atjeh Sepintas Lalu”) berbicara tentang sebuah penggalan sejarah Aceh. Kalau kita melihat dengan kacamata sekarang, buku ini pun sebenarnya sudah menjadi bagian dari… selengkapnya
Rp 44.000 Rp 55.000Penulis : Abidin Kusno Tebal : xv + 154 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Dalam melihat gardu yang cukup menarik adalah saat Soeharto menempatkan gardu sebagai salah satu elemen penting dalam mengamankan “Indonesia” dalam konteks intelijen. Lewat pos Hansip yang diisi oleh para hansip yang… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Buku ini berisi tentang sejarah sebuah kota kuno yang bernama Lasem di Jawa Tengah. Dari sebuah kota pelabuhan di pantai Utara Jawa, Lasem berkembang menjadi salah satu tempat tujuan bagi orang Cina yang mendarat di Jawa pada abad 14. Sungai, pelabuhan, pasar dan kelenteng merupakan elemen pembentuk daerah Pecinan pada kota-kota pantai Utara Jawa. Pola… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Mitsuo Nakamura Tebal : xxviii + 688 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : “Buku ini bukanlah sekadar kompilasi karya, tapi juga perjalanan karya atau perjalanan intelektual Nakamura. Dengan buku ini Pak Nakamura ingin menampilkan sejarah pemikirannya secara diakronis untuk mengetahui atau menunjukkan pergeseran minat dan kajian… selengkapnya
Rp 156.000 Rp 195.000Penulis : Gusti Asnan Tebal : 267 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini membahas keberadaan sungai sebagai salah satu rupa bumi di Sumatra dan pengalaman warga tersebut dengan “batang air” itu. Dasar pemikiran penulisan dan penerbitan buku ini adalah kenyataan yang menunjukkan… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Abang Ishar Ay Tebal : xxii + 339 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi Buku sejarah Kesultanan Melayu Sanggau merupakan sebuah buku yang mengungkapkan fakta-fakta sejarah Sanggau masa lalu dan diungkapkan secara ilmiah dalam buku ini. Memang fakta sejarah Sanggau ini telah lama dilupakan atau memang sengaja ditenggelamkan… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Penulis : Uli Kozok Tebal : 220 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Peran Misi Protestan Jerman dalam sejarah Tanah Batak dan dalam perkembangan masyarakatnya tidak dapat disangkal lagi. Namun yang masih diperdebatkan, ialah sikap para misionaris dalam proses penjajahan Tanah Batak. Berdasarkan dokumen-dokumen otentik (surat dan artikel… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 50.000Ketika arus revolusi semakin kuat di Jawa, maka di luar Jawa terutama Indonesia Timur mengalami nasib yang tragis. Betapa tidak, di daerah yang disebut terakhir, kuasa kolonial justru menguat setelah van Mook membentuk Negara Indonesia Timur yang berpusat di Makassar. Bagaimana hukum pergi berhaji ke Mekah bagi umat Islam Indonesia yang mampu pada era revolusi?… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.