Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Pekerjaan Dasar Elektromekanik SMK/MAK Kelas X
- Akustika Arsitektural
- Pengantar Perhitungan Teknik Kimia
- Etika Profesi Public Relations
- Perawatan Paliatif pada Pasien Covid -19
- Apa Itu Ilmu Budaya? Sejarah, Perkembangan, Ruang
- Para Pelancong Muslim: Catatan Perjalanan Menjelaj
- Logika Informatika; Teori dan Soal
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sejarah Kereta Api di Priangan
Rp 63.750 Rp 75.000| ISBN | 978-602-258-453-1 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Agus Mulyana
Tebal : 244 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Sejarah Kereta Api di Priangan
Pembangunan jalan kereta api yang dimulai pada tiga dasawarsa ketiga akhir abad ke-19, merupakan bagian dari pengenalan teknologi Barat di Hindia Belanda. Jalan kereta api merupakan perkembangan dari kebutuhan sarana transportasi, yang sebelumya sudah dibangun jalan raya. Sebelum jalan kereta api dibangun, di Hindia Belanda telah terbangun jaringan jalan, mulai dari jalan setapak hingga jalan raya. Proyek besar jalan raya pertama kali dibangun oleh Daendels, yaitu jalan yang membentang antara Anyer dan Panarukan.
Jalan-jalan yang dibangun pada umumnya berfungsi sebagai sarana transportasi untuk pengangkutan baik pengangkutan orang maupun pengangkutan barang, khususnya hasil-hasil perkebunan. Pembangunan jalan lebih banyak dilatarbelakangi dengan kepentingan ekonomi. Jalan yang membentang dapat menjadi jaringan kegiatan ekonomi. Biasanya pasar-pasar tumbuh di sekitar pinggir jalan raya. Interaksi perdagangan antar penduduk terjadi oleh adanya jaringan jalan tersebut.
Pembangunan rel kereta api merupakan bagian dari kebutuhan sarana transportasi khususnya untuk pengangkutan hasil-hasil perkebunan.Dalam buku ini diuraikan tarik-ulur pengajuan izin pembangunan jalan kereta api yang berkali-kali mengalami kegagalan, diceritakan saling lempar tanggung jawab antara pihak pemerintah dan swasta dalam upaya pembangunan jalan kereta api tersebut.
Tags: penerbit ombak, sejarah
Sejarah Kereta Api di Priangan
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.039 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Rudy Gunawan dan Huriah Tebal : 86 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Alfabeta Deskripsi : Buku ini membahas tentang historiografi novel dengan latar belakang sejarah. Historiografi merupakan kegiatan intelektual dalam memahami sejarah yang diawali dengan penelitian sejarah. Penulis novel berlatar belakang sejarah menulis novelnya pada saat sebuah peristiwa terjadi… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : William Basil Worsfold Tebal : 232 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Melalui pengamatan yang tajam dan tulisan yang detail, Mengunjungi Jawa 1890 menghidupkan kembali keindahan dan keragaman Jawa pada akhir abad ke-19. William Basil Worsfold membawa pembaca menjelajahi Batavia, Buitenzorg, candi-candi Hindu, hingga kebun kopi yang… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Herry Porda N.P., M. Z. Arifin Anis, Mansyur Tebal : 390 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Wilayah Kalimantan (Borneo), menyimpan banyak urban legend, ceritera lisan/folklore, legenda hingga artefak yang mengindikasikan adanya kota hilang/the lost city yang kini menjadi misteri terbalut cerita mistis. Seperti legenda dari Suku… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Dorongan untuk melakukan ekspansi ke luar wilayah Eropa telah lama dipandang membawa peradaban ke tempat yang kurang beradab. Doktrin superioritas kulit putih versus inferioritas pribumi berbarengan dengan eksploitasi yang melampaui batas terhadap tenaga kerja lokal. Di bawah pemerintahan kolonial, ideologi yang dikenal sebagai neoliberalisme mendapat kebebasan untuk menjadikan buruh tunduk pada kapitalisme di bawah kebijakan… selengkapnya
Rp 165.750 Rp 195.000Tidak pernah hilang dari memori kolektif orang-orang Gayo tentang sebuah pengakuan, baik dalam mitos maupun dalam realitas sejarah, bahwa negerinya, Tanah Gayo adalah bagian dari kekuasaan Sultan Aceh, karena tidaklah sah kekuasaan seorang kejurun penguasa Gayo tanpa Sarakata (Naskah Pengangkatan) dan Bawar (Golok Pusaka). Keduanya merupakan regalia legalitas Sultan Aceh. Akan tetapi seperti kata C…. selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Simon Sebag Montefiore Tebal : 1000 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Yerusalem adalah kota universal, ibukota dua bangsa, dan tempat suci tiga agama. Kota warisan berbagai kekaisaran yang di masa kini menjadi medan perang bagi bentrokan peradaban ini dipercayai bakal jadi tempat penghancuran terakhir dunia di… selengkapnya
Rp 233.750 Rp 275.000Penulis : Ben White & Peter Boomgaard (Editor) Tebal : 361 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Selama abad ke-20 Indonesia mengalami empat masa krisis ekonomi nasional: resesi dunia pada 1930-an, masa penjajahan Jepang dan perjuangan kemerdekaan pada 1940-an, tahun-tahun terakhir “Demokrasi Terpimpin” Sukarno pada 1960-an, serta krisis… selengkapnya
Rp 115.600 Rp 136.000Nama Ibnu Khaldun sangat terkenal baik di dunia Islam maupun Barat. Banyak sekali julukan yang disematkan kepadanya, seperti bapak sosiologi, peletak dasar filsafat sejarah, perintis ilmu ekonomi, hingga penggagas teori-teori politik. Karyanya yang sangat monumental adalah al-Muqaddimah. Ini sesungguhnya adalah bagian awal dari kitab Tarikh Ibnu Khaldun, yang lengkapnya bernama al-‘Ibar wa Diwan al-Mubtada’ wa al-Khabar fi Ayyam… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Penulis : Imron Mustofa Tebal : 496 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Laksana Deskripsi : Kita hidup di penghujung zaman yang amat jauh bentang jarak dan waktunya dari sumber utama Islam, Rasulullah Muhammad Saw. Berbeda jauh dengan para salafus shalih, yakni mereka yang hidup sezaman atau berdekatan dengan orang-orang yang dekat… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.