● online
- Seperti Nama yang Dikisahkan....
- Amalan-amalan Muslimah yang Paling Disukai Nabi SA....
- Dua Menyemai Damai: Peran dan Kontribusi Muhammadi....
- 40 Teknik yang Harus Diketahui Setiap Konselor....
- Perancangan Perkerasan Jalan dan Penyelidikan Tana....
- Petrologi....
- Sejarah Maritim Indonesia....
- SMA - Buku Teks Utama - Siswa - Pendidikan Agama B....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst
Rp 68.850 Rp 81.000| ISBN | 978-602-386-220-7 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Kehutanan, Sejarah |
Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst
Penulis : Lies Rahayu Wijayanti Faida, Sunarto, Sutikno
Tebal : 204 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Sebuah jejak sejarah bukan hanya berbicara mengenai dinamika dalam konteks relasi-relasi sosial, melainkan juga dapat berbicara mengenai sebuah ekosistem dalam konteks relasi-relasi ekologi, bahkan kemudian persilangannya dengan suatu peradaban. Pengetahuan mengenai dinamika ekosistem dapat memberikan pilihan bagi manusia untuk menghindar dari potensi krisis lingkungan hidup dan kepunahan keanekaragaman hayati. Perluasan perspektif ini akan memberikan lompatan besar dalam hubungan antara manusia dan lingkungan hidupnya. Manusia dapat mempelajari masa lalu lingkungan hidupnya, bahkan berpotensi merekonstruksi sebuah ekosistem dengan pengetahuannya.
Pengetahuan rekonstruksi ekosistem ini memerlukan sebuah pemicu. Terinspirasi oleh fenomena aktual karst Gunungsewu yang kering dan gersang dalam lanskap karst yang terbentuknya mensyaratkan adanya dukungan ekosistem hutan tropis yang bagus dan lebat maka informasi mengenai jejak flora asli yang dapat menggambarkan komunitas hutan pada masa lampau menjadi sangat penting untuk mendukung upaya mempertahankan kelestarian kawasan tersebut. Menggunakan pendekatan teori pelapisan pengendapan, penelusuran jejak-jejak flora ini dilakukan. Alam menyimpan banyak informasi yang dapat menjadi simpul-simpul ilmu pengetahuan yang dapat menguak hubungan kausatif tentang proses-proses alam dan dinamika ekologi sehingga dapat menjelaskan proses perubahan alam secara temporal yang kemudian dipahami sebagai dinamika ekosistem.
Informasi dalam buku ini menyumbangkan salah satu bukti teori uniformitarism yang menjelaskan “the present is the key to the past and the present is the key to the future”. Penelusuran jejak flora yang dipadukan dengan pendekatan paleoetnoforestri dalam buku ini telah membuktikan adanya hutan purba yang berasosiasi dengan kehidupan manusia di kawasan karst.
Informasi jejak-jejak sejarah flora asli kawasan karst Gunungsewu ini juga menjadi bagian ikhtiar dari rekonstruksi hutan tropis karst dalam wujud cetak biru yang sudah lama ditunggu kehadirannya. Itulah gagasan besar yang ingin disampaikan penulis dalam buku berjudul Gunungsewu Menguak Jejak Sejarah Flora, Merekonstruksi Kawasan Karst. Buku ini tidak hanya memberikan informasi mengenai dinamika ekosistem hutan karst Gunungsewu dalam konteks ekologi, tetapi juga memaparkan sebuah hubungan unik ekosistem tersebut dengan munculnya peradaban manusia dalam jejak-jejak antropogenik yang sangat besar pengaruhnya terhadap perubahan-perubahan dalam ekosistem hutan karst Gunungsewu. Sebuah buku penting, menarik, sekaligus unik berbasis pada hasil penelitian yang dipersembahkan sebagai kontribusi konkret dan inspirasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dari praktik bidang konservasi sumber daya hutan dan lingkungan di masa mendatang.
Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.254 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kebudayaan Indis lahir akibat kebiasaan hidup membujang para prajurit dan pejabat Belanda di Hindia Belanda. Ketiadaan wanita Eropa mendorong mereka mengambil perempuan Pribumi sebagai pasangan. Alhasil bukan saja anak, tetapi juga gaya hidup dan budaya campuran yang meliputi aspek kehidupan dan budaya dalam arti luas. Mulai dari bangunan indische stijl, perabotan meubilair, makanan rijstaffel, bahasa… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 90.000Penulis : Siti Fatimah Tebal : 215 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Hubungan negara dan perempuan di belahan dunia ketiga, khususnya di Asia Tenggara memperlihatkan keunikan tersendiri. Karena itu, bagaimanakah persisnya bentuk hubungan tersebut bila dilihat dalam kasus “Fujinkai” di Indonesia, terutama bagaimana pemerintah Jepang mengontrol dan mengakomodir… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Ross E. Dunn Tebal : 402 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Ibnu Batutta, sosok musafir Muslim dan ahli hukum tersohor sebagai petualang terbesar zaman pra-modern. Kisah perjalanannya adalah petualangan mencekam dan luar biasa, yang membuat dunia Barat menghargainya sebagai ‘Marco Polo dunia Muslim’. Ross E…. selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Penulis : Liaw Yock Fang Tebal : xxvi + 634 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Seperti dapat langsung dikenali dari judulnya, Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik ini memperkenalkan, mendokumentasikan, dan membahas berbagai naskah, sumber, pertumbuhan, demografi, dan berbagai pemikiran mengenai kesusastraan Melayu klasik,… selengkapnya
Rp 176.000 Rp 220.000Penulis : Fikrul Hanif Sufyan Tebal : xxxvi + 218 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Fort de Kock adalah nama yang disematkan pada Bukittinggi pada masa kolonial. Keindahan alamnya yang eksotis, ditambah lubang karabao (Karbauwengat)—penamaan di masa kolonial Belanda untuk Ngarai Sianok—yang memukau tiap-tiap mata yang memandang,… selengkapnya
Rp 95.200 Rp 112.000Penulis : Himawan Prasetyo Tebal : 98 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Pustaka Kita Deskripsi : Kauman adalah nama sebuah kampung di kota Surakarta yang memiliki ciri-ciri khusus. Ciri-ciri khusus ini tampak dalam kehidupan masyarakatnya, pergeseran dan perubahan sosial yang terjadi di dalamnya. Komunitas atau masyarakat Kauman merupakan masyarakat yang anggotanya… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Penulis : Arif Muzayin Shofwan Tebal : 230 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Buku berjudul “Aswaja dan Ke-NU-an” ini merupakan salah satu buku yang dapat digunakan sebagai referensi bagi dosen dan mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) maupun Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTAIS) yang… selengkapnya
Rp 64.175 Rp 75.500Penulis : Suwarsono Muhammad Tebal : 306 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini – yang merupakan edisi revisi – diberi judul Arab, Kuno dan Islam: dari Kapitalisme Perdagangan ke Kapitalisme Religius. Edisi pertamanya ditulis dengan judul Ekonomi Politik Peradaban Islam Klasik. Peradaban Islam masa depan adalah kapitalisme… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Muhammad Syukri Tebal : 352 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Pada zaman kerajaan-kerajaan di Nusantara, kelas bangsawan atau elite kerajaan (raja dan keluarganya atau kaum priayi) menganggap bisnis atau berdagang sebagai aktivitas kotor dan rendahan. Pandangan ini terus dipertahankan secara turun-temurun. Namun, setelah Indonesia merdeka, dan… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Kisah para nabi, rasul, dan orang-orang terdahulu menarik dibaca dan tak pernah lekang dimakan zaman. Sebagian kisah mereka disebutkan secara detail dan panjang dalam al-Quran, sebagian lagi pendek dan detailnya ditemukan dalam sejumlah riwayat ahli khabar (berita masa lalu). Sebagian riwayat itu ada yang sahih dan ada yang tidak. Sebagian lagi belum jelas statusnya, apakah sahih atau… selengkapnya
Rp 160.650 Rp 189.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.