Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Tanju....
- Melejitkan Kemahiran Menulis Karya Ilmiah bagi Mah....
- Ragam Kuliner Aceh....
- Geothermal Economics Handbook in Indonesia....
- Kesehatan Lingkungan Edisi Kedua....
- Geografi Penduduk....
- Agama Faktual: Pertarungan Wacana dan Dinamika Sos....
- The Golden Road: Sejarah yang Terlupakan Bagaimana....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst
Rp 68.850 Rp 81.000| ISBN | 978-602-386-220-7 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Kehutanan, Sejarah |
Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst
Penulis : Lies Rahayu Wijayanti Faida, Sunarto, Sutikno
Tebal : 204 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Sebuah jejak sejarah bukan hanya berbicara mengenai dinamika dalam konteks relasi-relasi sosial, melainkan juga dapat berbicara mengenai sebuah ekosistem dalam konteks relasi-relasi ekologi, bahkan kemudian persilangannya dengan suatu peradaban. Pengetahuan mengenai dinamika ekosistem dapat memberikan pilihan bagi manusia untuk menghindar dari potensi krisis lingkungan hidup dan kepunahan keanekaragaman hayati. Perluasan perspektif ini akan memberikan lompatan besar dalam hubungan antara manusia dan lingkungan hidupnya. Manusia dapat mempelajari masa lalu lingkungan hidupnya, bahkan berpotensi merekonstruksi sebuah ekosistem dengan pengetahuannya.
Pengetahuan rekonstruksi ekosistem ini memerlukan sebuah pemicu. Terinspirasi oleh fenomena aktual karst Gunungsewu yang kering dan gersang dalam lanskap karst yang terbentuknya mensyaratkan adanya dukungan ekosistem hutan tropis yang bagus dan lebat maka informasi mengenai jejak flora asli yang dapat menggambarkan komunitas hutan pada masa lampau menjadi sangat penting untuk mendukung upaya mempertahankan kelestarian kawasan tersebut. Menggunakan pendekatan teori pelapisan pengendapan, penelusuran jejak-jejak flora ini dilakukan. Alam menyimpan banyak informasi yang dapat menjadi simpul-simpul ilmu pengetahuan yang dapat menguak hubungan kausatif tentang proses-proses alam dan dinamika ekologi sehingga dapat menjelaskan proses perubahan alam secara temporal yang kemudian dipahami sebagai dinamika ekosistem.
Informasi dalam buku ini menyumbangkan salah satu bukti teori uniformitarism yang menjelaskan “the present is the key to the past and the present is the key to the future”. Penelusuran jejak flora yang dipadukan dengan pendekatan paleoetnoforestri dalam buku ini telah membuktikan adanya hutan purba yang berasosiasi dengan kehidupan manusia di kawasan karst.
Informasi jejak-jejak sejarah flora asli kawasan karst Gunungsewu ini juga menjadi bagian ikhtiar dari rekonstruksi hutan tropis karst dalam wujud cetak biru yang sudah lama ditunggu kehadirannya. Itulah gagasan besar yang ingin disampaikan penulis dalam buku berjudul Gunungsewu Menguak Jejak Sejarah Flora, Merekonstruksi Kawasan Karst. Buku ini tidak hanya memberikan informasi mengenai dinamika ekosistem hutan karst Gunungsewu dalam konteks ekologi, tetapi juga memaparkan sebuah hubungan unik ekosistem tersebut dengan munculnya peradaban manusia dalam jejak-jejak antropogenik yang sangat besar pengaruhnya terhadap perubahan-perubahan dalam ekosistem hutan karst Gunungsewu. Sebuah buku penting, menarik, sekaligus unik berbasis pada hasil penelitian yang dipersembahkan sebagai kontribusi konkret dan inspirasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dari praktik bidang konservasi sumber daya hutan dan lingkungan di masa mendatang.
Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.331 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Darwin Susianto Tebal : 124 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku Menyibak Misteri Bangkahulu merupakan sebuah kisah dan asal usul Negeri Bengkulu yang ketika itu masih bernama Sungai Serut atau Limau Nipis dan daerah Lebong masih bernama Ranah Sekalawi. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak dari… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Riza Afita Surya Tebal : 140 hlm Ukuran : 15 x 25 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sejauh ini, jarang ada buku berbahasa Indonesia yang secara khusus membahas tentang sejarah perdagangan dunia. Narasi dan deskripsi terkait sejarah biasanya ditemukan dalam buku referensi yang membahas sejarah peradaban atau sejarah kawasan. Dengan demikian pembahasan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Ibnu Khaldun Tebal : 1336 hlm Ukuran : 17 x 25 cm Penerbit : Wali Pustaka Deskripsi : “Sebuah buku yang tak diragukan lagi adalah karya terbesar dari jenisnya yang belum pernah diciptakan oleh pikiran siapa pun di waktu atau tempat mana pun.” — Arnold J. Toynbee, Sejarawan Inggris. Apa istimewanya buku Muqaddimah… selengkapnya
Rp 339.150 Rp 399.000Penulis : A. Daliman Tebal : 144 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Hakikat pengertian sejarah sesungguhnya hanya melihat dua hal, yakni: sejarah sebagai tulisan (history as written) dan sejarah sebagai kejadian (history as actuality). Buku ini memilih tujuh pengertian filsafat sejarah yang dikembangkan oleh Harry… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Tomy Listyanto Tebal : 138 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Pengeringan kayu memainkan peranan penting dalam rangkaian proses pengolahan kayu. Proses pengeringan merupakan proses paling lama, membutuhkan energi yang banyak, dan tentu saja biaya yang cukup tinggi. Oleh karena itu, proses pengeringan yang direncanakan dan… selengkapnya
Rp 43.350 Rp 51.000Demak Bintara merupakan negara Islam pertama di Tanah Jawa, negara Islam ketiga di Nusantara, dan negara Islam keempat di Asia Tenggara. Kerajaan ini—yang didirikan oleh Wali Sanga dengan Raden Patah bertindak sebagai raja—dicetuskan tidak lebih dari alasan sebagai penopang dakwah Islam yang dikomando oleh Sunan Ampel dan Raden Santri. Para wali menginginkan dakwah Islam yang… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Hasanuddin Tebal : 271 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pontianak sebagai pusat pemerintahan dan perdagangan di Kalimantan Barat melalui proses sejarah yang sangat dinamis, ketika terlibat dalam suatu lintas tentorial dan interkasi lintas budaya terutama hubungan Arab, Bugis, Melayu, dan Cina… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Palestina adalah tanah istimewa dan sangat bersejarah. Menjadi bagian dari wilayah Bulan Sabit Subur yang terkenal dengan peradaban besar umat manusia pada masa lalu, ia adalah tempat lahirnya para nabi dan rasul (Yudaisme dan Kristen) pembawa risalah Tuhan dengan misi membawa manusia kepada kebaikan, kemajuan, kedamaian, dan keharmonisan. Namun, akibat ulah tangan-tangan rakus politik dan… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Pada 1828, saat melakukan perjalanan dari Madrid, Washington Irving menyempatkan singgah di Granada, Spanyol. Pada pandangan pertama, ia pun terpukau dengan kota tersebut dan menggambarkannya sebagai “kota paling indah dan memesona, terletak di salah satu lanskap terindah.” Ia segera meminta izin kepada otoritas setempat untuk memasuki istana dan menelusuri keindahan bangunan bersejarah tersebut. Sepanjang perjalanannya,… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Husnul Hakim Tebal : 174 hlm Ukuran : Penerbit : Laksana Deskripsi : Islam di Jawa tidak dapat dipisahkan dari budaya Jawa itu sendiri. Ibarat kata, Islam di Jawa memiliki konsep keberagaman sekaligus budaya dalam satu napas. Konsep ini tentu baik untuk dilestarikan. Sebab, dengan begitu, semangat nilai-nilai budaya dalam masyarakat tidak akan… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.