Beranda » Kehutanan » Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst

Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst

DISKON 15% ISBN: 978-602-386-220-7 Stok: Tersedia
Berat 250 gram
Kondisi Baru
Kategori Kehutanan, Sejarah
Dilihat 787 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan

Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjangku
Rp 68.850 Rp 81.000
Hemat Rp 12.150
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst
Rp 68.850 Rp 81.000
Tersedia / 978-602-386-220-7
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Buku Gunungsewu: Menguak Jejak Sejarah Flora Merekonstruksi Kawasan Karst

Penulis     : Lies Rahayu Wijayanti Faida, Sunarto, Sutikno

Tebal         : 204 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : UGM Press

Sebuah jejak sejarah bukan hanya berbicara mengenai dinamika dalam konteks relasi-relasi sosial, melainkan juga dapat berbicara mengenai sebuah ekosistem dalam konteks relasi-relasi ekologi, bahkan kemudian persilangannya dengan suatu peradaban. Pengetahuan mengenai dinamika ekosistem dapat memberikan pilihan bagi manusia untuk menghindar dari potensi krisis lingkungan hidup dan kepunahan keanekaragaman hayati. Perluasan perspektif ini akan memberikan lompatan besar dalam hubungan antara manusia dan lingkungan hidupnya. Manusia dapat mempelajari masa lalu lingkungan hidupnya, bahkan berpotensi merekonstruksi sebuah ekosistem dengan pengetahuannya.

Pengetahuan rekonstruksi ekosistem ini memerlukan sebuah pemicu. Terinspirasi oleh fenomena aktual karst Gunungsewu yang kering dan gersang dalam lanskap karst yang terbentuknya mensyaratkan adanya dukungan ekosistem hutan tropis yang bagus dan lebat maka informasi mengenai jejak flora asli yang dapat menggambarkan komunitas hutan pada masa lampau menjadi sangat penting untuk mendukung upaya mempertahankan kelestarian kawasan tersebut. Menggunakan pendekatan teori pelapisan pengendapan, penelusuran jejak-jejak flora ini dilakukan. Alam menyimpan banyak informasi yang dapat menjadi simpul-simpul ilmu pengetahuan yang dapat menguak hubungan kausatif tentang proses-proses alam dan dinamika ekologi sehingga dapat menjelaskan proses perubahan alam secara temporal yang kemudian dipahami sebagai dinamika ekosistem.

Informasi dalam buku ini menyumbangkan salah satu bukti teori uniformitarism yang menjelaskan “the present is the key to the past and the present is the key to the future”. Penelusuran jejak flora yang dipadukan dengan pendekatan paleoetnoforestri dalam buku ini telah membuktikan adanya hutan purba yang berasosiasi dengan kehidupan manusia di kawasan karst.

Informasi jejak-jejak sejarah flora asli kawasan karst Gunungsewu ini juga menjadi bagian ikhtiar dari rekonstruksi hutan tropis karst dalam wujud cetak biru yang sudah lama ditunggu kehadirannya. Itulah gagasan besar yang ingin disampaikan penulis dalam buku berjudul Gunungsewu Menguak Jejak Sejarah Flora, Merekonstruksi Kawasan Karst. Buku ini tidak hanya memberikan informasi mengenai dinamika ekosistem hutan karst Gunungsewu dalam konteks ekologi, tetapi juga memaparkan sebuah hubungan unik ekosistem tersebut dengan munculnya peradaban manusia dalam jejak-jejak antropogenik yang sangat besar pengaruhnya terhadap perubahan-perubahan dalam ekosistem hutan karst Gunungsewu. Sebuah buku penting, menarik, sekaligus unik berbasis pada hasil penelitian yang dipersembahkan sebagai kontribusi konkret dan inspirasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dari praktik bidang konservasi sumber daya hutan dan lingkungan di masa mendatang.

 

Tags: ,

Buku Terkait
Diskusi Produk (0)

Silakan tulis komentar Anda

Alamat:

Jl. Kasongan (Agen Wahana Timur Balai Desa Bangunjiwo) Gendeng RT 15, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY 55184

Kurir

Pembayaran

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja