Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Penelitian Tindakan Kelas Teori dan Praktik....
- Seksualitas di Indonesia: Politik Seksual, Kesehat....
- Mencari yang Mustahil....
- Dinamika Puisi Indonesia....
- Pendidikan Untuk Apa dan Untuk Siapa?....
- Bunga Rampai Klinis Praktis Masalah Kesehatan Anak....
- Manajemen Kearsipan Elektronik....
- Editor Bahasa....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Jalan ke Tanah Leluhur; Refleksi dari Bali Menuju Papua
Rp 102.000 Rp 120.000| ISBN | 978-623-305-477-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Penulis : I Ngurah Suryawan
Tebal : 344 hlm
Ukuran : 13 x 20 cm
Penerbit : Basabasi
Jalan ke Tanah Leluhur; Refleksi dari Bali Menuju Papua
Engko Pasek Tamblingan, jani jan pejah engko, mai engko nunas Wisnu engko (Kalian Pasek Tamblingan, jika kalian mati/sakit, kemarilah untuk memohon air kehidupan).
(Babad Kandan Sanghyang Merta Jati lembar ke-83a)
Muman mingil kai bekhel smetwat
Yus yata timtom fofuso
Nu manggi uwel nekwaukhu
Semfat yemse takhul yen
Nasa aya khwas
[Jalan ke tanah leluhurku tidak dirawat,
Sudah ditumbuhi oleh semak belukar,
Ibarat anak yatim piatu yang tidak punya mama bapa]
Mu Man Minggil (Jalan ke Tanah Leluhur)
Ciptaan: Willem Giryar
Membaca karya-karya Kaka Ngurah selalu memberi saya perasaan yang bercampur-aduk. Ada marah, sedih, kaget, kecewa dan banyak lagi. Sebagai perempuan Papua, ketika membaca buku tentang Papua, selalu ada rasa penasaran pada diri saya mengenai apakah para penulis juga menulis tentang pandangan perempuan Papua atau membagikan cerita perjuangan perempuan Papua. Kaka Ngurah tidak mengecewakan. Beliau selalu berusaha untuk menulis cerita perempuan Papua; menghadirkan pandangan feminis ke dalam permasalahan bersifat maskulin di Tanah Papua. Jalan ke Tanah Leluhur berarti kembali ke “Mama”.
Gispa Ferdinanda Warijo
Departemen Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada
Sa Perempuan Papua
Jalan ke Tanah Leluhur; Refleksi dari Bali Menuju Papua
| Berat | 350 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 352 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
…proses menulis kreatif—baik prosa maupun puisi—mirip membuat bonsai, yakni memangkas, mengukur, menjinakkan, agar si pohon yang semula liar, semerawut, dan tak karuan (baca: realitas) menjadi seni yang kita sebut bonsai (baca: karya tulis). Dengan demikian, bonsai menjadi semacam miniatur, santan, perasan, merampingkan realitas menjadi sesuatu yang indah dan layak untuk dinikmati. Namun satu hal yang… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Friedrich Nietzcshe Tebal : 132 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Sebagai manusia ia papa dan suci – seorang martir. Dan bagi generasi saya ia adalah gempa bumi sebuah zaman, juga jenius terbesar dalam berbahasa Jerman sejak Martin Luther. (Penyair Gottfried Benn tentang Nietzsche) Ya! Dari mana asalku kutahu pasti!… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Iman Budhi Santosa Tebal : x + 86 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Interlude Deskripsi : Sinau maca mawi kaca, Sinau maos mawi raos (R.M. Sosrokartono) Agak berbeda dengan kumpulan-kumpulan sebelumnya, antologi puisi “Belajar Membaca Peta Buta” ini sengaja memuat puisi-puisi dari tahun 2013-2017 dengan tema dan judul nyaris… selengkapnya
Rp 39.950 Rp 47.000Penulis : Deddy Arsa Tebal : 80 hlm Ukuran : cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Tapi khatib-khatib di masa ketika pihak pemberontak telah dikalahkan telah dijemput dari rumah istrinya, dinaikkan ke atas truk dan diturunkan di sawah berawa-rawa untuk di benamkan hidup-hidup. Khatib-khatib lain tidaklagi berani berkata apa-apa di atas mimbar, dan shalat… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Faruq Juwaidah Tebal : 104 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : “Andai aku diberi pilihan tentang suatu negeri Kukatakan bahwa engkau adalah negeriku Jika aku melupakanmu, oh kekasih hidupku Maka hatiku yang tulus juga akan melupakanku Jika aku tersesat di tengah jalan Di matamu alamatku” (Faruq Juwaidah)
Rp 42.500 Rp 50.000keasingan menanam sajakku di sini bersama zikirmu yang kesturi hari tak mau berlalu merasakan nyawanya sendiri yang tak pernah luka kuseret hiroshima ke mari bom yang berkaki menuliskan duri di ubun bumi semua, semua menjadi sampah tangis pun menjadi nanah ———- titian bergerak meninggalkan sungai air pun terisak membelah batu
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Daruz Armedian Tebal : 76 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Dalam buku ini, saya ingin mendokumentasikan sebuah kota yang dulu pernah berjaya di masa lalu, pada zaman kerajaan, lalu kejayaan itu runtuh ketika orang-orang Alas Angin atau Eropa datang ke Nusantara. Meski tidak lengkap, setidaknya ada secuil yang bisa saya catat… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Puisi-puisi dalam buku ini menjadi semacam percakapan puitik Rieke Diah Pitaloka dan Agus Noor. Dari satu puisi ke puisi lainnya, ada semacam tema yang membuat puisi-puisi itu saling terkait dan terikat. Puisi menjadi ruang untuk saling berbagi, juga menjadi semacam jeda, untuk menikmati kenangan dan hal-hal lainnya. Maka, puisi-puisi dalam buku ini, seakan berada dalam… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000Apa yang terjadi dalam dinamika perpuisian Indonesia? Buku ini menjawabnya dengan luas sekaligus menawarkan paradigma yang luput dari pengamatan dan kajian pakar sebelumnya. Selain membedah beberapa wacana penting dalam perpuisian Indonesia, buku ini pun menelisik cara-cara puisi Indonesia merespons realitas sosial dalam aspek teknis dan ideologisnya. Beberapa istilah kunci tidak luput dari pembahasan, di antaranya… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Binhard Nurrohmat Tebal : 220 hlm Ukuran : cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Ada apa dengan Binhad dan kuburan? Lewat Kuburan Imperium (2019) dan lalu Nisan Annemarie (2020) kita seperti diajak berziarah dari satu makam ke makam lainnya. Bertekun dalam belantara imajinasi tradisional membuat Binhad menemukan gaya pengucapan baru dalam petualangan… selengkapnya
Rp 57.800 Rp 68.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.